IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?

Bella | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:24 WIB
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
Ilustrasi IKN Nusantara. (Suara.com/Syahda)
  • Kawasan IKN dikunjungi hampir 300 ribu orang antara Desember 2025 hingga Januari 2026, termasuk kunjungan Wapres Gibran dan Presiden Prabowo.
  • Pemerintahan Prabowo menegaskan IKN tetap berlanjut dan mengukuhkannya sebagai ibu kota politik mulai tahun 2028 melalui Perpres Nomor 79 Tahun 2025.
  • Pembicaraan publik mengenai IKN meredup karena fokus pemerintahan kini beralih ke program prioritas lain, meskipun pembangunan tetap berjalan.

Suara.com - Kawasan pusat Ibu Kota Nusantara (IKN) mendadak ramai. Hampir 300 ribu orang secara bergantian berkunjung ke kawasan tersebut pada 25 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Jumlah kendaraan yang datang tercatat mencapai 76 ribu unit.

Kehadiran pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) seolah menjadi penanda bahwa napas IKN masih ada, meski pembicaraan mengenai pemindahan ibu kota kini mulai mereda.

Bukan hanya masyarakat umum, kepala negara pun turut hadir. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat melakukan kunjungan kerja selama dua hari, Selasa (30/12/2025) dan Rabu (31/12/2025).

Akun Instagram @ikn_id membagikan potret Gibran bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

“Masjid Negara, Basilika, sekolah tingkat SMP dan SMA, Pasar Modern di KIPP, Pasar Sepaku, area glamping, SMA Taruna Nusantara, hingga kawasan legislatif menjadi bagian dari rangkaian kunjungan tersebut,” tulis akun @ikn_id, menyebutkan lokasi yang dikunjungi Gibran selama berada di IKN.

Terbaru, Presiden Prabowo Subianto juga berkunjung ke IKN. Helikopter kepresidenan yang ditumpangi Prabowo mendarat di halaman Istana Negara IKN pada pukul 17.45 WIB, Senin (12/1/2026).

Kunjungan Prabowo ke IKN dilakukan di sela agenda kerja di Pulau Kalimantan. Pada pagi hari, Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh provinsi yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Setelah itu, Prabowo bertolak ke Kalimantan Timur untuk meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Usai dari sana, Prabowo melanjutkan perjalanan udara menuju IKN.

Mengapa Pembicaraan IKN Mulai Meredup?

Setelah pergantian pemerintahan dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke Presiden Prabowo, pembicaraan mengenai IKN memang tidak segencar pada era Jokowi.

Meski demikian, pemerintahan Prabowo menegaskan proyek pembangunan IKN tetap berlanjut. Prabowo bahkan mengambil keputusan monumental dengan mengukuhkan status Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai ibu kota politik mulai tahun 2028.

Penetapan tersebut dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang diundangkan pada 30 Juni 2025.

Dalam beleid itu secara eksplisit disebutkan bahwa, “Perencanaan dan pembangunan kawasan, serta pemindahan ke Ibu Kota Nusantara dilaksanakan sebagai upaya mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara menjadi ibu kota politik pada tahun 2028.”

Sejalan dengan kebijakan tersebut, pemerintah terus menggencarkan pembangunan infrastruktur di kawasan IKN.

Jarangnya IKN masuk dalam pembahasan publik maupun agenda utama pemerintah juga dirasakan Cusdiawan, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pamulang.

Ia memandang wajar jika IKN kini tidak lagi menjadi topik hangat. Sebab, gagasan besar yang diputuskan Presiden ke-7 Joko Widodo tersebut tidak lagi menjadi program prioritas pemerintahan saat ini.

“Dalam hemat saya, isu IKN terlihat redup karena bukan prioritas dan program unggulan kepemimpinan saat ini, meskipun di sisi lain pemerintahan sekarang berkomitmen melanjutkannya,” kata Cusdiawan kepada Suara.com, Senin (12/1/2026).

Sepanjang satu tahun pemerintahan berjalan, prioritas dan program unggulan pemerintah adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Cusdiawan menilai energi publik lebih banyak tersedot pada isu MBG, sehingga pembicaraan soal IKN terkesan terpinggirkan.

“Belum lagi kalau kita bicara soal naluri alami seorang pemimpin yang ingin meninggalkan legacy,” ujarnya.

Ada Masalah Serius dalam Pembangunan IKN?

Infografis IKN Nusantara - Mengapa narasi IKN meredup meski pembangunannya terus dikebut? (Suara.com/Syahda)
Infografis IKN Nusantara - Mengapa narasi IKN meredup meski pembangunannya terus dikebut? (Suara.com/Syahda)

Terlepas dari perdebatan desain struktur dan ketatanegaraan, kebijakan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan merupakan kebijakan yang baik, visioner, dan cukup radikal. Terlebih jika keputusan tersebut diambil sebagai solusi atas persoalan klasik pembangunan, seperti ketimpangan antarwilayah.

Dengan demikian, kehadiran IKN diharapkan menjadi episentrum baru yang mampu menggerakkan daerah-daerah sekitarnya. Cusdiawan menyebut, selama ini kebijakan yang bersifat parsial terbukti kurang berhasil mengatasi persoalan pemerataan pembangunan.

Namun, dalam implementasinya—terutama pada era Jokowi—pemindahan ibu kota justru mengalami distorsi dan disorientasi.

“Di era Pak Jokowi, yang terlihat adalah betapa ambisiusnya beliau dalam meninggalkan legacy politik, sehingga dari sisi implementasi pembangunan terkesan tergesa-gesa dan lebih didominasi pertimbangan politis dibanding teknokratis,” kata Cusdiawan.

Bagaimana Posisi IKN dalam Agenda Pemerintahan Prabowo?

Anggaran besar yang telah digunakan untuk pembangunan IKN tentu tidak akan disia-siakan. Mau tidak mau, proyek pemindahan ibu kota akan terus dilanjutkan oleh pemerintahan baru.

Namun demikian, tantangan utama pembangunan IKN terletak pada political will setiap kepemimpinan.

“Tapi saya rasa, dengan besarnya anggaran yang sudah dihabiskan, bukan pilihan rasional untuk meninggalkan program ini,” ujar Cusdiawan.

Apa Ujian Sesungguhnya bagi Keberlanjutan IKN?

Cusdiawan kembali menegaskan bahwa political will setiap rezim merupakan faktor kunci keberlanjutan pembangunan IKN.

Pemerintah perlu menunjukkan keseriusan agar pembangunan IKN tidak keluar dari landasan filosofis dan teknokratis yang telah dirancang sejak awal.

Menjaga nyala pembangunan IKN tetap terjaga juga membutuhkan peran aktif publik dalam melakukan kontrol.

“Agar IKN bisa menjadi kota publik yang inklusif, mampu menjadi episentrum baru yang menggerakkan daerah sekitarnya, serta tumbuh sebagai smart forest city,” ujar Cusdiawan.

“Di sinilah IKN diharapkan sejalan dengan prinsip pembangunan yang menyeimbangkan pertumbuhan, pemerataan, dan keberlanjutan ekosistem,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka

Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:01 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, Usut Korupsi 'Diskon' Pajak Rp60 Miliar

KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, Usut Korupsi 'Diskon' Pajak Rp60 Miliar

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:52 WIB

Usut Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU

Usut Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:33 WIB

Negara Nyaris Tekor Rp60 Miliar, KPK Bongkar Skandal 'Main Mata' Petugas Pajak Jakut

Negara Nyaris Tekor Rp60 Miliar, KPK Bongkar Skandal 'Main Mata' Petugas Pajak Jakut

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:31 WIB

Tak Lagi Tampilkan Tersangka, KPK Diminta Seimbangkan Transparansi dan HAM

Tak Lagi Tampilkan Tersangka, KPK Diminta Seimbangkan Transparansi dan HAM

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18 WIB

11 Jam Geledah Kantor Pajak Jakut, KPK Sita Duit Valas Terkait Suap Diskon Pajak Rp60 M

11 Jam Geledah Kantor Pajak Jakut, KPK Sita Duit Valas Terkait Suap Diskon Pajak Rp60 M

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:02 WIB

'Wallahi, Billahi, Tallahi!' Surat Sumpah Abdul Wahid dari Sel KPK Gegerkan Riau

'Wallahi, Billahi, Tallahi!' Surat Sumpah Abdul Wahid dari Sel KPK Gegerkan Riau

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 10:41 WIB

Praktik Suap untuk Kurangi Nilai Pajak, 8 Orang Pegawai Pajak Diringkus KPK

Praktik Suap untuk Kurangi Nilai Pajak, 8 Orang Pegawai Pajak Diringkus KPK

Video | Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB

KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji

KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 12 Januari 2026 | 20:42 WIB

Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji

Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 12 Januari 2026 | 20:32 WIB

Terkini

Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo

Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:08 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:01 WIB

Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar

Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga

Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:48 WIB

Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!

Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:47 WIB

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:27 WIB

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:21 WIB

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:19 WIB

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:06 WIB