Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya

Bangun Santoso

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:16 WIB
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
Mantan Ketua Reformasi Politik Nasional Prof. Ryaas Rasyid. (bidik layar video)
baca 10 detik
  • Prof. Ryaas Rasyid mengkritik keras kerusakan alam besar akibat izin dari pemerintah pusat sejak 2004.
  • Kewenangan strategis pengelolaan sumber daya alam yang ditarik ke pusat menyebabkan pemda kehilangan kontrol efektif.
  • Pemerintah pusat dianggap sembrono menerbitkan ribuan izin tanpa pengawasan memadai, memicu bencana alam daerah.

Suara.com - Kritik tajam dilontarkan mantan Ketua Reformasi Politik Nasional Prof. Ryaas Rasyid terkait masifnya kerusakan alam, khususnya hutan dan pertambangan di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, pihak yang paling bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan tersebut bukanlah pemerintah daerah, melainkan pemerintah pusat di Jakarta.

Ryaas menjelaskan, bahwa sejak tahun 2004, kewenangan strategis terkait pengelolaan sumber daya alam telah ditarik kembali ke pusat.

Hal ini membuat pemerintah daerah kehilangan kontrol atas eksploitasi lahan di wilayah mereka sendiri.

"Jadi sejak 2004 itu, kewenangan semua sudah pindah ke Jakarta lagi tidak ada lagi di daerah, Jadi yang paling bertanggung jawab atas kerusakan itu bukan kepala daerah," ujar Ryaas dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, Kamis (8/1/2026).

Mantan Ketua Reformasi Politik Nasional itu menyoroti sikap pemerintah pusat yang dinilai sembrono dalam menerbitkan ribuan izin pertambangan dan kehutanan.

Ia menilai, Jakarta hanya fokus pada pengeluaran izin tanpa dibarengi dengan instrumen pengawasan yang efektif di lapangan.

"Secara sembrono mengeluarkan sekian ribu izin pertambangan dan kehutanan untuk membabat kayu tanpa pengawasan yang cukup. Kita hanya tahu keluarkan izin," katanya.

Lebih lanjut, Ryaas menolak narasi yang selalu menyalahkan faktor iklim sebagai penyebab utama bencana banjir di daerah. Baginya, banjir bandang yang kerap melanda Kalimantan dan Sumatera adalah bukti nyata dari penggundulan hutan yang direstui oleh izin-izin dari pusat.

baca juga

Ia berpendapat bahwa hutan yang utuh jauh lebih efektif dalam menangkal bencana dibandingkan perdebatan soal perubahan iklim.

"Anda tidak bisa mengatakan itu hanya karena bencana alam. Selama ini kita hujan juga tidak terlalu bencana, faktanya, di daerah yang tidak ada penggundulan hutan, tetap aman saat musim hujan. Kerusakan di Kalimantan dan Sumatera itu luar biasa, dan itu semua tanggung jawab pemerintahan nasional," tambah Ryaas.

Ia menilai praktik obral izin ini merupakan bentuk pengabaian terhadap hak rakyat untuk memperoleh kehidupan yang layak dan aman.

Ryaas juga menyayangkan hilangnya fungsi kontrol yang seharusnya menjadi benteng perlindungan bagi kelestarian alam di daerah. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Polri Terjebak Permainan Politik Jokowi, Prof Ryaas Rasyid: Mereka Tidak Sadar!

Sebut Polri Terjebak Permainan Politik Jokowi, Prof Ryaas Rasyid: Mereka Tidak Sadar!

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 12:50 WIB

Pengamat Desak DPR Panggil Zulhas Soal Keterlibatan Kerusakan Lingkungan

Pengamat Desak DPR Panggil Zulhas Soal Keterlibatan Kerusakan Lingkungan

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:05 WIB

Feminist Jakarta Serukan Negara Tanggung Jawab Atas Femisida dan Kerusakan Lingkungan

Feminist Jakarta Serukan Negara Tanggung Jawab Atas Femisida dan Kerusakan Lingkungan

News | Minggu, 07 Desember 2025 | 01:51 WIB

Habiburokhman Bela Zulhas yang Dituding Rusak Hutan hingga Bencana Sumatera: Agak Lucu Melihatnya!

Habiburokhman Bela Zulhas yang Dituding Rusak Hutan hingga Bencana Sumatera: Agak Lucu Melihatnya!

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 18:38 WIB

Gelar Panggung Musikal di Sarinah, Aktivis Sebut Banjir Sumatera Tragedi Ekologis

Gelar Panggung Musikal di Sarinah, Aktivis Sebut Banjir Sumatera Tragedi Ekologis

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 16:58 WIB

Soal Kerusakan Alam, Pakar Lingkungan Nilai Pemerintah Periode Ini Tak Bisa Disalahkan Sepenuhnya

Soal Kerusakan Alam, Pakar Lingkungan Nilai Pemerintah Periode Ini Tak Bisa Disalahkan Sepenuhnya

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:05 WIB

Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan

Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:19 WIB

Terkini

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×