Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi

Bella | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:32 WIB
Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi
Presiden Prabowo Subianto (dua kanan) dan Raja Charles III (kanan) menenteng cangkir teh saat memasuki ruangan pertemuan bersama kelompok filantropi lingkungan Indonesia-Inggris di Lancaster House, London, Inggris, Rabu (21/1/2026). ANTARA/Galih Pradipta
  • Keluarga Trah Sri Sultan HB II memprotes kunjungan Presiden Prabowo ke London karena mengabaikan Geger Sepehi 1812.
  • Mereka menuntut restitusi fisik aset Keraton Yogyakarta yang dijarah, menolak akses digital dari Inggris.
  • Keluarga mengancam gugatan internasional ke ICJ/PCA jika pemerintah tidak memperoleh komitmen pengembalian aset.

Suara.com - Keluarga Trah Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II melayangkan protes keras terkait kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris. Pihaknya menyoroti peristiwa sejarah Geger Sepehi yang belum dituntaskan.

Pihak keluarga menilai komitmen investasi senilai Rp 90 triliun hingga ribuan kapal nelayan yang dibawa pulang pemerintah tidak sebanding dengan nilai aset Keraton Yogyakarta yang dijarah Inggris dalam peristiwa Geger Sepehi 1812.

Perwakilan Trah HB II, Fajar Bagoes Poetranto, mendesak pemerintah agar diplomasi ekonomi tidak mengubur tuntutan pengembalian aset sejarah (restitusi). Menurutnya, kerugian materiil dan imateriil akibat penjarahan tersebut jauh melampaui nilai investasi yang disepakati saat ini.

"Nilai kerjasama dengan Inggris senilai Rp 90 triliun itu tidak sebanding dengan penjarahan harta benda Keraton Yogyakarta yang dilakukan Inggris saat Geger Sepehi 1812," kata Fajar saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).

Dalam kesempatan ini, Fajar mengingatkan Presiden Prabowo untuk memegang janjinya dalam menegakkan kedaulatan budaya bangsa.

"Seorang pemimpin hendaknya mendengar aspirasi rakyatnya. Kami menagih janji Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan kedaulatan budaya, bukan sekadar menandatangani nota kesepakatan ekonomi," tegasnya.

Tolak Akses Digital, Tuntut Restitusi Fisik

Hingga batas waktu yang ditetapkan pihak keluarga pada Januari 2026, Trah HB II secara tegas menolak tawaran Inggris yang hanya memberikan akses digital terhadap naskah-naskah kuno yang dirampas. Mereka menuntut pengembalian fisik secara penuh (full restitution).

Adapun aset yang menjadi target utama pengembalian meliputi 7.500 manuskrip, termasuk naskah asli Babad Bedhah Ngayogyakarta yang kini tersimpan di British Library, serta ribuan keping emas dan perak. Jika dikalkulasi dengan nilai bunga selama dua abad, pihak Trah mengestimasi total kerugian mencapai angka kuadriliun rupiah.

"Kedaulatan budaya adalah martabat bangsa yang tidak bisa ditukar dengan sekadar akses digital atau investasi ekonomi. Inggris harus bertanggung jawab terlebih dahulu melalui kesepakatan joint restitusi aset," tambah Fajar.

Siapkan Gugatan Internasional

Pihak Trah HB II mendesak pemerintah segera membentuk satgas khusus lintas kementerian untuk memverifikasi fisik aset di Inggris. Jika kunjungan Presiden pekan ini tidak menghasilkan komitmen tertulis mengenai pengembalian aset dalam Pernyataan Bersama (Joint Statement), keluarga siap menempuh jalur hukum internasional.

Langkah hukum yang disiapkan mencakup gugatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) atau Permanent Court of Arbitration (PCA) di Den Haag atas pelanggaran Hukum Rampasan Perang (Prize Law) 1812.

Selain itu, mereka akan membawa isu ini ke forum UNESCO dan PBB dengan klasifikasi penjarahan Geger Sepehi sebagai bentuk genosida budaya (cultural genocide).

Sebagai bentuk protes lanjutan, Trah HB II juga menyatakan penolakan terhadap rencana pendirian universitas Inggris di Indonesia selama aset intelektual milik Keraton Yogyakarta belum dikembalikan ke tanah air.

"Kedaulatan budaya adalah harga mati. Kita tidak boleh menjadi bangsa yang meminta-minta atas apa yang secara sah adalah milik kita," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:15 WIB

Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026

Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:45 WIB

Pesan Haru Casemiro Usai Umumkan Perpisahan dengan Manchester United

Pesan Haru Casemiro Usai Umumkan Perpisahan dengan Manchester United

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 14:56 WIB

Pidato Prabowo di Swiss Dipuji Ketua DPD RI: Indonesia Kuat, Strategis, dan Pilih Jalan Tengah

Pidato Prabowo di Swiss Dipuji Ketua DPD RI: Indonesia Kuat, Strategis, dan Pilih Jalan Tengah

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:42 WIB

Momen Prabowo Subianto Bertemu Zinedine Zidane di Davos, Ngobrol Apa?

Momen Prabowo Subianto Bertemu Zinedine Zidane di Davos, Ngobrol Apa?

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:32 WIB

Bahagia Versi Siapa? Mempertanyakan Klaim Prabowo di Swiss Tentang Rakyat RI

Bahagia Versi Siapa? Mempertanyakan Klaim Prabowo di Swiss Tentang Rakyat RI

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:05 WIB

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:19 WIB

Media Inggris Soroti Pelatih Baru Timnas Indonesia: John Herdman Lebih Kompeten dari Kluivert

Media Inggris Soroti Pelatih Baru Timnas Indonesia: John Herdman Lebih Kompeten dari Kluivert

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:19 WIB

Usai Pidato di Davos, Prabowo Lanjut 'Nongkrong' dan Ngopi Bareng Menteri di Paviliun Indonesia

Usai Pidato di Davos, Prabowo Lanjut 'Nongkrong' dan Ngopi Bareng Menteri di Paviliun Indonesia

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 07:54 WIB

Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026

Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026

Foto | Jum'at, 23 Januari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB