Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 22 Januari 2026 | 08:10 WIB
Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?
Presiden Prabowo Subianto (dua kanan) dan Raja Charles III (kanan) menenteng cangkir teh saat memasuki ruangan pertemuan bersama kelompok filantropi lingkungan Indonesia-Inggris di Lancaster House, London, Inggris, Rabu (21/1/2026). (ANTARA/Galih Pradipta)
  • Presiden Prabowo bertemu PM Starmer dan Raja Charles III di Inggris, menghasilkan investasi £4 miliar dan kerja sama maritim.
  • Kerja sama pendidikan tinggi disepakati untuk mendirikan sepuluh kampus baru fokus pada kedokteran dan STEM di Indonesia.
  • Pertemuan dengan Raja Charles III mengamankan komitmen Inggris membantu pemulihan ekosistem 57 taman nasional di Indonesia.

Teddy menegaskan seluruh agenda kunjungan kepala negara ke luar negeri selalu diarahkan untuk menghasilkan manfaat konkret bagi Indonesia.

“Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan, ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” kata Teddy.

Pertemuan dengan Raja Charles III

Pertemuan Prabowo dengan Raja inggris Charles III di London, menghasilkan komitmen kerja sama antara Indonesia dan Inggris dalam upaya pemulihan ekosistem dan pelestarian lingkungan hidup, khususnya di kawasan taman nasional Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Raja Charles III (kedua kiri), Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo (ketiga kanan), Putra Presiden Prabowo Subianto Didit Hediprasetyo (tengah), Menteri Kesetaraan Inggris Seema Malhotra MP (kedua kanan), Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) saat menemui kelompok filantropi lingkungan Indonesia-Inggris di Lancaster House, London, Inggris, Rabu (21/1/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym]
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Raja Charles III (kedua kiri), Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo (ketiga kanan), Putra Presiden Prabowo Subianto Didit Hediprasetyo (tengah), Menteri Kesetaraan Inggris Seema Malhotra MP (kedua kanan), Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) saat menemui kelompok filantropi lingkungan Indonesia-Inggris di Lancaster House, London, Inggris, Rabu (21/1/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym]

Teddy dalam keterangannya menegaskan fokus utama pertemuan Prabowo dengan Raja Charles III adalah kerja sama di bidang lingkungan dan konservasi alam.

“Tadi Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles III, kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem dan memperindah pemulihan 57 taman nasional di Indonesia,” kata Teddy kepada awak media di Bandar Udara Stansted, London, Inggris.

Menurut Teddy kerja sama tersebut mencakup dukungan terhadap upaya konservasi yang telah dan sedang berjalan di sejumlah kawasan strategis.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Taman Nasional Way Kambas di Lampung, yang selama ini dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatra.

“Yang sudah berlangsung sekarang itu ada taman nasional di Way Kambas terkait gajah,” kata Teddy.

Selain Way Kambas, kerja sama konservasi juga dilakukan di kawasan Peusangan, Aceh.

Teddy menjelaskan kawasan tersebut merupakan tanah milik Presiden Prabowo yang telah diserahkan kepada negara untuk kepentingan pelestarian lingkungan.

Ia juga menyebutkan bahwa total luas lahan tersebut mencapai sekitar 90 ribu hektare yang tersebar di beberapa lokasi. Meski demikian, tidak seluruh lahan tersebut akan digunakan khusus untuk konservasi gajah.

“Tapi tidak seluruhnya untuk konservasi gajah, nanti akan disesuaikan oleh WWF (World Wide Fund for Nature), mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya,” kata Teddy.

Adapun pertemuab Prabowo dengan Raja Charles III ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pelestarian lingkungan hidup, sekaligus menunjukkan diplomasi hijau sebagai salah satu prioritas dalam hubungan bilateral Indonesia–Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara dari Swiss: Harapan Besar Diaspora di Balik Kehadiran Prabowo di Forum Davos

Suara dari Swiss: Harapan Besar Diaspora di Balik Kehadiran Prabowo di Forum Davos

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:00 WIB

Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026

Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:09 WIB

Ditekan Tarif Trump, Inggris Pastikan Tidak Akan Mengalah soal Greenland

Ditekan Tarif Trump, Inggris Pastikan Tidak Akan Mengalah soal Greenland

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 21:34 WIB

Diplomasi Teh Hangat Prabowo-Raja Charles III: Santai Ngeteh di Tengah Dinginnya London

Diplomasi Teh Hangat Prabowo-Raja Charles III: Santai Ngeteh di Tengah Dinginnya London

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:53 WIB

Indonesia-Inggris Resmi Teken Kemitraan Strategis EGP di London

Indonesia-Inggris Resmi Teken Kemitraan Strategis EGP di London

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:07 WIB

Dari London, Prabowo Gelar Ratas Bahas Penertiban Hutan

Dari London, Prabowo Gelar Ratas Bahas Penertiban Hutan

Video | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:37 WIB

Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra

Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 14:37 WIB

Terkini

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

News | Senin, 08 Juni 2026 | 09:00 WIB

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:50 WIB

13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina

13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:40 WIB

Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:23 WIB

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:14 WIB

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB