Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 30 Desember 2025 | 13:35 WIB
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
Petugas melihat kondisi rumah yang tertimpa sayap pesawat akibat bencana angin puting beliung di Desa Pondok Udik, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2025). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya).
  • Puting beliung hebat melanda Desa Pondok Udik, Bogor, merusak sekitar 30 rumah warga secara tiba-tiba pada hari Senin.
  • Potongan sayap bangkai pesawat dari lokasi pembuangan terdekat terbawa angin sejauh ratusan meter menimpa rumah.
  • Pemerintah desa berkoordinasi dengan BPBD untuk evakuasi material pesawat menggunakan alat berat; korban jiwa nihil.

Suara.com - Suasana mencekam menyelimuti Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Angin puting beliung hebat menerjang wilayah tersebut, menyebabkan sedikitnya 30 rumah warga porak-poranda.

Fenomena ini kian mengerikan setelah potongan sayap bangkai pesawat terbang terbawa angin dan menghantam permukiman.

Kepala Desa Pondok Udik, M Sutisna, mengungkapkan bahwa bencana ini datang secara tiba-tiba dan langsung meluluhlantakkan bangunan di jalurnya.

“Kurang lebih sekitar 30 rumah warga terdampak akibat puting beliung ini,” kata Sutisna di Bogor, Senin.

Salah satu pemandangan paling dramatis adalah jatuhnya potongan raksasa logam di atas atap rumah warga. Diketahui, material tersebut merupakan bagian dari "kuburan pesawat" yang berlokasi tak jauh dari desa.

Kekuatan angin sanggup menerbangkan sayap pesawat tersebut sejauh ratusan meter.

“Bangkai pesawat itu terbang sekitar 300 meter dan menimpa rumah warga kami,” ujarnya.

Sutisna menjelaskan bahwa benda yang sempat menggegerkan warga itu bukanlah pesawat jatuh, melainkan bagian dari limbah pesawat.

“Kalau kita lihat, ini bagian dari sayap, potongan sayap pesawat yang ada di kuburan pesawat dan terbawa angin puting beliung,” katanya.

Kerusakan Hingga 100 Persen

Dahsyatnya terjangan angin membuat tingkat kerusakan rumah warga sangat bervariasi. Dari hasil pendataan sementara, terdapat bangunan yang rata dengan tanah.

“Kalau dilihat di lapangan, ada rumah yang kerusakannya mencapai 100 persen atau hancur,” ujar Sutisna.

Mayoritas kerusakan menyasar bagian atap yang terhempas angin, namun tak sedikit pula dinding bangunan yang roboh tak kuat menahan beban terjangan badai.

Evakuasi Libatkan Alat Berat

Pemerintah desa bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Muspika, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas untuk langkah darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam Tahun Baru 2026 Jalur Puncak Berlaku Car Free Night, Cek Jadwal Penyekatannya di Sini

Malam Tahun Baru 2026 Jalur Puncak Berlaku Car Free Night, Cek Jadwal Penyekatannya di Sini

News | Senin, 29 Desember 2025 | 00:00 WIB

Kejari Bogor Bidik Tambang Emas Ilegal, Isu Dugaan 'Beking' Aparat di Gunung Guruh Kian Santer

Kejari Bogor Bidik Tambang Emas Ilegal, Isu Dugaan 'Beking' Aparat di Gunung Guruh Kian Santer

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 21:34 WIB

Kejari Bogor Musnahkan 5 Kilogram Keripik Pisang Bercampur Narkotika

Kejari Bogor Musnahkan 5 Kilogram Keripik Pisang Bercampur Narkotika

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:47 WIB

5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor

5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor

Lifestyle | Selasa, 23 Desember 2025 | 16:50 WIB

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

News | Senin, 22 Desember 2025 | 23:15 WIB

Terkini

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB

DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan

DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:15 WIB

Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'

Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:12 WIB

IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara

IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:11 WIB

Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang

Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:06 WIB

KontraS Ungkap Kondisi Kritis Andrie Yunus di DPR: Dua Pekan Dirawat di HCU

KontraS Ungkap Kondisi Kritis Andrie Yunus di DPR: Dua Pekan Dirawat di HCU

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:59 WIB

Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:58 WIB