Gerakan Indonesia Cerah Optimis Transformasi Budaya Institusi Polri Terjadi di 2026

Galih Prasetyo

Minggu, 04 Januari 2026 | 16:00 WIB
Gerakan Indonesia Cerah Optimis Transformasi Budaya Institusi Polri Terjadi di 2026
Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Djamari Chaniago melakukan audensi dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Gerakan Indonesia Cerah (GIC) menilai Polri menunjukkan langkah nyata dalam transformasi untuk memenuhi ekspektasi publik.
  • Transformasi budaya kerja dan mentalitas aparat Polri diperkirakan akan semakin terasa dampaknya pada tahun 2026.
  • Reformasi Polri penting sebagai kepentingan nasional karena mendukung penegakan hukum berkeadilan dan demokrasi Indonesia.

Suara.com - Gerakan Indonesia Cerah (GIC) menilai institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan langkah nyata dalam bertransformasi untuk menjawab tantangan zaman dan memenuhi ekspektasi masyarakat modern.

Transformasi tersebut diyakini akan semakin terasa pada tahun 2026, khususnya dalam aspek budaya kerja dan mentalitas institusi.

Koordinator GIC, Febry Wahyuni Sabran, menyampaikan bahwa Polri telah menunjukkan dukungan dan komitmen kuat terhadap reformasi berkelanjutan sebagai lembaga yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan kepentingan rakyat.

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa mayoritas masyarakat Indonesia kini berdiri di belakang Polri dalam upaya memperkuat demokrasi hukum menjelang 2026.

“Dukungan ini bukan tanpa alasan. Masyarakat melihat langsung upaya-upaya nyata yang dilakukan Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi operasional, dan komitmen terhadap penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu,” ujar Febry.

Di sisi lain, Febry juga menyoroti visi dan misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menempatkan penegakan hukum dan nilai-nilai demokrasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional.

Menurutnya, sistem hukum yang kuat dan berkeadilan menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk mencapai status sebagai negara maju dengan tingkat keadilan sosial yang tinggi.

Karena itu, reformasi Polri dinilai bukan semata tanggung jawab internal institusi, melainkan kepentingan nasional yang harus didukung seluruh elemen bangsa.

Febry juga optimistis bahwa pada 2026 Polri akan mengalami transformasi budaya yang signifikan.

baca juga

Transformasi ini tidak hanya sebatas perubahan prosedural atau struktural, tetapi menyentuh aspek terdalam institusi, yakni budaya kerja dan mentalitas aparat.

“Perubahan kultural menjadi kunci, karena struktur dan regulasi saja tidak cukup untuk menghasilkan penegakan hukum yang benar-benar melayani kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, transformasi budaya Polri mencakup beberapa dimensi penting.

Pertama, peningkatan profesionalisme di seluruh lini, mulai dari pimpinan hingga pelaksana di lapangan.

Kedua, penguatan akuntabilitas melalui sistem pengawasan internal dan eksternal yang lebih efektif.

“Ketiga, reorientasi pelayanan publik yang menempatkan masyarakat sebagai subjek yang harus dilayani dengan sepenuh hati, bukan sebagai objek yang diatur dan dikontrol. Keempat, internalisasi nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia dalam setiap aspek tugas kepolisian,” kata Febry.

Lebih lanjut, ia menilai transformasi tersebut diperkuat oleh komitmen politik yang solid dari sejumlah tokoh nasional serta dukungan berbagai elemen masyarakat sipil.

GIC bersama organisasi lainnya terus melakukan monitoring dan advokasi guna memastikan proses reformasi Polri berjalan sesuai arah yang diharapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Bangun Raturan Sumur Bor di Sumatra: Sudah Berapa Titik yang Aktif?

Polri Bangun Raturan Sumur Bor di Sumatra: Sudah Berapa Titik yang Aktif?

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 17:11 WIB

Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang, Polisi Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman

Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang, Polisi Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:09 WIB

Reformasi Hukum atau Dejavu Kolonial? Wajah Ganda KUHP Baru Kita

Reformasi Hukum atau Dejavu Kolonial? Wajah Ganda KUHP Baru Kita

Your Say | Minggu, 04 Januari 2026 | 16:15 WIB

RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya

RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:45 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota

Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 22:11 WIB

Terkini

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

×