Banjir Belum Sepenuhnya Surut, KAI Telah Batalkan 34 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 | 14:24 WIB
Banjir Belum Sepenuhnya Surut, KAI Telah Batalkan 34 Perjalanan KA
Kereta Api 2. (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Hingga Senin (19/1/2026) pagi, KAI membatalkan 34 perjalanan KA jarak jauh akibat dampak banjir dan cuaca ekstrem akhir pekan lalu.
  • Di Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta, kecepatan kereta dibatasi maksimal 20-30 km/jam sambil perbaikan prasarana lanjutan.
  • KAI menyatakan gangguan ini akibat *force majeure* dan menjamin pengembalian bea tiket 100 persen bagi 38 ribu pelanggan terdampak.

Suara.com - Pemulihan operasional perjalanan kereta api akibat banjir di sejumlah lintasan belum sepenuhnya tuntas.

Hingga Senin (19/1/2026) pagi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membatalkan puluhan perjalanan kereta jarak jauh dan memberlakukan pembatasan kecepatan di beberapa jalur utama.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan, menyusul dampak banjir dan cuaca ekstrem yang melanda sejak akhir pekan lalu.

“Hingga pagi ini penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak memang menunjukkan kemajuan. Namun operasional tetap kami atur secara hati-hati dengan pembatasan kecepatan sesuai standar keselamatan,” kata Anne dalam keterangan resminya.

Di wilayah Daop 4 Semarang, lintasan Pekalongan–Sragi baru bisa dilalui kembali sekitar pukul 05.10 WIB setelah genangan air di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani. Meski demikian, kereta yang melintas masih dibatasi kecepatannya maksimal 30 kilometer per jam.

Pembatasan tersebut diberlakukan sambil menunggu proses pemadatan batu balas menggunakan mesin Multi Tie Tamper (MTT), yang berfungsi mengembalikan geometri rel agar sesuai standar keselamatan.

Sebelumnya, perbaikan dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual, dan masih akan dilanjutkan hari ini dengan pekerjaan lanjutan, termasuk kemungkinan pemecokan menggunakan alat berat.

Situasi serupa terjadi di wilayah Daop 1 Jakarta. Genangan air di emplasemen Kampung Bandan memang telah tertangani, namun pemulihan dilakukan secara bertahap.

Pengangkatan jalur manual dan menggunakan kendaraan pemeliharaan jalan rel (KPJR) baru dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB.

Kereta api pertama yang melintas di lokasi tersebut hanya diizinkan melaju dengan kecepatan 20 kilometer per jam.

Kecepatan perjalanan berikutnya baru ditingkatkan secara bertahap setelah dilakukan evaluasi teknis lanjutan di lapangan.

Di tengah proses pemulihan itu, KAI mencatat masih membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh hingga Senin pagi.

Secara kumulatif, sekitar 38 ribu pelanggan tercatat telah melakukan pembatalan tiket.

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” ujar Anne.

KAI menyebut gangguan operasional ini dipicu oleh curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1) yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Sejarah Otomotif: Siapa Penemu Mobil Pertama di Dunia?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI