Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:46 WIB
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Partai Demokrat, melalui Dede Yusuf, menyatakan mengikuti kebijakan Presiden Prabowo terkait isu Pilkada, setelah evaluasi dua dekade demokrasi.
  • SBY telah menyerahkan keputusan strategis partai mengenai Pilkada kepada Ketua Umum AHY, fokus pada isu kemanusiaan mendesak.
  • Demokrat memprioritaskan fokus pada percepatan rehabilitasi bencana Sumatera, menunda perdebatan teknis Pilkada hingga mendekati 2031.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, memberikan penjelasan mengenai perubahan sikap politik partainya terkait wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak langsung atau melalui DPRD.

Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat saat ini memilih untuk mengikuti arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya, bahwa perubahan sikap ini didasari oleh evaluasi perjalanan demokrasi Indonesia selama dua dekade terakhir.

Ia menilai, setiap sistem pemilihan memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dikaji ulang secara berkala.

"Setiap periode, setiap konteks, kan kita sudah dua dekade melakukan itu (Pilkada langsung). Min plus-nya pasti ada. Undang-undang saja biasanya setelah 4-5 tahun itu pasti akan dievaluasi. Kami mencoba mengkaji, memanggil seluruh kepala daerah, termasuk menyerap masukan masyarakat," ujar Dede Yusuf di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (13/1/2026).

Terkait posisi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sebelumnya dikenal konsisten mendukung Pilkada langsung, Dede mengungkapkan bahwa Presiden ke-6 RI tersebut kini telah menyerahkan sepenuhnya keputusan strategis partai kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"(Sikap SBY) sudah diserahkan kepada Ketua Umum kami, Mas AHY, untuk mengambil keputusan terkait dengan kebijakan-kebijakan Partai Demokrat. Termasuk (soal Pilkada)," tegasnya.

Dede menambahkan bahwa SBY juga memberikan arahan agar partai tidak terjebak dalam perdebatan politik yang waktunya masih cukup jauh.

Mengingat siklus Pilkada berikutnya baru akan terjadi pada 2031, SBY meminta Demokrat fokus pada urusan kemanusiaan yang lebih mendesak.

baca juga

Saat ini, fokus utama Partai Demokrat dan pemerintah adalah percepatan rehabilitasi bencana di Sumatera, di mana Menteri Dalam Negeri telah ditunjuk sebagai Ketua Satgas. Dede menyebut penanganan bencana ini jauh lebih penting daripada meributkan mekanisme Pilkada saat ini.

"Proses ini masih panjang. Ada rehabilitasi bencana di Sumatera yang membutuhkan proses dan biaya besar. Pak SBY mengatakan kita fokus pembenahan ini dulu. Urusan pilihan masih 2031. Jadi, pada prinsipnya saat ini kita ikut dengan rencana Presiden (Prabowo)," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dede menyampaikan bahwa urusan teknis mengenai sistem pemilihan nantinya akan dibahas secara mendalam melalui Panitia Kerja (Panja) UU Pemilu di DPR.

Namun untuk saat ini, Demokrat memilih untuk menjaga kondusivitas dengan mendukung kebijakan pemerintah.

"Kita akan melakukan pembahasan demi pembahasan ke depan. Sederhananya seperti itu karena kami tetap akan menerima masukan dari masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY

Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:36 WIB

SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY

SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 10:16 WIB

Lobi Prabowo-SBY Bikin Demokrat Ubah Sikap Soal Pilkada? Ini Kata Gerindra

Lobi Prabowo-SBY Bikin Demokrat Ubah Sikap Soal Pilkada? Ini Kata Gerindra

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 18:49 WIB

Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD

Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:32 WIB

SBY dan Hoax Ijazah Jokowi, Manuver Demokrat di Pusaran Politik Digital

SBY dan Hoax Ijazah Jokowi, Manuver Demokrat di Pusaran Politik Digital

Liks | Kamis, 08 Januari 2026 | 08:21 WIB

Gen Z Paling Vokal! 84 Persen Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Gen Z Paling Vokal! 84 Persen Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:18 WIB

Perang Lawan Hoax SBY: Demokrat Polisikan 4 Akun YouTube dan TikTok, Ini Daftarnya

Perang Lawan Hoax SBY: Demokrat Polisikan 4 Akun YouTube dan TikTok, Ini Daftarnya

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:21 WIB

Terkini

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

×