5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral

Erick Tanjung

Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:30 WIB
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
Pandji Pragiwaksono mendapat saat menyampaikan materi standup comedy-nya berjudul "Mens Rea" yang tayang di Netflix viral. [YouTube]
baca 10 detik
  • Pandji Pragiwaksono kritik politik dan hukum Indonesia dalam lawakan 'Mens Rea'.
  • Ia sindir budaya pilih pemimpin artis, politik gimmick, dan lemahnya oposisi.
  • Pandji juga soroti fenomena "No Viral, No Justice" dalam penegakan hukum.

Suara.com - Pertunjukan komedi spesial Pandji Pragiwaksono, 'Mens Rea', kembali menjadi perbincangan hangat setelah tayang tanpa sensor di Netflix. Dikenal dengan gayanya yang brutal, Pandji mengangkat berbagai isu politik dan sosial sensitif di Indonesia.

Berikut adalah lima poin sindiran tajamnya yang menuai sorotan:

1. Kultur Politik Jawa Barat: Pilih Pemimpin Berdasarkan Popularitas

Pandji menyentil budaya politik di Jawa Barat yang dinilainya cenderung memilih pemimpin berdasarkan popularitas sebagai artis, bukan kapasitas. Ia mencontohkan Dedi Mulyadi (artis YouTube), Deddy Mizwar (film), hingga Dede Yusuf (TV), dan menyebut ketenaran tidak selalu mencerminkan kualitas kepemimpinan.

2. Gimmick Mengalahkan Substansi

Pandji mengkritik merosotnya kualitas debat politik di Indonesia yang kini lebih menekankan pencitraan dan gimmick ketimbang gagasan. Ia menyinggung Presiden Jokowi terkait isu politik dinasti, Presiden Prabowo atas kontras citra "gemoy" dengan latar belakang militernya, serta menilai kinerja Wakil Presiden Gibran belum optimal.

3. Krisis Perumahan: Rumah Jadi Investasi, Bukan Kebutuhan

Menanggapi perdebatan antargenerasi soal sulitnya memiliki rumah, Pandji menyoroti praktik di mana rumah dan tanah dijadikan instrumen investasi oleh kelompok menengah ke atas. Hal ini menyebabkan harga melambung tinggi dan sulit dijangkau oleh generasi muda. Ia mendesak pemerintah untuk mengendalikan harga properti komersial.

4. Koalisi Gemuk Lemahkan Demokrasi

baca juga

Pandji mengkritik kondisi politik pasca-Pilpres 2024, di mana hampir seluruh partai politik bergabung ke dalam pemerintahan. Menurutnya, minimnya oposisi telah melemahkan fungsi kontrol (check and balances) dan berisiko membuat pemerintahan berjalan tanpa pengawasan yang kuat.

5. Fenomena 'No Viral, No Justice'

Sindiran paling pedas ditujukan pada bobroknya sistem hukum di Indonesia.

Pandji menyoroti fenomena di mana keadilan seringkali baru bergerak setelah sebuah kasus menjadi viral di media sosial. Ia menilai hal ini menunjukkan lemahnya sistem hukum formal dan merosotnya kepercayaan publik pada aparat penegak hukum.

"Berharap kepada siapa? Polisi kita membunuh, tentara kita berpolitik, presiden kita mau memaafkan koruptor, wakil presiden kita… Gibran,” pungkas Pandji dalam pertunjukannya.

__________________________

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi

Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:26 WIB

Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?

Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:15 WIB

PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi

PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

×