Abrasi Berkurang, Kepiting Datang: Bagaimana Mangrove Mengubah Wajah Pesisir Tambakrejo Semarang?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 27 November 2025 | 17:38 WIB
Abrasi Berkurang, Kepiting Datang: Bagaimana Mangrove Mengubah Wajah Pesisir Tambakrejo Semarang?
Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)
baca 10 detik
  • Tambakrejo dulu terancam abrasi parah, dengan rumah-rumah hilang dan warga hidup dalam kecemasan setiap kali air pasang.
  • Inisiatif warga menanam mangrove sejak 2011, dipimpin Juraemi dari CAMAR, memulihkan pesisir menahan abrasi, memulihkan ekosistem, hingga menarik pengunjung.
  • Kini pesisir mulai pulih, ditandai sabuk hijau mangrove yang melindungi pantai dan membuka peluang ekonomi, membuktikan bahwa perubahan besar bisa lahir dari langkah kecil yang dirawat konsisten.

Suara.com - Garis pantai Tambakrejo, Semarang, dulu identik dengan satu kata abrasi. Rumah-rumah hilang digerus gelombang, tambak tenggelam perlahan, dan setiap kali air laut pasang, warga hidup dalam kecemasan.

Pesisir terus mundur dari tahun ke tahun, sementara masyarakat tak punya banyak pilihan selain bertahan dan berharap keadaan membaik.

Perubahan baru terasa ketika sekelompok warga memutuskan melakukan sesuatu yang tampak sederhana tetapi mendasar: menanam mangrove. Dari langkah kecil itu, sebuah pemulihan panjang mulai bergerak.

Juraemi, Ketua Cinta Alam Mangrove Asri dan Rimbun (CAMAR), masih ingat hari ia mulai memahami dunia mangrove, 2 Desember 2011.

Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)
Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)

“Sedikit-sedikit saya belajar mengenali jenis-jenis mangrove, progres kehidupannya, pemanfaatannya,” ujarnya.

Saat itu ia hanya mengenal istilah yang familier bagi warga Jawa Tengah bongkok atau bakau. Namun seiring waktu, lewat pelatihan dan banyak belajar secara otodidak, pengetahuannya berkembang. Ia mulai memahami bahwa mangrove memiliki keragaman yang jauh lebih luas.

“Dalam pelatihan disebut ada 105 jenis mangrove. Tapi yang kami pahami dan yang tumbuh baik di sini dua kasta: Rhizophora dan Avicennia,” jelasnya.

Rhizophora mucronata menjadi jenis utama yang mereka tanam untuk menahan abrasi, sementara Avicennia terbukti paling adaptif menghadapi kondisi campuran air asin dan tawar di Tambakrejo.

Dari Menahan Ombak, Ekosistem Ikut Bangkit

baca juga

Pemulihan pesisir tidak terjadi dalam hitungan bulan. Tapi mangrove memberi dampak awal yang paling dirindukan warga abrasi berhenti memakan daratan.

“Yang paling terasa itu mangrove mengurangi abrasi,” kata Juraemi.

Akar-akar mangrove menahan gelombang, menangkap sedimen, dan perlahan menstabilkan tanah yang dulu terus terkikis.

Dengan perlahan, pesisir mulai “tumbuh” kembali.

Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)
Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)

Bersamaan dengan itu, kehidupan pun ikut pulih. Di bawah rimbun mangrove, kepiting kembali berkembang biak, ikan kecil muncul untuk memijah, dan burung datang berteduh serta membuat sarang. Ekosistem yang dulu sepi kini kembali hidup.

Secara ekonomi, perubahan memang tidak drastis, tetapi mulai terasa. Ketika kawasan ini dikenal sebagai ruang edukasi, tamu datang berkunjung, membuka peluang bagi warga untuk berjualan dan menyediakan wisata alam sederhana. Bahkan daun mangrove jenis tertentu kini bisa diolah menjadi keripik, memberi tambahan pendapatan kecil tapi berarti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlangsung di GBK, Komunitas Telkom Runners Kampanye Peduli Mangrove

Berlangsung di GBK, Komunitas Telkom Runners Kampanye Peduli Mangrove

Bisnis | Sabtu, 22 November 2025 | 17:00 WIB

Kisah Perempuan Tambakrejo Bangun Ketangguhan Pesisir Lewat Olahan Mangrove

Kisah Perempuan Tambakrejo Bangun Ketangguhan Pesisir Lewat Olahan Mangrove

Lifestyle | Rabu, 26 November 2025 | 12:38 WIB

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

News | Jum'at, 14 November 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×