Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:11 WIB
Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipanas, Cianjur, pada Senin (19/1/2026) dini hari. [Dok. BGN]
  • Viral video menu kering MBG di Bekasi yang disebut jatah dua hari.
  • Pihak SPPG klarifikasi, menu itu untuk satu hari karena jadwal dimajukan.
  • Masalah diselesaikan lewat mediasi, wali murid sampaikan permohonan maaf.

Suara.com - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mustikasari 4, Kota Bekasi, Ageng Wicaksono, memberikan klarifikasi terkait video viral menu kering program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinarasikan sebagai jatah untuk dua hari. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut adalah sebuah kesalahpahaman.

Video yang beredar di media sosial itu menampilkan menu berupa pisang, ubi ungu, dan kental manis, yang menuai kritik karena dinilai jauh dari standar gizi seimbang.

Kronologi Kesalahpahaman

Ageng menjelaskan, kesalahpahaman terjadi pada Kamis (15/1/2026), saat dua jenis menu—basah dan kering—dikirim secara bersamaan ke MI Nurul Anwar. Menu basah (spageti, tahu crispy, sayuran) untuk hari Kamis, sementara menu kering untuk hari Sabtu, karena pada hari Jumat tidak ada distribusi.

"Ada kesalahpahaman terkait menu saat itu. Paket hari Sabtu maju menjadi Kamis, sementara di hari Kamis kami masih memberikan menu basah," ujarnya, Senin (19/1/2026).

Menu kering yang seharusnya untuk satu hari konsumsi inilah yang kemudian diviralkan oleh wali murid dan disebut sebagai jatah untuk dua hari.

Mediasi dan Permohonan Maaf

Menindaklanjuti polemik tersebut, pihak SPPG telah melakukan mediasi dengan penanggung jawab (Person in Charge/PIC) di sekolah. PIC MI Nurul Anwar, Azizah, menyampaikan permohonan maaf atas nama wali murid yang mengunggah video tersebut.

"Kami memohon maaf kepada pihak SPPG. Tindakan dari wali murid kami yang me-posting video bernarasi menu keringan itu dua hari, padahal kenyataannya untuk satu hari," jelas Azizah.

Ia menambahkan, para wali murid yang bersangkutan telah melakukan klarifikasi ulang di media sosial. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG juga telah memberikan menu pengganti tambahan.

Ageng memastikan situasi kini telah kondusif dan semua pihak sepakat untuk berdamai. Ke depan, SPPG akan memperkuat sosialisasi kepada orang tua murid agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya, media sosial ramai menyoroti video menu MBG yang diterima peserta didik di Bekasi karena dinilai jauh dari standar kelayakan dan disebut sebagai jatah dua hari. Dalam video tersebut terlihat menu berupa satu buah pisang, setengah potongan ubi ungu, serta kental manis dalam kemasan plastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Siap Pangkas Tengkulak, Janji Hubungkan Petani Langsung ke Dapur MBG

BGN Siap Pangkas Tengkulak, Janji Hubungkan Petani Langsung ke Dapur MBG

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:58 WIB

BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan

BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 09:09 WIB

Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 09:06 WIB

Terkini

Jelang Duel Indonesia vs Oman, Polisi Kerahkan 1.400 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jelang Duel Indonesia vs Oman, Polisi Kerahkan 1.400 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:55 WIB

Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini

Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:37 WIB

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:32 WIB

Oknum Brimob Ini Tak Cukup Dipecat, Bareskrim Turun Tangan Usut Perannya di Sarang Narkoba Samarinda

Oknum Brimob Ini Tak Cukup Dipecat, Bareskrim Turun Tangan Usut Perannya di Sarang Narkoba Samarinda

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:18 WIB

DPR: Korupsi di Imigrasi Jakarta Barat Cederai Reputasi Indonesia di Mata Dunia

DPR: Korupsi di Imigrasi Jakarta Barat Cederai Reputasi Indonesia di Mata Dunia

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:12 WIB

Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain

Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:50 WIB

Bukan Lagi Desain Keren, Tampilan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam Begini

Bukan Lagi Desain Keren, Tampilan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam Begini

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:49 WIB

KPK Buru Bukti Baru di Rumah Silmy Karim, Usut Aliran Rp145,5 Miliar Pemerasan Izin Tinggal WNA

KPK Buru Bukti Baru di Rumah Silmy Karim, Usut Aliran Rp145,5 Miliar Pemerasan Izin Tinggal WNA

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:37 WIB

JPO Senen Sentral Resmi Beroperasi Kembali Usai Direhabilitasi Total

JPO Senen Sentral Resmi Beroperasi Kembali Usai Direhabilitasi Total

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:27 WIB