Istana Bongkar Maksud Prabowo Absen Para Ketum Parpol dan Singgung Kekuatan Koalisi

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 20:02 WIB
Istana Bongkar Maksud Prabowo Absen Para Ketum Parpol dan Singgung Kekuatan Koalisi
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (Suara.com/Novian)
  • Presiden Prabowo Subianto melontarkan kelakar meminta pengawasan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam rapat kabinet.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi mengklarifikasi bahwa ucapan tersebut murni penekanan pentingnya persatuan dan kekompakan koalisi.
  • Prasetyo menyatakan presiden puas kinerja kabinet solid, mencontohkan keberhasilan lintas kementerian di sektor pangan.

Suara.com - Sebuah kelakar yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto di tengah rapat kabinet menjadi sorotan tajam. Ucapan yang meminta koalisi untuk "mengawasi" Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), memicu berbagai spekulasi.

Tak ingin isu bergulir liar, pihak Istana Kepresidenan pun segera buka suara untuk meluruskan makna di balik guyonan sang presiden.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tampil untuk menjelaskan konteks sebenarnya dari ucapan Prabowo saat mengabsen para ketua umum partai yang kini duduk di jajaran menterinya dalam sebuah retret di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada masalah atau friksi internal di balik pernyataan tersebut.

Menurutnya, ucapan Prabowo murni bertujuan untuk menggarisbawahi betapa krusialnya persatuan dan kekompakan koalisi dalam menjalankan roda pemerintahan dan menyukseskan seluruh program yang telah dicanangkan.

"Enggak, itu kan bagian dari beliau ingin kita semua bagian dari Koalisi Merah Putih yang terdiri dari gabungan partai-partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun yang belum memiliki kursi di parlemen. Kita ingin menunjukkan bahwa kita harus menjadi koalisi yang solid karena dibutuhkanlah persatuan, dibutuhkanlah kerja sama untuk dapat mencapai seluruh program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah," tutur Pras saat sesi istirahat untuk jeda makan dan Salat Maghrib di Hambalang, Selasa (6/1/2026).

Lebih lanjut, Prasetyo menepis adanya evaluasi atau koreksi dari presiden terkait kurangnya kerja sama antarpartai di dalam koalisi.

Ia menyebut, Prabowo justru merasa puas dengan kinerja kabinet selama satu tahun terakhir yang dinilai bekerja keras tanpa memandang sekat-sekat partai.

"Hampir tidak ada karena bapak presiden merasa bahwa kita semua dalam satu tahun menurut penilaian dari bapak presiden, semua bekerja keras tidak memandang unsur partai. Semua memaknai bahwa amanah yang diberikan oleh bapak presiden itu adalah amanah dari seluruh rakyat Indonesia dan kita semua bekerja sama," tegasnya.

Sebagai bukti nyata soliditas tersebut, Prasetyo mencontohkan keberhasilan di sektor pangan yang merupakan hasil kerja keroyokan lintas kementerian.

Menurutnya, jajaran kabinet selalu berorientasi pada tujuan bersama, bukan pada latar belakang politik masing-masing.

"Salah satu contohnya misalnya keberhasilan kita di bidang pangan itu tidak hanya dikerjakan oleh Kementerian Pertanian karena beberapa kementerian terkait semua terlibat di dalamnya, baik yang berkenaan dengan masalah regulasi, kemudian berkenaan dengan masalah BUMN karena ketersediaan pupuk, kemudian juga berkenaan dengan masalah irigasi di mana di situ teman-teman dari PU juga berperan sangat aktif," papar Pras.

Kerja sama inilah, kata Pras, yang menjadi fondasi yang ingin terus diperkuat oleh Prabowo sejak awal pembentukan kabinet.

"Itulah kerja sama yang sedari awal kabinet ini bapak presiden melakukan retret di Magelang dengan harapan terjadi kerja sama di antara seluruh anggota Kabinet Merah Putih," ujar Pras.

Momen Kelakar Prabowo yang Jadi Sorotan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program MBG Diejek Pakar, Prabowo: Hei Orang-orang Pintar, Lihat dengan Mata dan Hati

Program MBG Diejek Pakar, Prabowo: Hei Orang-orang Pintar, Lihat dengan Mata dan Hati

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27 WIB

Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu

Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:01 WIB

Momen Jenaka di Retret Hambalang: Prabowo Minta Koalisi Awasi Terus Cak Imin, Kenapa?

Momen Jenaka di Retret Hambalang: Prabowo Minta Koalisi Awasi Terus Cak Imin, Kenapa?

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:49 WIB

Prabowo ke Kabinet: Kalau Orang Jahat Mengejek Kita, Berarti Kita Benar

Prabowo ke Kabinet: Kalau Orang Jahat Mengejek Kita, Berarti Kita Benar

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:30 WIB

Bakal Ada Evaluasi Besar-besaran? Ini Bocoran Retret Kabinet di Hambalang

Bakal Ada Evaluasi Besar-besaran? Ini Bocoran Retret Kabinet di Hambalang

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:21 WIB

Taklimat Prabowo di Retret Hambalang: Singgung Evaluasi Kerja 2025 dan Sasaran ke Depan

Taklimat Prabowo di Retret Hambalang: Singgung Evaluasi Kerja 2025 dan Sasaran ke Depan

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:05 WIB

Dasco Ungkap Alasan Prabowo Buat Retret Kabinet di Hambalang: Satukan Visi untuk Program 2026

Dasco Ungkap Alasan Prabowo Buat Retret Kabinet di Hambalang: Satukan Visi untuk Program 2026

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:01 WIB

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:57 WIB

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:42 WIB

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:36 WIB

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:33 WIB

Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto

Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:32 WIB

Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh

Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang

Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:22 WIB

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:55 WIB