- Kekerasan terjadi di depan TMP Kalibata pada 11 Desember 2025, dipicu tewasnya dua debt collector dikeroyok massa.
- Amuk massa yang diduga 100 orang kemudian membakar lebih dari 30 kios pedagang serta kendaraan bermotor.
- Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian besar pada para pelaku UMKM dan membutuhkan pengamanan dari pihak kepolisian.
![Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar kios pedagang usai dibakar massa saat kericuhan di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (11/12/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/12/75457-kerusuhan-di-kalibata-kericuhan-di-kalibata.jpg)
“Ya saya sih berharap dari pemerintah atau mungkin UMKM kami bisa mendapatkan bantuan," ucapnya.
Lebih dari 30 Kios Hangus, Motor dan Mobil Ikut Terbakar
Sementara Ketua RW 04 Duren Tiga, Dwi Endik Setiabudi, mendata lebih dari 30 ruko dan tenda pedagang hangus dilahap api.
“Kios ini kurang lebih ada 13, terus tenda durian kurang lebih 7. Ya kalau ditotal 30 sampai 40 warung atau tenda,” jelasnya.
Sedangkan Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengungkap, selain puluhan ruko dan tenda pedagang, sedikitnya ada sembilan sepeda motor dan satu mobil ikut dibakar.
Pantauan Suara.com, hingga pukul 15.00 Wib sejumlah aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi. Mereka di antaranya berasal dari satuan Brimob, Sabhara, Polres Metro Jakarta Selatan, hingga Polsek Pancoran.
"Teman-teman TNI juga ikut membantu dari semalam," pungkasnya.