Amerika Akui Tak Mampu Hadapi Drone-drone Iran

Liberty Jemadu

Kamis, 05 Maret 2026 | 12:55 WIB
Amerika Akui Tak Mampu Hadapi Drone-drone Iran
Drone Iran Shahed-136 (wikipedia)
baca 10 detik
  • Militer AS mengakui ketidakmampuan mencegat seluruh drone Iran dalam pertemuan tertutup di Washington DC, Selasa (2/3/2026).
  • Iran menggunakan drone Shahed yang terbang rendah untuk menghindari sistem pertahanan udara konvensional AS dan Israel.
  • AS kini memprioritaskan penghancuran lokasi peluncuran drone dan rudal Iran untuk memitigasi serangan yang datang.

Suara.com - Diam-diam militer Amerika Serikat mengakui bahwa mereka tak memiliki kemampuan untuk menghadapi serbuah drone-drone Iran, demikian diwartakan The Guardian pada Kamis (5/3/2026).

Dalam pertemuan tertutup dengan anggota parlemen AS pada Selasa (2/3/2026), para petinggi militer AS mengakui mereka tak bisa mencegat semua drone Iran yang menyerang aset atau infrastruktur Amerika di Timur Tengah.

Adapun pertemuan tertutup di Capitol Hill, Washington DC itu dihadiri oleh Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS Jenderal Dan Caine.

Dalam pertemuan itu para petinggi militer AS mengatakan Iran melancarkan serangan menggunakan ribuan drone. AS memang berhasil menangkal sebagian drone tersebut, tapi masih banyak yang lolos.

Akibatnya, militer AS kini fokus menghancurkan situs-situs peluncuran drone dan rudal Iran secepat mungkin, sebelum senjata-senjata tersebut diluncurkan.

Iran sendiri mengandalkan drone Shahed untuk membalas serangan AS dan Israel, yang tiba-tiba pada 28 Februari kemarin menyerang Iran menggunakan bom dan rudal.

Drone Shahed terbang rendah dan lebih pelan, sehingga bisa menghindari cegatan sistem pertahanan udara konvensional yang dirancang untuk mencegat rudal.

Militer AS juga mengakui bahwa Iran sengaja mengerahkan drone untuk menguras senjata pertahanan udara AS yakni Patriot dan Thaad yang harganya jutaan dolar per unit.

Tapi AS mengungkapkan bahwa strategi tersebut gagal. Pasalnya AS kini memiliki beberapa teknologi lain untuk mengatasi drone-drone Iran.

baca juga

Meski demikian isu yang berkembang kini menyebutkan persediaan senjata penangkis rudal dan drone milik AS dan Israel sudah semakin menipis.

Negara-negara sekutu AS di Timur Tengah seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Arab Saudi kabarnya juga sudah kehabisan senjata untuk mencegat rudal dan drone Iran.

"Kami masih memiliki senjata yang cukup untuk menjalankan tugas, baik untuk menyerang atau bertahan," kata Caine dalam jumpa pers di Pentagon pada Rabu kemarin.

Harga senjata-senjata AS yang mahal juga jadi masalah. Di hari pertama perang, AS kabarnya menembakan senjata yang nilainya setara dengan sekitar 2 miliar dolar. Jumlah itu memang terus turun menjadi sekitar 1 miliar dolar per hari di hari-hari berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewan Perdamaian Lumpuh: Pembicaraan Tertunda Akibat Perang Iran

Dewan Perdamaian Lumpuh: Pembicaraan Tertunda Akibat Perang Iran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:27 WIB

Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?

Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:16 WIB

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:54 WIB

Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik

Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:41 WIB

Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran

Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT

Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:38 WIB

Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja

Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:37 WIB

Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya

Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:33 WIB

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:32 WIB

4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:31 WIB

Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis

Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:30 WIB

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:28 WIB

Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden

Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:27 WIB

KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru

KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:26 WIB

Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru

Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:25 WIB

×