Rapat Panas di DPR: Anggota Komisi IV Minta Menhut Raja Juli Mundur soal Penanganan Bencana Sumatra

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 05 Desember 2025 | 08:38 WIB
Rapat Panas di DPR: Anggota Komisi IV Minta Menhut Raja Juli Mundur soal Penanganan Bencana Sumatra
Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin. (Tangkap layar)
  • Rapat Komisi IV DPR RI dengan Menhut Raja Juli Antoni di Senayan pada Kamis (4/12/2025) berlangsung tegang.
  • Anggota Komisi IV, Usman Husin, meminta Menhut mundur karena penanganan bencana Sumatera dan kebijakan perizinan hutan.
  • Usman mengkritik Menhut tidak fokus pada korban banjir serta inkonsistensi dalam penerbitan izin hutan Tapanuli Selatan.

Suara.com - Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, berlangsung tegang, Kamis (4/12/2025). 

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, melontarkan kritik pedas hingga meminta Menhut mundur dari jabatannya terkait penanganan bencana di Sumatera dan kebijakan perizinan hutan.

Dalam rapat tersebut, Usman menyoroti paparan Menhut yang dinilai melebar dan tidak fokus pada penanganan korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera.

"Pak Menteri, saya to the point saja. Tadi di dalam paparannya Pak Menteri versi Aceh, Sumatra. Tapi penjelasan Pak Menteri melebar ke mana-mana. Seharusnya Pak Menteri fokus, kasihan korban jiwa di sana," ujar Usman dalam rapat.

Politisi PKB tersebut bahkan secara terbuka menyebut Menhut tidak memiliki hati nurani. 

Hal itu didasari pada kekecewaan Usman saat memantau kunjungan kerja Menhut ke Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu. 

Usman menyayangkan keputusan Raja Juli yang memilih berkunjung ke Rote alih-alih meninjau kawasan Gunung Mutis yang dinilai berpotensi mengalami bencana ekologis serupa dengan Sumatra.

"Kalau saya lihat Pak Menteri enggak punya hati nurani. Kenapa saya bilang begitu? Saya ikuti perjalanan Pak Menteri waktu ke NTT. Saya minta Pak Menteri ke Mutis, padahal itu bakal terjadi (bencana) seperti Sumatra. Pak Menteri malah pilih pesiar ke Rote, apa-apaan ini?" tegasnya.

Kritik Usman memuncak ketika menyoroti ketidakkonsistenan Menhut dalam penerbitan izin pengelolaan hutan. 

Ia mencontohkan kasus di Tapanuli Selatan, di mana izin baru justru dikeluarkan pada bulan Oktober dan November, padahal pemerintah daerah setempat berharap izin tersebut ditutup demi keselamatan lingkungan.

"Saya pesan Pak Menteri, kalau Pak Menteri enggak mampu, mundur saja. Pak Menteri enggak paham tentang kehutanan," seru Usman.

"Kenapa saya katakan begitu? Saya ambil contoh di Tapanuli Selatan. Bupati sudah katakan syukur-syukur izin ditutup. Ternyata Oktober, 30 November izinnya keluar. Sehingga apa yang disampaikan oleh Pak Menteri tidak sejalan semua," lanjutnya.

Selain itu ia juga mengingatkan agar Menhut tidak melempar tanggung jawab kerusakan hutan kepada pejabat terdahulu. 

Ia mendesak Menhut untuk segera menyetop seluruh izin di wilayah rawan bencana dan memberikan peta jalan yang jelas mengenai rehabilitasi hutan.

"Pak Menteri lihat tidak bencana Sumatra? Seharusnya izin semua disetop. Pak Menteri harus jelaskan berapa tahun harus penanaman ulang. Pak Menteri tidak boleh lempar ke yang terdahulu," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota Komisi IV Bela Raja Juli, Sebut Menhut Cuma Kebagian 'Cuci Piring' Soal Kerusakan Hutan

Anggota Komisi IV Bela Raja Juli, Sebut Menhut Cuma Kebagian 'Cuci Piring' Soal Kerusakan Hutan

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:15 WIB

Pemerintah Beri Relaksasi Pelunasan Biaya Haji untuk Calon Jemaah di Tiga Provinsi

Pemerintah Beri Relaksasi Pelunasan Biaya Haji untuk Calon Jemaah di Tiga Provinsi

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:25 WIB

Bahas Bencana Banjir Sumatera, Menhut Raja Juli Antoni Dipanggil DPR

Bahas Bencana Banjir Sumatera, Menhut Raja Juli Antoni Dipanggil DPR

Foto | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:07 WIB

Terkini

Sah! DPR Ketok Palu UU PPRT di Hari Kartini, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Punya Payung Hukum

Sah! DPR Ketok Palu UU PPRT di Hari Kartini, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Punya Payung Hukum

News | Selasa, 21 April 2026 | 13:03 WIB

Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama

Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:52 WIB

Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit

Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:50 WIB

Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:43 WIB

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:29 WIB

Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta

Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:27 WIB

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:24 WIB

Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global

Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:20 WIB

UU PPRT Sah Setelah 22 Tahun, PKB: Jangan Sampai Jadi Macan Kertas!

UU PPRT Sah Setelah 22 Tahun, PKB: Jangan Sampai Jadi Macan Kertas!

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:19 WIB

Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita

Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:18 WIB