Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:39 WIB
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan
Ilustrasi bus Transjakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Transjakarta meminta maaf atas insiden Novianis, penumpang disabilitas netra, terjatuh di saluran air dekat Halte Kejaksaan Agung.
  • Peristiwa terjadi pada Minggu (11/1/2026) saat layanan Transcare mengantar, memicu kritik setelah viral pada Senin (12/1/2026).
  • Transjakarta melakukan kunjungan dan berjanji evaluasi petugas serta memperketat SOP pendampingan pelanggan disabilitas.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akhirnya buka suara terkait insiden memprihatinkan yang menimpa seorang penumpang disabilitas netra di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan.

Pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf yang tulus serta rasa prihatin mendalam atas musibah yang dialami oleh pelanggan bernama Novianis tersebut.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Transjakarta memohon maaf sebesar-besarnya kepada Saudari Novianis atas ketidaknyamanan dan musibah yang dialami," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Peristiwa nahas ini bermula saat Novianis menggunakan layanan Transcare dan turun di titik aman menuju area halte Kejaksaan Agung pada Minggu (11/1/2026) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terjatuh ke dalam saluran air di area pedestrian yang berjarak sekitar 150 meter dari halte hingga mengalami luka lebam.

Kabar mengenai jatuhnya pelanggan tunanetra ini mendadak viral di media sosial sejak Senin (12/1/2026) dan memicu gelombang kritik dari warganet.

Tjahyadi, dalam lanjutan keterangannya, menegaskan bahwa keselamatan pelanggan prioritas adalah hal yang tidak dapat ditawar.

Saat insiden terjadi, layanan Transcare langsung melanjutkan perjalanan untuk mengantarkan empat pelanggan lainnya ke lokasi tujuan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, tim Transjakarta telah melakukan kunjungan langsung atau service recovery ke kediaman korban pada Senin (12/1/2026).

Baca Juga: Jakarta Hujan Deras, Sejumlah Koridor Transjakarta Alami Perpendekan Jalur Akibat Genangan Air

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan Novianis sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara personal kepada pihak keluarga.

"Kami menyadari bahwa dalam melayani pelanggan disabilitas, aspek pendampingan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati hingga memastikan pelanggan berada di zona yang benar-benar aman," kata Tjahyadi.

Manajemen Transjakarta juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pramusapa dan petugas operasional yang bertugas di lapangan.

Pihak perusahaan pun berjanji untuk memperketat penerapan Standard Operating Procedure (SOP) demi menjamin keamanan pelanggan di masa mendatang.

"Kami sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh pramusapa dan petugas operasional di lapangan. Kami akan memperketat penerapan Standard Operating Procedure (SOP), khususnya mengenai kewajiban petugas untuk menuntun pelanggan disabilitas hingga titik yang benar-benar aman dan terhubung dengan aksesibilitas yang memadai. Pelatihan sensitivitas layanan bagi pelanggan prioritas akan kami tingkatkan kembali bagi seluruh jajaran garda terdepan kami," tegasnya.

Transjakarta turut mengapresiasi perhatian publik serta media yang menjadi pengingat penting bagi perusahaan untuk terus berbenah diri.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI