Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama

Arif Budi

Selasa, 21 April 2026 | 12:52 WIB
Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama
Pemimpin baru Lebanon Joseph Aoun (X/@realMaalouf)
  • Presiden Lebanon Joseph Aoun menginisiasi perundingan dengan Israel pada 20 April 2026 untuk menghentikan konflik dan mengakhiri pendudukan.
  • Simon Karam ditunjuk sebagai kepala delegasi untuk memimpin negosiasi independen guna memulihkan kendali penuh atas wilayah selatan Lebanon.
  • Upaya perdamaian ini dilakukan selama gencatan senjata 10 hari, meskipun kelompok Hizbullah menentang keras langkah diplomatik tersebut.

Suara.com - Presiden Lebanon, Joseph Aoun memaparkan tiga sasaran utama dalam perundingan dengan Israel pada Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan bahwa langkah diplomasi ini diarahkan untuk menghentikan konflik, mengakhiri pendudukan di wilayah selatan Lebanon, serta mengembalikan kendali penuh negara atas teritorinya.

Untuk memimpin proses tersebut, Aoun menunjuk mantan duta besar Lebanon untuk Amerika Serikat, Simon Karam, sebagai kepala delegasi.

"Pilihan untuk bernegosiasi untuk menghentikan permusuhan, mengakhiri pendudukan Israel di wilayah selatan, dan mengerahkan tentara (Lebanon) hingga ke perbatasan selatan yang diakui secara internasional," ujar Aoun, dikutip dari AFP.

Penunjukan ini berlangsung di tengah masa gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai sejak Jumat (17/4/2026), setelah diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Kesepakatan tersebut untuk sementara menghentikan pertempuran antara Hizbullah dan Israel yang telah berlangsung lebih dari enam pekan.

Israel serang Lebanon (Antara)
Israel serang Lebanon (Antara)

Konflik itu sendiri menimbulkan dampak besar. Lebih dari 2.300 orang dilaporkan tewas akibat serangan Israel, sementara lebih dari satu juta warga terpaksa meninggalkan rumah mereka sejak eskalasi dimulai.

Meski gencatan senjata di Lebanon menjadi salah satu syarat dalam diplomasi Iran dengan Washington, Aoun menekankan bahwa jalur negosiasi Beirut dengan Israel akan berjalan secara independen.

Ia memberi sinyal bahwa Lebanon ingin memisahkan proses ini dari dinamika hubungan AS-Iran.

"Lebanon menghadapi dua pilihan: Melanjutkan perang, dengan semua dampak kemanusiaan, sosial, ekonomi, dan kedaulatannya, atau negosiasi untuk mengakhiri perang ini dan mencapai stabilitas abadi," tegasnya.

"Saya memilih negosiasi, dan saya berharap penuh kita mampu menyelamatkan Lebanon," tambahnya.

Upaya ini tidak berjalan mulus di dalam negeri. Kelompok Hizbullah yang didukung Iran tidak dilibatkan dalam proses perundingan dan secara terbuka menolak langkah tersebut.

Salah satu pejabat seniornya, Mahmud Qamati melontarkan kritik keras.

"(Ini) kekalahan. Anda bicara ke Israel dan Amerika, mari kita lihat apa yang akan Anda dapatkan dari itu," ujarnya.

Menanggapi tekanan tersebut, Aoun kembali menegaskan bahwa delegasi yang ditunjuk memiliki kewenangan penuh. Ia memastikan tidak ada pihak lain yang akan ikut campur dalam proses tersebut.

"Tidak seorang pun akan berbagi tugas ini dengan Lebanon atau menggantikannya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:12 WIB

China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya

China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:11 WIB

Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina

Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:09 WIB

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:41 WIB

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Terkini

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:12 WIB

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:06 WIB

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:57 WIB

Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK

Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:51 WIB

Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung

Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu

Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:41 WIB

Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri

Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:36 WIB

Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri

Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:31 WIB

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:28 WIB

Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim

Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:25 WIB