KP2MI Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat dan Daerah untuk Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 02 Desember 2025 | 17:31 WIB
KP2MI Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat dan Daerah untuk Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran
Acara penandatanganan MoU dan PKS dengan Mitra Strategis. (Suara.com/Tantri Amela)

Suara.com - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menandatangani sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai lembaga pusat dan daerah sebagai langkah memperkuat perlindungan pekerja migran sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja.

Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Kementerian P2MI, Selasa (02/12/2025). Mitra yang bergabung yakni Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) yang dipimpin Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu RI), Pemerintah Kota Bontang, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kota Jember.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan program prioritas Presiden Prabowo, khususnya terkait penciptaan lapangan pekerjaan luar negeri.

“Karena leading sector kami adalah penciptaan lapangan pekerjaan sosial luar negeri, maka KP2MI melakukan kerja sama baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Mukhtarudin. 

Mukhtarudin juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam mencegah maraknya penempatan pekerja migran non-prosedural.

“Struktur paling bawah itulah desa. Di sini kita mulai proteksi agar pekerja migran bekerja secara prosedural, menghindari tindak-tindak TPPO,” tegasnya.

Ia mengungkapkan masih banyak kasus penipuan yang menyasar calon pekerja migran di tingkat desa, termasuk iming-iming gaji besar yang berujung pada eksploitasi di negara lain.

“Orang masuk ke desa-desa merayu, menipu, dibawa dengan janji gaji besar, tahu-tahu dikerjakan hal-hal yang tidak benar, seperti skamer di Kamboja, Myanmar, atau pekerjaan ilegal lain,” ucapnya.

Mukhtarudin mendorong pemerintah daerah segera membuat peraturan daerah turunan dari UU 18/2017. Ia mencontohkan Kabupaten Jember yang telah membuat kebijakan beasiswa bagi anak pekerja migran yang berangkat secara prosedural.

baca juga

KP2MI juga tengah menyiapkan program untuk merealisasikan target quick win Presiden, yaitu melatih dan menempatkan 500 ribu pekerja migran pada 2026.

Dengan motto "Migran Aman, Masyarakat Sejahtera, Indonesia Maju", Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa MoU dan PKS hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan kontrak moral untuk segera mengeksekusi program nyata di lapangan, terutama melalui peran aktif pemerintah daerah dan desa. ***

Kontributor : Tantri Amela Iskandar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagri Beri 57 Penghargaan untuk Pemda Berprestasi di 2025

Kemendagri Beri 57 Penghargaan untuk Pemda Berprestasi di 2025

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:18 WIB

Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal

Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal

News | Minggu, 30 November 2025 | 19:01 WIB

Indonesia Eximbank Perkuat Integrasi Regional dan Ekspor dalam AEBF 2025

Indonesia Eximbank Perkuat Integrasi Regional dan Ekspor dalam AEBF 2025

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 10:00 WIB

WNI Pilih Kerja ke Luar Negeri, Purbaya: Kegagalan Kita Ciptakan Lapangan Kerja Dalam Negeri

WNI Pilih Kerja ke Luar Negeri, Purbaya: Kegagalan Kita Ciptakan Lapangan Kerja Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 16:51 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Blue Light Filter untuk Pekerja Kantoran

5 Rekomendasi Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Blue Light Filter untuk Pekerja Kantoran

Lifestyle | Jum'at, 28 November 2025 | 15:07 WIB

5 Merek Tumbler Stainless Terbaik untuk ke Pekerja Kantoran, Mulai Rp100 Ribuan

5 Merek Tumbler Stainless Terbaik untuk ke Pekerja Kantoran, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 27 November 2025 | 15:26 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×