Perbankan Nasional Didesak Hentikan Pembiayaan ke Sektor Perusak Lingkungan di Sumatera

Vania Rossa

Senin, 22 Desember 2025 | 17:00 WIB
Perbankan Nasional Didesak Hentikan Pembiayaan ke Sektor Perusak Lingkungan di Sumatera
Warga berjalan di antara gelondongan kayu pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. [Antara]
baca 10 detik
  • Koalisi Responsibank mengungkap total pembiayaan US$ 42,9 miliar mengalir ke sektor berisiko tinggi di Sumatera (2014–2025).
  • Bank Mandiri, BRI, dan BNI termasuk kreditur terbesar yang menyalurkan dana signifikan kepada perusahaan di Sumatera.
  • PT North Sumatera Hydro Energy menerima pembiayaan terbesar, mendorong desakan peningkatan transparansi perbankan terkait risiko ekologis.

Suara.com - Koalisi Responsibank menyoroti keterlibatan lembaga keuangan dalam krisis lingkungan yang kian memburuk di Sumatera. Di tengah meningkatnya bencana ekologis dan konflik sosial, aliran pembiayaan ke sektor-sektor berisiko tinggi masih terus berlangsung.

Berdasarkan data Forests & Finance periode 2014–2025, total pembiayaan yang mengalir ke sejumlah perusahaan di sektor berisiko di Sumatera mencapai US$ 42,9 miliar. Nilai tersebut terdiri dari pinjaman sebesar US$ 16,9 miliar serta pembiayaan penjaminan (underwriting) senilai US$ 26,1 miliar.

Aliran dana tersebut dinilai tetap terjadi meski risiko ekologis dan sosial di wilayah operasi perusahaan terus meningkat. Dalam daftar kreditur terbesar, sejumlah bank nasional tercatat menyalurkan pembiayaan signifikan. Bank Mandiri menempati posisi teratas dengan nilai pembiayaan US$ 3,75 miliar, disusul Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar US$ 1,65 miliar dan Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar US$ 1,14 miliar. Selain perbankan nasional, lembaga keuangan internasional dari China, Jepang, Singapura, dan Inggris juga teridentifikasi aktif membiayai sektor-sektor tersebut.

Dari sisi kelompok usaha, PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) tercatat sebagai penerima pembiayaan terbesar dengan total US$ 23 miliar, sebagian besar melalui skema penjaminan. Berikutnya adalah PT Agincourt Resources sebesar US$ 9,87 miliar dan PTPN III senilai US$ 7,54 miliar.

Koalisi Responsibank menegaskan bahwa angka tersebut baru mencerminkan sebagian kecil dari total pembiayaan yang dapat ditelusuri, mengingat masih minimnya keterbukaan data terkait pembiayaan dan struktur korporasi di Indonesia.

Kondisi ini memicu kritik keras terhadap transparansi perbankan. Abdul Haris dari TuK INDONESIA menekankan bahwa keterbukaan informasi mengenai risiko lingkungan semestinya menjadi standar wajib bagi perusahaan dan lembaga keuangan yang mengelola sumber daya publik.

“Bencana ekologis ini menunjukkan bahwa risiko lingkungan yang diabaikan pada akhirnya berubah menjadi beban sosial dan ekonomi yang harus ditanggung publik,” ujarnya, Senin (22/12/2025).

Ia menambahkan, sulitnya mengakses data perusahaan dan pembiayaan mencerminkan lemahnya akuntabilitas. “Hal ini justru memperkuat urgensi pengetatan transparansi dan kewajiban pelaporan,” katanya.

Selain perbankan domestik, lembaga keuangan asing juga masih aktif membiayai perusahaan besar seperti PT NSHE, PT Agincourt Resources, dan PTPN III. Koalisi Responsibank pun mendesak industri keuangan untuk segera melakukan transisi pembiayaan demi menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

baca juga

Senada, Dwi Rahayu Ningrum dari PRAKARSA menekankan peran strategis pasar modal dan perbankan dalam merespons krisis ekologis. Menurutnya, penghentian pendanaan pada kegiatan destruktif dan peralihan ke pembiayaan berkelanjutan justru menjadi langkah mitigasi risiko bagi sektor keuangan itu sendiri.

“Dengan memprioritaskan pembiayaan berkelanjutan, perbankan sebenarnya sedang mengamankan masa depan portofolionya dari risiko ekologis yang semakin nyata. Ini bukan soal menambah beban, tetapi menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang,” ujarnya.

Reporter: Safelia Putri 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinergi Gerak Cepat Hadapi Bencana Sumatera, MIND ID Bersama Danantara Bantu Wilayah Terdampak

Sinergi Gerak Cepat Hadapi Bencana Sumatera, MIND ID Bersama Danantara Bantu Wilayah Terdampak

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 10:50 WIB

BRIN Pastikan Arsinum Aman dan Optimal Penuhi Kebutuhan Air Minum Pengungsi Bencana Sumatera

BRIN Pastikan Arsinum Aman dan Optimal Penuhi Kebutuhan Air Minum Pengungsi Bencana Sumatera

News | Senin, 22 Desember 2025 | 09:33 WIB

Kawasan Mangrove Baros: Jejak Kepedulian Warga akan Konservasi Lingkungan

Kawasan Mangrove Baros: Jejak Kepedulian Warga akan Konservasi Lingkungan

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 18:30 WIB

Terkini

Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda

Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:16 WIB

Jin Jiang Hotels Perluas Jejak di Indonesia, 7 Days Premium Hotel Bakal Hadir di PIK 2

Jin Jiang Hotels Perluas Jejak di Indonesia, 7 Days Premium Hotel Bakal Hadir di PIK 2

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:16 WIB

Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027

Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:15 WIB

Pemanfaatan GPS Tracker dan Telematika Dorong Efisiensi Pengelolaan Armada Perusahaan

Pemanfaatan GPS Tracker dan Telematika Dorong Efisiensi Pengelolaan Armada Perusahaan

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:13 WIB

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:11 WIB

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:10 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:09 WIB

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 15:06 WIB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

×