Abrasi Berkurang, Kepiting Datang: Bagaimana Mangrove Mengubah Wajah Pesisir Tambakrejo Semarang?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 27 November 2025 | 17:38 WIB
Abrasi Berkurang, Kepiting Datang: Bagaimana Mangrove Mengubah Wajah Pesisir Tambakrejo Semarang?
Kelompok Camar membudidayakan mangrove di Tambakrejo Semarang. (Suara.com/Ikhsan)
baca 10 detik
  • Tambakrejo dulu terancam abrasi parah, dengan rumah-rumah hilang dan warga hidup dalam kecemasan setiap kali air pasang.
  • Inisiatif warga menanam mangrove sejak 2011, dipimpin Juraemi dari CAMAR, memulihkan pesisir menahan abrasi, memulihkan ekosistem, hingga menarik pengunjung.
  • Kini pesisir mulai pulih, ditandai sabuk hijau mangrove yang melindungi pantai dan membuka peluang ekonomi, membuktikan bahwa perubahan besar bisa lahir dari langkah kecil yang dirawat konsisten.

Hutan bakau adalah pusat keanekaragaman hayati yang menopang banyak tumbuhan dan hewan penting bagi produksi pangan. Menurut UNEP, bakau menjadi tempat pembibitan ikan-ikan muda dan habitat lebah madu, dua sumber pangan krusial bagi masyarakat pesisir.

Bagi 1,5 miliar orang, ikan adalah sumber protein utama. Di negara berpenghasilan rendah yang rawan krisis pangan, hampir 20 persen asupan protein hewani berasal dari ikan. Karena itu, hilangnya bakau akan memukul keras sektor perikanan, terutama di negara berkembang.

Sebaliknya, memulihkan bakau dapat menambah hingga 60 triliun ikan dan invertebrata muda setiap tahun, stok alami yang bisa dimakan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Ini menjadi dorongan besar bagi ketahanan pangan global.

Pesisir yang Mulai Pulih

Restorasi mangrove di Tambakrejo tidak lahir dari proyek besar atau teknologi canggih. Ia tumbuh dari warga yang belajar sambil praktik, menanam sambil menjaga, dan memahami bahwa pemulihan alam membutuhkan waktu.

Kini, sebuah sabuk hijau membentang di sepanjang pesisir, menjadi benteng alami yang melindungi desa dari abrasi. Ekosistem yang sempat rusak kembali bernapas, dan masyarakat perlahan merasakan manfaat ekologis, sosial, hingga ekonomi.

Tambakrejo memberi satu pelajaran penting perubahan besar bisa berawal dari langkah kecil yang dirawat dengan konsisten. Dari satu pohon mangrove yang ditanam belasan tahun lalu, kini tumbuh harapan bagi pesisir yang dulu hampir hilang.

----

Tulisan ini merupakan bagian dari program jurnalisme konstruktif Suara Hijau yang didukung oleh IMS (International Media Support)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlangsung di GBK, Komunitas Telkom Runners Kampanye Peduli Mangrove

Berlangsung di GBK, Komunitas Telkom Runners Kampanye Peduli Mangrove

Bisnis | Sabtu, 22 November 2025 | 17:00 WIB

Kisah Perempuan Tambakrejo Bangun Ketangguhan Pesisir Lewat Olahan Mangrove

Kisah Perempuan Tambakrejo Bangun Ketangguhan Pesisir Lewat Olahan Mangrove

Lifestyle | Rabu, 26 November 2025 | 12:38 WIB

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

News | Jum'at, 14 November 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×