Gus Miftah Kritik Bantuan Bencana yang Dilempar dari Helikopter: 'Niat Baik Harus dengan Cara Baik'

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Kamis, 04 Desember 2025 | 08:19 WIB
Gus Miftah Kritik Bantuan Bencana yang Dilempar dari Helikopter: 'Niat Baik Harus dengan Cara Baik'
Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji, Miftah Maulana Habiburahman alias Gus Miftah. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Gus Miftah kritik penyaluran bantuan korban bencana yang dilempar dari helikopter.
  • Bantuan dilempar dari ketinggian, menyebabkan banyak bahan makanan rusak dan sia-sia.
  • Panglima TNI sebut metode itu terpaksa karena helikopter tidak bisa mendarat.

Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji, Miftah Maulana Habiburahman (Gus Miftah), mengkritik cara penyaluran bantuan kepada korban bencana di Sumatra yang dilakukan dengan cara dilempar dari helikopter. Kritik ini muncul setelah sebuah video viral menunjukkan warga berebut bantuan yang rusak.

Menurut Miftah, niat baik harus disertai dengan cara yang baik agar manfaatnya benar-benar sampai kepada korban.

“Niat yang baik itu harus dilakukan dengan cara yang baik,” ujarnya di Kantor GP Ansor, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025) malam.

Ia mencontohkan, jika bantuan seperti beras menjadi rusak karena dilempar dari ketinggian, maka bantuan tersebut akan sia-sia. “Kalau sampai dilempar dari helikopter, kemudian berasnya pecah sampai bawah, itu kan tentunya tidak ada manfaatnya,” ucapnya.

Viral di Media Sosial

Kritik Gus Miftah merujuk pada sebuah video yang viral di media sosial, di mana warga terlihat berebut bantuan yang dilempar dari helikopter TNI. Dalam video tersebut, beberapa karung beras pecah dan isinya berhamburan ke tanah, memaksa warga untuk mengais sisa-sisa beras yang telah tercampur kotoran.

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, berdalih bahwa metode tersebut terpaksa dilakukan karena adanya kabel yang melintang di lokasi pendaratan, sehingga helikopter tidak dapat mendarat dengan aman.

Gus Miftah pun berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan tata cara pemberian bantuan agar lebih humanis dan tepat guna.

"Sekali lagi, amal saleh itu harus disyarati dengan niat yang baik dan dilakukan dengan cara yang baik," ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Miftah Sebut Bencana Sumatra Layak Jadi Bencana Nasional, Ajak Introspeksi Massal

Gus Miftah Sebut Bencana Sumatra Layak Jadi Bencana Nasional, Ajak Introspeksi Massal

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:28 WIB

Gus Miftah Berharap PBNU Segera Rukun dan Fokus Bantu Korban Bencana

Gus Miftah Berharap PBNU Segera Rukun dan Fokus Bantu Korban Bencana

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:20 WIB

Puan Maharani Soal Bantuan Bencana Dilempar dari Heli: Jaga Martabat Korban

Puan Maharani Soal Bantuan Bencana Dilempar dari Heli: Jaga Martabat Korban

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 20:40 WIB

Terkini

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:00 WIB

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

×