Banjir Rob Jakarta Berangsur Turun, Pramono Anung: Mudah-Mudahan Segera Normal

Jum'at, 05 Desember 2025 | 11:14 WIB
Banjir Rob Jakarta Berangsur Turun, Pramono Anung: Mudah-Mudahan Segera Normal
Pramono Anung di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025). (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Banjir rob menggenangi pesisir Jakarta sejak Kamis, 4 Desember 2025, dan dipantau langsung oleh Gubernur DKI Jakarta.
  • Puncak ketinggian air rob terjadi pada Jumat pagi pukul sembilan, namun dilaporkan mulai berangsur menurun setelahnya.
  • Pemprov DKI Jakarta melakukan mitigasi dengan pemompaan air dan menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan.

Suara.com - Banjir rob kembali menggenangi sejumlah wilayah di pesisir Jakarta sejak Kamis (4/12/2025).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku telah memantau pergerakan air pasang tersebut sejak malam tadi.

"Dari semalam, saya terus memonitor," kata Pramono saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025).

Figur lulusan Institut Teknologi Bandung ini menyebutkan bahwa puncak ketinggian air sempat terjadi pada pagi hari.

Namun, ia memastikan kondisi berangsur membaik berdasarkan laporan yang diterimanya.

"Puncaknya ini tadi jam 9, dan sekarang sudah mengalami penurunan. Sebenarnya dari semalam pun mulai dari jam 10-an sudah turun, tetapi memang pagi ini naik lagi jam 9 tadi, dan sekarang saya sudah mendapatkan laporan sudah turun lagi. Mudah-mudahan segera normal," jelasnya.

Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu bekerja berdasarkan data dalam mengambil kebijakan penanganan banjir.

Salah satu langkah mitigasi yang dilakukan adalah dengan melakukan pemompaan air sejak dini.

"Jadi, memang betul-betul pemerintah Jakarta menggunakan data untuk melakukan kebijakan apa yang dilakukan, termasuk kemudian pemompaan yang kami lakukan sejak awal," ucap Pramono.

Baca Juga: Jakarta Siaga Banjir Rob: Modifikasi Cuaca dan 600 Pompa Siap Redam Genangan Pesisir

Selain pemompaan, Pramono juga menyinggung peran krusial dari teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam mencegah banjir yang lebih parah.

Menurutnya, intervensi cuaca ini sangat membantu mengurangi curah hujan ekstrem di wilayah ibu kota.

"Modifikasi cuaca membantu tidak terjadi banjir seperti yang kalau tidak kami lakukan modifikasi cuaca," tambahnya.

Meski curah hujan hari ini dinilai belum terlalu ekstrem, ia tetap menyiagakan langkah antisipasi jika intensitas hujan meningkat.

"Sehingga dengan demikian, modifikasi cuaca sebenarnya sudah kami lakukan beberapa kali, dan itu membantu sekali," tutup Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI