Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Perkuat Kualitas SDM

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 21:35 WIB
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Perkuat Kualitas SDM
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pengembangan kualitas SDM perlu jadi fokus para pemimpin daerah. [Antara]
  • Mendagri Tito Karnavian menekankan penguatan SDM daerah sebagai kunci kemajuan bangsa saat Rakernas APKASI di Batam.
  • Presiden Prabowo menerapkan ekonomi sosialis kerakyatan melalui program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis untuk rakyat.
  • Daerah didorong maksimalkan PAD melalui sektor swasta, bukan hanya bergantung pada transfer dana pusat untuk melompat.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah memperkuat human capital atau kualitas sumber daya manusia (SDM) di masing-masing wilayah. Menurutnya, SDM menjadi kunci penting untuk menopang kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikan Tito saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026). Rakernas kali ini mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”.

Tito menilai, penguatan kualitas manusia di daerah menjadi salah satu penentu apakah suatu wilayah bisa tumbuh dan bersaing. Ia mencontohkan sejumlah negara yang minim sumber daya alam (SDA) namun mampu melesat menjadi negara maju.

Salah satu contoh yang disebut Tito adalah Singapura. Negara tersebut dinilai berhasil memaksimalkan potensi SDM sehingga mampu bersaing di level global meski memiliki keterbatasan SDA.

Dalam konteks itu, Tito menyinggung Presiden Prabowo Subianto yang sejak lama mengamati adanya paradoks negara dengan SDA melimpah namun masih berkutat dengan persoalan kemiskinan. Karena itu, ia menyebut Presiden menyiapkan kebijakan yang pro-rakyat dalam pemerintahannya.

“Pahami betul bahwa beliau (Presiden Prabowo) membalik dari konsep demokrasi ekonomi kapitalisme liberal yang menyerahkan kepada mekanisme pasar, intervensi pemerintah minimal, dan kemudian membuat terjadi perbedaan kaya dan miskin, dibalik menjadi ekonomi sosialis kerakyatan,” ujar Tito dalam keterangannya, dikutip Rabu (21/1/2026).

Tito mengatakan, Presiden Prabowo menggagas sejumlah program yang dinilai bisa dimanfaatkan daerah untuk mempercepat pembangunan. Beberapa program yang disebut di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), swasembada pangan, hingga program pro-rakyat lainnya.

Menurut Tito, program-program tersebut perlu dimaksimalkan pemerintah daerah agar dampaknya benar-benar terasa di masyarakat. Ia menekankan, pemda harus mampu menangkap peluang dari program prioritas nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat pembangunan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Tito menyatakan keyakinannya Indonesia berpeluang melompat menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar dunia. Keyakinan itu, kata dia, didukung berbagai prediksi dari pengamat dan lembaga ekonomi internasional.

Ia menyebut prediksi tersebut datang dari sejumlah lembaga seperti World Bank, International Monetary Fund (IMF), hingga McKinsey. Namun peluang itu, lanjut Tito, perlu ditopang daerah dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama lewat penguatan sektor swasta.

“Jangan pernah bermimpi untuk melompat [jika daerah hanya] mengandalkan APBD, apalagi melompat mengandalkan TKD, no way. Melompat itu akan kelihatan kalau swastanya hidup di daerah itu,” ungkapnya.

Tito menjelaskan, daerah perlu memiliki strategi agar tidak terus bergantung pada dana Transfer ke Daerah (TKD). Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah efisiensi dan optimalisasi belanja daerah melalui percepatan realisasi APBD.

Selain itu, daerah juga diminta melakukan inovasi sumber PAD yang tidak memberatkan masyarakat. Tito menambahkan, pemda dapat memanfaatkan program strategis nasional sebagai peluang pertumbuhan daerah, sekaligus mendorong peran swasta melalui kemudahan perizinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Dorong Percepatan Realisasi Pengembalian TKD bagi Pemda di 3 Provinsi Terdampak Bencana

Mendagri Dorong Percepatan Realisasi Pengembalian TKD bagi Pemda di 3 Provinsi Terdampak Bencana

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 15:50 WIB

Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa

Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 08:32 WIB

Dilantik Sebagai Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Keluarga

Dilantik Sebagai Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Keluarga

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 12:40 WIB

Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul

Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:58 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra

Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan

Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:05 WIB

Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya

Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:03 WIB

Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?

Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:01 WIB

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:52 WIB

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:41 WIB

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:29 WIB

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:15 WIB

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:00 WIB

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:53 WIB