Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:44 WIB
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melontarkan kritik tajam terhadap arah kebijakan pembangunan nasional dalam pidato politiknya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). (Tim Media PDIP)
  • Megawati menilai bencana alam yang terjadi merupakan akibat kebijakan pembangunan yang mengabaikan lingkungan.

  • Ia menolak pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan ekologis.

  • PDI Perjuangan diminta konsisten membela rakyat dan kelestarian alam.

 
 

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melontarkan kritik tajam terhadap arah kebijakan pembangunan nasional dalam pidato politiknya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53.

Megawati menyoroti maraknya regulasi yang dinilai terlalu memanjakan konsesi besar sehingga memicu bencana ekologis masif di berbagai wilayah Indonesia.

Ia secara spesifik menghubungkan kerusakan lingkungan di wilayah hulu dengan rentetan bencana hidrometeorologi yang baru-baru ini melumpuhkan puluhan kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Menurutnya, banjir ekstrem dan longsor tersebut bukanlah sekadar peristiwa alam, melainkan dampak nyata dari perubahan fungsi lahan penyangga menjadi kawasan eksploitasi demi kepentingan segelintir pihak.

“Undang-undang dan regulasi yang memberi karpet merah pada konsesi besar telah membuka jalan bagi deforestasi, perampasan tanah, dan penghancuran ekosistem,” tegas Megawati di hadapan ribuan kader partai dalam acara yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan bahwa pembukaan hutan secara masif untuk tanaman monokultur telah menghilangkan kemampuan alami bumi dalam menyerap air.

Dampaknya, rakyat kecil di wilayah hilir yang tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan justru menjadi pihak yang paling menderita.

Ia pun menegaskan bahwa PDI Perjuangan menolak keras model pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan angka, namun mengabaikan keadilan ekologis.

Ia juga mengingatkan kembali pesan Proklamator Bung Karno pada tahun 1946 mengenai vitalnya keberadaan hutan bagi kelangsungan hidup bangsa.

Bagi Megawati, praktik eksploitasi yang terjadi saat ini merupakan kemunduran besar bagi nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

“Atas nama pembangunan, rakyat disingkirkan dan alam dikorbankan. Ini bukan pembangunan, melainkan pembangunan tanpa keadilan dan tanpa peradaban,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi instruksi langsung bagi seluruh kader PDI Perjuangan, baik di jajaran eksekutif maupun legislatif, agar berani menyuarakan kebenaran ekologis dan melawan setiap kebijakan yang merusak bumi.

Megawati menekankan bahwa legitimasi sebuah partai politik tidak hanya diukur dari jumlah kursi kekuasaan, melainkan dari keberpihakannya terhadap rakyat dan kelestarian alam.

Melalui Rakernas I yang mengusung tema “Satyam Eva Jayate” ini, PDI Perjuangan berkomitmen memperkuat agenda strategis untuk menghadapi krisis ekologis demi keselamatan masa depan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan

Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:39 WIB

Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:22 WIB

Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani

Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:51 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra

Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:04 WIB

DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026

DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:55 WIB

Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra

Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:15 WIB

PDIP Kenalkan Maskot Banteng Barata, Prananda Prabowo: Melambangkan Kekuatan Rakyat

PDIP Kenalkan Maskot Banteng Barata, Prananda Prabowo: Melambangkan Kekuatan Rakyat

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:56 WIB

Undang Rocky Gerung, PDIP Bahas Isu yang Jadi Sorotan Masyarakat di Rakernas

Undang Rocky Gerung, PDIP Bahas Isu yang Jadi Sorotan Masyarakat di Rakernas

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:40 WIB

Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol

Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:54 WIB

Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026

Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:42 WIB

Terkini

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

News | Senin, 13 April 2026 | 14:48 WIB

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:31 WIB

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB