Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 06 Januari 2026 | 11:26 WIB
Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi
Lokasi diduga markas sindikat penipuan online atau scam jaringan internasional di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (6/1/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta menggerebek markas dugaan sindikat penipuan online internasional di Sleman pada Senin (5/1/2026) siang.
  • Lokasi penggerebekan beralamat di Jalan Gito Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, dengan nama kantor terpasang Altair TS.
  • Polisi membawa sejumlah orang dan kendaraan menggunakan truk pasca penggerebekan; kasus masih didalami kepolisian.

Suara.com - Polresta Yogyakarta menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi markas sindikat penipuan online atau scam jaringan internasional di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Penggerebekan tersebut dilakukan pada Senin (5/1/2026) kemarin. Aksi penggerebekan itu menggegerkan warga sekitar.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sudah tidak ada aktivitas dari kantor pada Selasa (6/1/2025) usai digerebek polisi kemarin.

Terlihat hanya ada papan nama kantor yang tertempel di dinding yakni Altair TS.

Sejumlah warga mengaku terkejut dengan penggerebekan itu.

Saksi mata bernama Jesica (22) mengatakan aparat mulai berdatangan sejak siang hari dan aktivitas penggerebekan berlangsung hingga sore.

Disampaikan Jesica, aparat datang dengan dua truk, dua mobil polisi, serta beberapa motor. Ia melihat sejumlah orang dibawa menggunakan truk keluar dari kantor tersebut.

Selama ini, ia hanya mengetahui tempat itu ramai oleh anak-anak muda yang disebut bekerja sebagai admin.

"Motor sama orang-orang dari kantor itu dibawa," kata Jesica ditemui Selasa (6/1/2026).

baca juga

Jesica menuturkan, aktivitas di bangunan itu terkesan tertutup. Dari luar, sesekali para pekerja hanya terlihat duduk sambil memainkan ponsel.

Ia menyebut karyawan berpakaian bebas dan sebagian besar masih berusia muda. Kantor itu pun disebut beroperasi selama 24 jam.

"Kalau pas saya tanya itu kerjanya jadi admin. Kalau pada nongkrong di situ pada sambil mainan hp terus," ujarnya.

Ilustrasi Scam. [Pixabay]
Ilustrasi Scam. [Pixabay]

Warga lain berinisial N mengungkapkan hal serupa. Ia mengatakan sejak siang hari polisi sudah terlihat memantau lokasi dan kondisi saat penggerebekan berlangsung cukup ramai.

Ia menuturkan bahwa para pekerja biasanya memarkir motor dan mobil di depan lokasi. Para pekerja itu hampir masuk setiap hari.

Namun pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti aktivitas di dalam. Dia hanya mendengar dari warga sekitar bahwa mereka bekerja sebagai customer service atau admin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:04 WIB

Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Bola | Senin, 05 Januari 2026 | 08:25 WIB

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:26 WIB

Resmi Cabut Laporan, Inara Rusli Pilih Patuh sebagai Istri Insanul Fahmi

Resmi Cabut Laporan, Inara Rusli Pilih Patuh sebagai Istri Insanul Fahmi

Your Say | Rabu, 31 Desember 2025 | 10:35 WIB

Terkini

Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?

Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:50 WIB

Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa

Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:34 WIB

Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!

Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:17 WIB

Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang

Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:15 WIB

Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding

Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:01 WIB

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:55 WIB

Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos

Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:46 WIB

Pantas Suka Joget, Prabowo Blak-blakan Ungkap Punya DNA India di Hadapan PM Modi: Ini Benar!

Pantas Suka Joget, Prabowo Blak-blakan Ungkap Punya DNA India di Hadapan PM Modi: Ini Benar!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:45 WIB

Wujudkan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan, BPJS Kesehatan Bersinergi dengan KPK

Wujudkan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan, BPJS Kesehatan Bersinergi dengan KPK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:42 WIB

Biaya Haji 2027 Naik Rp20 Juta, DPR Tolak Subsidi APBN: Bermasalah Secara Syariat!

Biaya Haji 2027 Naik Rp20 Juta, DPR Tolak Subsidi APBN: Bermasalah Secara Syariat!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34 WIB

×