Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:58 WIB
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian tegaskan lumpur sisa banjir Aceh dan Sumatra tidak dijual kepada pihak swasta.
  • Pemerintah fokus memanfaatkan lumpur tersebut sebagai material tanggul untuk mitigasi risiko banjir susulan.
  • Pemanfaatan tanggul ini bertujuan menahan luapan air agar tidak kembali menggenangi permukiman warga setempat.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan lumpur sisa banjir di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra tidak akan dijual ke pihak swasta. Pemerintah sudah berencana memanfaatkan lumpur tersebut sebagai tanggul untuk mengurangi risiko banjir susulan.

Wacana penjualan material lumpur akibat bencana di wilayah Sumatra itu pertama kali disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan laporan dari kepala daerah, Prabowo menyebut kalau ada pihak swasta yang tertarik membeli lumpur hasil pembersihan di permukiman maupun dari pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan.

Namun, Tito mengaku sampai saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai hal tersebut. 

“Banyak informasi ya bahwa katanya ada yang tertarik membeli lumpur. Saya belum dapat informasi yang pasti,” kata Tito usai melepas 1.142 taruna Kelautan Perikanan yang akan diterjunkan ke wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumatra, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini fokus pada pemanfaatan lumpur untuk kepentingan mitigasi bencana. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan Safrie Sjamsoeddin terkait penanganan lumpur di wilayah terdampak cukup parah, seperti Aceh Tamiang dan Meureudu.

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Menhan Bapak Safrie, terutama yang di Tamiang, di Meureudu, yang di daerah besar itu akan di-clear-kan lumpurnya, nanti akan digunakan tanggul,” ujarnya.

Tito menyebutkan kalau sedimentasi lumpur yang tinggi telah membuat permukaan sungai hampir sejajar dengan permukiman warga. Kondisi ini dinilai berbahaya jika terjadi hujan deras atau aliran air meningkat.

“Karena antara sungai dengan rumah penduduk sebelahnya itu sudah hampir rata karena sedimen. Jadi dikerok, setelah itu dijadikan tanggul,” jelasnya.

Tanggul tersebut nantinya berfungsi untuk menahan luapan air agar tidak kembali menggenangi permukiman warga saat terjadi banjir atau aliran air deras.

baca juga

“Untuk menjaga jangan sampai nanti kalau ada banjir atau ada aliran air yang deras tidak tumpah ke kanan-kiri. Itu konsepnya,” pungkas Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra

Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:43 WIB

Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera

Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:36 WIB

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×