Tanggapi Survei LSI Denny JA, PKB Sebut Pilkada Lewat DPRD Bagian dari Demokrasi

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 08 Januari 2026 | 16:53 WIB
Tanggapi Survei LSI Denny JA, PKB Sebut Pilkada Lewat DPRD Bagian dari Demokrasi
Ketua DPP PKB, Daniel Johan. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Survei LSI Denny JA menunjukkan 66,1% publik Indonesia menolak keras wacana pengembalian Pilkada ke tangan DPRD.
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka diskusi opsi Pilkada melalui DPRD sebagai upaya efisiensi dan menekan politik biaya tinggi.
  • PKB menekankan pentingnya penguatan uji publik dan transparansi jika Pilkada melalui DPRD jadi dipertimbangkan.

Suara.com - Mayoritas publik Indonesia secara tegas menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dikembalikan ke tangan DPRD. Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan angka penolakan masif mencapai 66,1 persen.

Namun, di tengah gelombang penolakan tersebut, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru membuka pintu diskusi dan membeberkan sejumlah alasan mengapa opsi tersebut layak dipertimbangkan.

Sikap kontras ini menjadi perdebatan panas di ranah politik, mempertanyakan apakah efisiensi demokrasi harus mengorbankan hak pilih langsung warga negara.

Penolakan Masif dari Publik

Temuan LSI Denny JA menjadi tamparan keras bagi para penggagas wacana Pilkada melalui DPRD. Peneliti Senior LSI Denny JA, Ardian Sopa, memaparkan bahwa angka penolakan yang mencapai 66,1 persen tidak bisa dianggap remeh.

Responden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju, atau tidak setuju sama sekali jauh melampaui mereka yang setuju (28,6 persen).

"Dari data ini kita bisa lihat bahwa di atas 65 persen menolak Pilkada DPRD, angka ini bukan angka yang kecil, tetapi merupakan angka yang masif juga sistemik," kata Ardian saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Rabu (7/1/2025).

Ardian menegaskan bahwa penolakan ini bersifat menyeluruh dan tidak terkotak-kotak oleh demografi tertentu.

Baik laki-laki maupun perempuan, warga kota maupun desa, semua menunjukkan tren penolakan yang serupa.

baca juga

"Kemudian baik yang di desa maupun yang di kota pun menolak. Isu ini tidak hanya milik masyarakat di perkotaan, tapi masyarakat desa juga," jelasnya.

Argumen PKB: Demokrasi Efektif dan Hemat Biaya

Merespons hasil survei tersebut, Ketua DPP PKB, Daniel Johan, memberikan pandangan berbeda.

Menurutnya, usulan Pilkada lewat DPRD bukanlah langkah mundur, melainkan sebuah upaya mencari format demokrasi yang lebih efektif untuk menyejahterakan rakyat.

Ia berpendapat, mekanisme ini tetap demokratis selama dikelola secara transparan dan partisipatif.

Salah satu kuncinya, kata Daniel, adalah dengan memperkuat mekanisme uji publik bagi para calon kepala daerah.

"Salah satu poin penting yang dapat diperkuat adalah uji publik calon secara terbuka dan partisipatif. Dengan begitu, masyarakat tetap memiliki ruang untuk menilai rekam jejak, kapasitas, dan integritas para calon kepala daerah," kata Daniel kepada wartawan, Kamis (8/1/2025).

Selain itu, Daniel menyoroti salah satu penyakit kronis dalam Pilkada langsung: politik biaya tinggi (high cost politics).

Menurutnya, pemilihan melalui DPRD bisa menjadi solusi untuk menekan biaya politik yang sangat mahal, yang sering kali menjadi akar dari praktik korupsi kepala daerah terpilih.

Ia juga bernostalgia tentang era ketika pemilihan di legislatif mampu melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas dan teruji, bukan sekadar menang karena popularitas sesaat.

"Dulu, setiap Gubernur yang dipilih merupakan para Bupati dan Walikota terbaik yang ada saat itu. Sehingga, mereka benar-benar bisa bekerja dan diandalkan dalam membawa kemajuan daerah, bukan sekadar populer. Kita berharap hal itu bisa kita wujudkan kembali," ungkapnya.

Meski memiliki sejumlah argumen, Daniel menegaskan bahwa PKB tidak menutup telinga.

Pihaknya menyatakan wacana ini masih sangat terbuka untuk dikaji lebih dalam dengan melibatkan masukan dari seluruh elemen masyarakat.

"PKB berpandangan diskursus ini masih terbuka untuk dikaji, agar mekanisme yang dipilih benar-benar memperkuat demokrasi, menghadirkan pemimpin berkualitas, dan berpihak pada kepentingan rakyat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba

Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:55 WIB

Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD

Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:32 WIB

Gen Z Paling Vokal! 84 Persen Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Gen Z Paling Vokal! 84 Persen Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:18 WIB

Hanif Dhakiri Sebut Kelakar Prabowo Soal PKB Harus Diawasi' sebagai Humor Politik yang Sehat

Hanif Dhakiri Sebut Kelakar Prabowo Soal PKB Harus Diawasi' sebagai Humor Politik yang Sehat

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:37 WIB

Sebut Sudah Ada Lobi Agar Dukung Pilkada via DPRD, Polikus PDIP: Sikap Kita Tak Akan Berubah!

Sebut Sudah Ada Lobi Agar Dukung Pilkada via DPRD, Polikus PDIP: Sikap Kita Tak Akan Berubah!

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:20 WIB

Dasco Minta Elite Stop Gaduh Pilkada Lewat DPRD, Fokus Dulu Tangani Bencana Sumatera

Dasco Minta Elite Stop Gaduh Pilkada Lewat DPRD, Fokus Dulu Tangani Bencana Sumatera

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:05 WIB

Begini Respons Cak Imin Soal Kelakar Prabowo 'PKB Harus Diawasi'

Begini Respons Cak Imin Soal Kelakar Prabowo 'PKB Harus Diawasi'

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 06:59 WIB

Terkini

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

×