Aceh Masih Gelap Pascabencana, DPR Desak ESDM Percepat Pemulihan Listrik

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 11 Desember 2025 | 12:36 WIB
Aceh Masih Gelap Pascabencana, DPR Desak ESDM Percepat Pemulihan Listrik
Warga berjalan di desa yang luluh lantak pascabanjir di Desa Bundar, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (9/12/2025). [ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/mrh/foc]
  • Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M Daud, mendesak Kementerian ESDM percepat pemulihan listrik di Sumatera, khususnya Aceh pascabencana.
  • Ruslan membantah klaim Menteri ESDM bahwa listrik telah pulih 97%, menegaskan banyak wilayah masih padam total.
  • Pemadaman listrik menghambat pemulihan pascabencana, melumpuhkan pelayanan publik, ekonomi, dan distribusi kebutuhan dasar warga.

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh, Ruslan M Daud, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera mempercepat pemulihan jaringan listrik di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Ia secara tegas membantah klaim Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menyebutkan bahwa suplai listrik di wilayah terdampak telah kembali normal hingga 97 persen. 

Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang berbeda, di mana banyak wilayah masih gelap gulita.

"Masih banyak daerah terdampak banjir dan longsor yang hingga hari ini listriknya belum menyala. Kondisinya tidak seperti yang dikatakan sudah 97 persen pulih. Pemadaman berkepanjangan membuat masyarakat makin kesulitan di tengah situasi pascabencana. Kami mendesak pemerintah, khususnya Menteri ESDM, benar-benar mempercepat pemulihan listrik,” ujar Ruslan kepada wartawan dikutip Kamis (11/12/2025).

Ia menyoroti dampak krusial dari matinya aliran listrik ini terhadap lambatnya proses pemulihan pascabencana. Ketiadaan listrik telah melumpuhkan pelayanan publik, mulai dari administrasi, operasional fasilitas kesehatan, hingga distribusi logistik. 

Sektor ekonomi kerakyatan pun turut terpukul akibat biaya operasional yang membengkak.

"Di banyak daerah, pelayanan publik tidak bisa berjalan maksimal karena listrik belum masuk. Banyak warung kopi dan UMKM terpaksa memakai genset dengan biaya tinggi. Bila tidak memakai genset, aktivitas mereka lumpuh dan roda ekonomi terganggu,” jelasnya.

Selain melumpuhkan ekonomi, pemadaman listrik juga berdampak vital pada kebutuhan dasar warga. 

Ia menyampaikan, bahwa akses air bersih menjadi sulit karena pompa air tidak berfungsi, dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) terhambat karena banyak SPBU yang tidak beroperasi atau hanya beroperasi terbatas dengan genset.

Lebih lanjut, Ruslan menekankan bahwa masalah kelistrikan ini juga menghambat upaya penyelamatan dan pemetaan wilayah terisolasi. 

Minimnya penerangan dan sinyal telekomunikasi menyulitkan kerja para relawan dan aparat di lapangan.

“Ketika listrik padam, akses informasi terbatas. Relawan sulit berkoordinasi, terutama di malam hari. Ini memperlambat proses evakuasi dan distribusi bantuan. Pemerintah harus menjadikan pemulihan listrik sebagai prioritas utama,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa percepatan pemulihan listrik bukan sekadar masalah teknis, melainkan kebutuhan mendesak yang menyangkut keselamatan nyawa, kelancaran evakuasi, serta stabilitas sosial ekonomi masyarakat Aceh yang sedang tertimpa musibah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Bencana Sumatera 11 Desember: 971 Orang Meninggal, 255 Hilang

Update Bencana Sumatera 11 Desember: 971 Orang Meninggal, 255 Hilang

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 12:21 WIB

Pemulihan Psikososial di Sumatra, Lebih Dari 50 Persen Siswa Masih Alami Sedih dan Cemas

Pemulihan Psikososial di Sumatra, Lebih Dari 50 Persen Siswa Masih Alami Sedih dan Cemas

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 12:00 WIB

Di Balik Laju Mobil Listrik, Bagaimana Adopsinya di Indonesia?

Di Balik Laju Mobil Listrik, Bagaimana Adopsinya di Indonesia?

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:58 WIB

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:56 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB