Pasti Dilunasi, Intip Perjalanan Warisan Utang Indonesia yang Tak Pernah Gagal Dibayar

Bella, Novian Ardiansyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:18 WIB
Pasti Dilunasi, Intip Perjalanan Warisan Utang Indonesia yang Tak Pernah Gagal Dibayar
Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: biro pers sekretariat presiden)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 menegaskan Indonesia konsisten tidak pernah gagal bayar utang.
  • Kredibilitas Indonesia diakui internasional karena disiplin membayar seluruh warisan utang sebelumnya.
  • Utang Indonesia bervariasi signifikan sepanjang sejarah, mencapai Rp8.253 triliun pada akhir era Jokowi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, menegaskan Indonesia tidak pernah sekalipun gagal membayar utang.

Menurut Prabowo, sikap disiplin dalam membayar utang merupakan bukti dari kredibilitas yang dimiliki Indonesia.

Prabowo menegaskan kredibilitas Indonesia di mata internasional yang telah teruji tersebut tidak didapatkan begitu saja, melainkan dijaga secara susah payah selama bertahun-tahun.

Kredibilitas suatu bangsa dan negara memang perlu dijaga dan dipertahankan. Sebab, menjadi sangat mahal apabila kredibilitas bangsa dan negara tersebut hilang.

"Indonesia dalam sejarah kami tidak pernah sekalipun gagal bayar utang.
Tidak pernah sekalipun," kata Prabowo di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Prabowo menegaskan utang yang ditinggalkan pemerintah sebelumnya akan dibayarkan oleh pemerintahan selanjutnya. Ia menyebut kepala negara yang terpilih akan selalu membayarkan utang warisan dari pemerintahan sebelumnya.

"Rezim yang menggantikan selalu membayar utang dari rezim sebelumnya. Presiden akan selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya," kata Prabowo.

Lantas, berapa utang Indonesia dari era dulu hingga era saat ini? Termasuk utang Indonesia dari Presiden pertama Soekarno hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

1. Soekarno

Utang luar negeri (ULN) Indonesia pada masa Presiden Soekarno (1945–1967) menjadi salah satu warisan sejarah yang kompleks dan masih diperdebatkan hingga saat ini.

baca juga

Pada tahun 1949, ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia, negara ini mewarisi utang sebesar Rp88 triliun.

2. Soeharto

Soeharto memimpin Indonesia selama 31 tahun (1967–1998). Pada masa kepemimpinannya, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun, pertumbuhan tersebut juga diiringi dengan peningkatan utang luar negeri.

Saat Soeharto lengser dari jabatannya pada tahun 1998, total utang luar negeri Indonesia mencapai Rp551 triliun. Jumlah ini setara dengan 57,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat itu.

3. B.J. Habibie

Habibie memimpin Indonesia pada masa yang penuh gejolak, ketika krisis ekonomi melanda Asia pada tahun 1997. Salah satu dampak dari krisis ini adalah peningkatan utang luar negeri Indonesia yang signifikan.

Saat Habibie naik ke tampuk kepemimpinan pada Mei 1998, total utang luar negeri Indonesia mencapai Rp939 triliun. Jumlah ini meningkat pesat dibandingkan saat Soeharto lengser, ketika utang luar negeri tercatat Rp551 triliun.

4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Gus Dur memimpin Indonesia pada masa yang penuh tantangan, termasuk di bidang ekonomi. Salah satu warisan yang ditinggalkannya adalah utang luar negeri (ULN) yang cukup besar.

Saat Gus Dur dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 1999, ULN Indonesia tercatat sebesar Rp1.271 triliun. Jumlah ini meningkat dari US$63,2 miliar saat Gus Dur dilantik sebagai wakil presiden pada 1998.

5. Megawati Soekarnoputri

Pada masa pemerintahan Megawati, utang pemerintah tercatat sebesar Rp1.298 triliun, sementara PDB mencapai Rp2.303 triliun. Dengan demikian, rasio utang saat itu sebesar 56,5% terhadap PDB.

6. Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa selama dua periode, yakni periode I (2004–2009) dan periode II (2009–2014). Pada akhir kepemimpinannya, utang pemerintah mencapai Rp2.608,8 triliun dengan rasio utang sebesar 24,7% terhadap PDB.

7. Joko Widodo

Pada masa pemerintahan Joko Widodo, utang Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hingga akhir tahun 2023, utang pemerintah Indonesia tercatat menembus Rp8.253 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!

Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:02 WIB

Menlu Sugiono Sebut Dunia Sambut Positif Pidato 'Prabowonomics', Indonesia Naik Tingkat?

Menlu Sugiono Sebut Dunia Sambut Positif Pidato 'Prabowonomics', Indonesia Naik Tingkat?

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:35 WIB

Momen Menarik saat Prabowo Lepas Sarung Tangan Demi Salami dan Beri Koin ke Pengawal Swiss

Momen Menarik saat Prabowo Lepas Sarung Tangan Demi Salami dan Beri Koin ke Pengawal Swiss

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:32 WIB

Inntip Momen Keakraban Macron Sambut Prabowo di Paris, Ada Pelukan Hangat saat Jamuan Pribadi

Inntip Momen Keakraban Macron Sambut Prabowo di Paris, Ada Pelukan Hangat saat Jamuan Pribadi

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:24 WIB

Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya

Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 22:06 WIB

PSI Puji Pidato Prabowo di Davos: 2 Program Ini Jadi 'Senjata' Baru Indonesia

PSI Puji Pidato Prabowo di Davos: 2 Program Ini Jadi 'Senjata' Baru Indonesia

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:05 WIB

Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:53 WIB

Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi

Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:32 WIB

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:15 WIB

Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026

Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang

Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:31 WIB

Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting

Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

×