7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit

Bangun Santoso

Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:58 WIB
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
Ilustrasi perkelahian
baca 10 detik
  • Konflik di SMKN 3 Tanjab Timur dipicu dugaan guru dihina, namun siswa mengklaim dipicu hinaan 'miskin'.
  • Insiden berlanjut dengan aksi guru menampar siswa dan pengeroyokan yang berujung guru mengacungkan celurit.
  • Setelah mediasi resmi digelar, sekolah dihentikan sementara dan nasib guru yang bersangkutan sedang dievaluasi.

Suara.com - Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh insiden kekerasan yang melibatkan tenaga pendidik dan peserta didik. Video viral yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan seorang guru oleh sejumlah siswa di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Jambi, memicu kehebohan publik.

Tak berhenti di situ, video lain yang menunjukkan guru yang sama mengacungkan celurit untuk membubarkan siswa membuat situasi semakin panas. Di balik dua video viral tersebut, terungkap serangkaian peristiwa kompleks yang penuh dengan klaim saling bertentangan.

Berikut adalah 7 fakta kunci yang terungkap dari insiden adu jotos guru vs siswa di Jambi:

1. Pemicu Versi Guru: Diteriaki Kata Tak Pantas

Menurut pengakuan Agus Saputra, guru Bahasa Inggris yang terlibat, insiden bermula saat ia mendengar seorang siswa meneriakinya dengan kata-kata tidak sopan saat ia berjalan di depan kelas. Merasa tidak dihormati, ia pun masuk ke dalam kelas untuk meminta pertanggungjawaban.

"Kejadiannya berawal peneguran siswa di kelas di saat belajar ada guru, dia (siswa) menegur dengan tidak hormat dan tidak sopan kepada saya, dengan meneriakkan kata yang tidak pantas kepada saya saat belajar," kata Agus, dikutip Rabu (14/1/2026).

2. Pemicu Versi Siswa: Dihina dengan Sebutan 'Miskin'

Narasi berbeda datang dari pihak siswa. Mereka mengklaim keributan dipicu oleh ucapan Agus Saputra sendiri yang dianggap menghina salah satu murid dengan sebutan 'miskin'. Namun, Agus membantah tudingan ini dan menyatakan ucapannya adalah bentuk motivasi, bukan ejekan.

"Iya saya melontarkan sebagai motivasi, saya tidak bermaksud mengejek. Saya menceritakan secara umum. Saya mengatakan, 'kalau kita kurang mampu, kalau bisa jangan bertingkah macam-macam'. Itu secara motivasi pembicaraan," tuturnya.

baca juga

3. Aksi Tampar di Dalam Kelas

Setelah masuk ke kelas, Agus mengaku siswa yang meneriakinya justru bersikap menantang. Hal ini memicu reaksi spontan dari sang guru yang berujung pada sebuah tamparan.

"Saya masuk ke kelas memanggil siapa yang meneriakkan saya seperti itu. Dia langsung menantang saya, akhir saya refleks menampar muka dia," ujar Agus, yang menilai tindakannya sebagai bagian dari pendidikan moral.

4. Mediasi Buntu Berujung Pengeroyokan

Ketegangan sempat coba diredam melalui mediasi. Namun, proses ini menemui jalan buntu. Siswa meminta Agus untuk meminta maaf.

Sementara Agus memberikan dua opsi, membuat petisi jika tidak ingin ia mengajar lagi atau para siswa harus berubah sikap. Setelah mediasi gagal, Agus mengaku dikeroyok saat berjalan menuju ruang guru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!

DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:33 WIB

Beroperasi Cuma Dua Hari, Pasar Rakyat di Muaro Jambi ini Langsung Terbengkalai

Beroperasi Cuma Dua Hari, Pasar Rakyat di Muaro Jambi ini Langsung Terbengkalai

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 15:57 WIB

Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah

Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:09 WIB

Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi

Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:47 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas

Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:02 WIB

Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis

Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:53 WIB

Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur

Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:27 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×