Dukung Sekolah 'Tendang' Anak Jenderal Kurang Ajar, Apa Alasan Prabowo Minta Guru Tegas ke Siswa?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 28 November 2025 | 18:13 WIB
Dukung Sekolah 'Tendang' Anak Jenderal Kurang Ajar, Apa Alasan Prabowo Minta Guru Tegas ke Siswa?
Presiden Prabowo Subianto meminta para murid sopan ke guru. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Prabowo menyampaikan pesan penting kepada siswa, terutama anak pejabat, tentang pentingnya bersikap sopan di sekolah dan rumah.
  • Presiden menceritakan insiden pemecatan siswa tidak sopan yang ternyata anak jenderal, menegaskan perlunya konsistensi penegakan aturan.
  • Prabowo mendorong guru bersikap tegas dan orang tua mendukung tindakan guru demi memperbaiki karakter siswa yang menunjukkan sikap kurang ajar.

Suara.com - Anak jenderal maupun pejabat harus jaga sikap, terutama mereka yang kini masih mengenyam pendidikan di sekolah.

Presiden Prabowo Subianto tidak menutup mata terhadap anak-anak jenderal yang berkelakuan songong, lagi kurang ajar.

Prabowo mewanti-wanti para murid agar bisa lebih sopan, baik terhadap orang tua di rumah, maupun kepada guru di sekolah.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena, Jakarta.

Prabowo bercerita, semasa menjabat Menteri Pertahanan, ia mendapat laporan mengenai siswa di salah satu sekolah di bawah Kementerian Pertahanan, yang bersikap kurang ajar.

Mulai dari menjawab pertanyaan guru dengan tidak sopan, sampai membanting pintu kelas.

Kepala sekolah yang mendapati kelakuan anak didiknya seperti itu, langsung memutuskan memberhentikan murid terkait. Tetapi yang tidak diduga, murid tersebut ternyata anak dari seorang jenderal.

"Tahu-tahu kepala sekolahnya agak grogi karena yang diberhentikan itu anak jenderal," kata Prabowo, Jumat (28/11/2025).

Untungnya, kepala sekolah langsung menelepon Prabowo selaku Menhan. Prabowo menegaskan agar kepala sekolah tetap konsisten terhadap keputusannya.

baca juga

"Kepala sekolahnya telepon saya, saya bilang nggak usah ragu-ragu, mana jenderal itu suruh menghadap saya," perintah Prabowo kepada kepala sekolah.

"Aku tunggu-tunggu nggak datang-datang juga itu jenderal itu," sambungnya.

Nasihat Prabowo

Menanggapi permasalahan sikap kurang ajar murid, terutama mereka anak-anak yang terlahir dari keluarga tokoh, pejabat, maupun jenderal, Prabowo memberikan pesan.

Ia menekankan agar para murid tersebut seharusnya dapat lebih sopan dan baik, bukan jusrru berkelakuan sebaliknya.

"Kalau bapaknya orang besar, anaknya harus lebih sopan, lebih baik, jangan kurang ajar. Kalau bapaknya tokoh, bapaknya Jenderal, bapaknya pemimpin, anaknya harus lebih sopan, lebih baik, lebih tertib.

Ilustrasi guru pukul murid. [Ist]
Ilustrasi guru pukul murid. [Ist]

Guru Harus Tegas

Prabowo turut memberikan arahan kepada menteri pendidikan maupun para guru untuk tidak ragu bersikap tegas terhadap murid-murid yang nakal dan kurang ajar.

"Menteri pendidikan nggak usah ragu-ragu, guru-guru harus kita dukung. Guru-guru adalah masa depan Indonesia makanya semua anak Indonesia saya selalu minta cintai orang tua hormati guru," kata Prabowo.

Menurut Prabowo ketegasan daripara guru dibutuhkan untuk memperbaiki karakter siswa yang tidak baik, semisal nakal. Prabowo merasakan sendiri manfaat dari sikap tegas guru.

"Tapi memang kalau guru-guru saya dulu nggak tegas, nggak keras sama saya, saya nggak bisa berdiri di sini," kata Prabowo.

Pesan ke Orang Tua

Selain untuk guru, Prabowo menyampaikan pesan kepada orang tua. Ia mengingatkan agar para orang tua sebagai wali murid dapat menyadari sikap anak-anak mereka di sekolah.

Menurut Prabowo, ketegasan guru terhadap anak didik tentu bukan tanpa alasan.

"Jadi, orang tua di mana-mana, kalau guru itu keras, jangan-jangan anakmu yang nakal. Bener?" kata Prabowo.

Agar Bisa Baik

Prabowo menegaskan karakter tidak baik dari siswa nakal memang perlu diperbaiki. Salah satu caranya lewat ketegasan guru sebagai orang tua kedua di sekolah.

Menurutnya bila tidak ada ketegasan yang diterapkan kepada siswa nakal, siswa tersebut tidak bisa berubah menjadi lebih baik.

"Kalau anak nakal terus dibiarkan nakal, dia nggak bisa jadi orang baik," ujar Prabowo.

"Dan ini ada fenomena kadang-kadang justru yang kalau nakal itu, oke lah ya. Tapi kalau kurang ajar ini yang nggak beres ini kurang ajar. Kadang-kadang ada murid yang kurang ajar ya kan? Ditegur oleh guru dia balas. Merasa dirinya jagoan," ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer untuk Bantuan Bencana di Sumatra

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer untuk Bantuan Bencana di Sumatra

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:04 WIB

Presiden Prabowo Akan Bangun Dewan Nasional Baru Usai Bertemu Ratu Maxima

Presiden Prabowo Akan Bangun Dewan Nasional Baru Usai Bertemu Ratu Maxima

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 13:13 WIB

Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik

Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik

News | Jum'at, 28 November 2025 | 11:54 WIB

Momen Hangat Prabowo dan Ratu Maxima dalam Diplomasi Ekonomi di Jakarta

Momen Hangat Prabowo dan Ratu Maxima dalam Diplomasi Ekonomi di Jakarta

Foto | Kamis, 27 November 2025 | 16:50 WIB

Keadilan atau Intervensi? Prerogatif Presiden dalam Kasus Korupsi ASDP

Keadilan atau Intervensi? Prerogatif Presiden dalam Kasus Korupsi ASDP

Your Say | Kamis, 27 November 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

×