Diperiksa Hari Ini, Eks Menpora Dito Ariotedjo Terseret Pusaran Korupsi Kuota Haji?

Bangun Santoso

Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:03 WIB
Diperiksa Hari Ini, Eks Menpora Dito Ariotedjo Terseret Pusaran Korupsi Kuota Haji?
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kiri) didampingi Wamenpora Taufik Hidayat (kanan) melambaikan tangan saat berjalan keluar dari Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Jakarta, Senin (8/9/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar]
baca 10 detik
  • KPK memanggil mantan Menpora Dito Ariotedjo sebagai saksi atas kasus korupsi kuota haji, Jumat (23/1).
  • Dugaan korupsi penyelenggaraan haji periode 2023–2024 diperkirakan merugikan negara lebih dari Rp1 triliun.
  • Penyelidikan fokus pada kejanggalan pembagian kuota tambahan haji yang tidak sesuai aturan resmi.

Suara.com - Babak baru dalam penyelidikan skandal korupsi kuota haji di Kementerian Agama bergulir dengan memunculkan nama yang tak terduga.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi memanggil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, untuk diperiksa sebagai saksi.

Pemanggilan Dito ini menjadi sorotan tajam, mengingat jabatannya sebagai Menpora tampak tidak memiliki kaitan langsung dengan urusan haji.

Namun, penyidik KPK meyakini keterangannya sangat dibutuhkan untuk membongkar tuntas kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga lebih dari Rp1 triliun ini.

Konfirmasi pemanggilan tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Dito dijadwalkan berlangsung pada hari ini.

"Benar, hari ini, Jumat (23/1), penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi saudara DA selaku mantan Menteri Pemuda dan Olahraga dalam lanjutan penyidikan kasus kuota haji," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.

Pihak lembaga antirasuah menunjukkan keyakinan penuh bahwa politisi muda tersebut akan bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan.

Keterangan dari setiap saksi, termasuk Dito, dianggap sebagai kepingan puzzle penting untuk membuat terang benderang konstruksi perkara korupsi ini.

"Kami meyakini DA akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan ini karena pada prinsipnya keterangan dari seorang saksi dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap, sehingga perkara menjadi terang," katanya sebagaimana dilansir Antara.

baca juga

Duduk Perkara Korupsi Kuota Haji yang Menjerat Eks Menteri Agama

Kasus dugaan korupsi kuota dan penyelenggaraan ibadah haji periode 2023–2024 ini mulai disidik oleh KPK sejak 9 Agustus 2025.

Tak butuh waktu lama, dua hari setelahnya, KPK mengumumkan temuan awal yang mencengangkan: potensi kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Langkah cepat langsung diambil dengan mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Mereka adalah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex yang merupakan mantan staf khusus di era Menag Yaqut, serta Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro penyelenggara haji ternama, Maktour.

Pada 9 Januari 2026, KPK akhirnya menaikkan status dua dari tiga orang tersebut menjadi tersangka. Keduanya adalah Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan Ishfah Abidal Aziz (IAA).

Berawal dari Kejanggalan Kuota Tambahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK: Pergerakan Bupati Sudewo Sudah Dipantau Sejak November 2025

KPK: Pergerakan Bupati Sudewo Sudah Dipantau Sejak November 2025

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:11 WIB

Virus Jual Beli Jabatan Bupati Pati, Saat Posisi Kaur Desa Dihargai Puluhan Juta

Virus Jual Beli Jabatan Bupati Pati, Saat Posisi Kaur Desa Dihargai Puluhan Juta

Liks | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:37 WIB

KPK Dalami Peran Ayah Bupati Bekasi dalam Mutasi Jabatan, Sekda Endin Samsudin Diperiksa

KPK Dalami Peran Ayah Bupati Bekasi dalam Mutasi Jabatan, Sekda Endin Samsudin Diperiksa

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:02 WIB

Purbaya Rombak Pejabat Pajak usai Kena OTT KPK, Ancam Mutasi Besar-besaran

Purbaya Rombak Pejabat Pajak usai Kena OTT KPK, Ancam Mutasi Besar-besaran

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:19 WIB

Geger Warga Pati Antar Uang dalam Karung Berisi Rp2,6 Miliar, KPK Sebut Terkait OTT Bupati Sudewo!

Geger Warga Pati Antar Uang dalam Karung Berisi Rp2,6 Miliar, KPK Sebut Terkait OTT Bupati Sudewo!

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 12:12 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa

Video | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:53 WIB

Dari Kenaikan PBB hingga Uang di Dalam Karung: Puncak Drama Bupati Pati Sudewo

Dari Kenaikan PBB hingga Uang di Dalam Karung: Puncak Drama Bupati Pati Sudewo

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Pelampung yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1, 5 Jurnalis Masih Dicari

Pelampung yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1, 5 Jurnalis Masih Dicari

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:38 WIB

Bikin Siswa Makin Bodoh, Denmark Larang HP di Sekolah

Bikin Siswa Makin Bodoh, Denmark Larang HP di Sekolah

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:37 WIB

Ngopi di Excelso Dapat Cashback Rp50.000 dari BRI, Begini Caranya!

Ngopi di Excelso Dapat Cashback Rp50.000 dari BRI, Begini Caranya!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:33 WIB

Gus Ipul Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos

Gus Ipul Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:32 WIB

59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua

59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:32 WIB

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 16:30 WIB

Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Stabil dan Paling Banyak Dicari

Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Stabil dan Paling Banyak Dicari

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 16:29 WIB

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:26 WIB

Mau Quality Time Hemat di Tempat Hits? Intip Promo BRI yang Satu Ini

Mau Quality Time Hemat di Tempat Hits? Intip Promo BRI yang Satu Ini

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:24 WIB

Kejagung Sita Rp 5 Miliar dari Ferry Boboho, Disebut Bagian dari Rp 40 Miliar Tan Kian

Kejagung Sita Rp 5 Miliar dari Ferry Boboho, Disebut Bagian dari Rp 40 Miliar Tan Kian

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:21 WIB

×