Dipilih Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Partai Golkar

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Januari 2026 | 17:22 WIB
Dipilih Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Partai Golkar
Wakil Ketua DPR Adies Kadir mundur dari partai Golkar usai terpilih jadi calon hakim MK. (Suara.com/Bagaskara)
  • Sekjen Golkar, Sarmuji, mengonfirmasi pengunduran diri Adies Kadir dari keanggotaan partai usai ditetapkan sebagai calon Hakim MK.
  • Komisi III DPR RI resmi menyetujui Adies Kadir sebagai calon Hakim MK menggantikan Arief Hidayat pada Senin, 26 Januari 2026.
  • Sarmuji menyatakan Adies Kadir wajib mundur dari posisi Wakil Ketua DPR RI, menunggu arahan resmi dari Ketua Umum Golkar.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, memastikan Adies Kadir sudah secara resmi mengundurkan diri dari keanggotaan partai.

Hal itu menyusul Adies telah ditetapkan sebagai calon Hakim Konstitusi atau Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

"Beliau (Adies) sudah mundur sebagai anggota Golkar," kata Sarmuji saat dihubungi Suara.com, Senin.

Saat disinggung jabatan Adies yang kekinian masih sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sarmuji mengatakan, Adies juga diwajibkan mundur.

"Ya harus mundur," katanya.

Terkait keputusan pengunduran Adies sebagai Wakil Ketua DPR RI dari fraksi Golkar, Sarmuji mengatakan hal itu masih menunggu arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

"Fraksi masih menunggu arahan ketua umum dan keputusan DPP," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI secara resmi menyetujui penunjukan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai calon Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK) RI untuk unsur usulan lembaga DPR RI.

Keputusan ini diambil dalam rapat pembahasan usulan pergantian hakim MK yang digelar Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, membacakan langsung kesimpulan rapat yang menyatakan persetujuan seluruh anggota komisi terhadap sosok Adies Kadir.

"Rapat Komisi III DPR RI terkait pembahasan usulan pergantian hakim MK pada MK yang berasal dari usulan lembaga DPR RI masa persidangan 3 tahun sidang 2025 2026 Senin 26 Januari 2026, Komisi III DPR RI menyetujui saudara Adies Kadir sebagai hakim konstitusi pada MK RI yang berasal dari usulan lembaga DPR RI," ujar Habiburokhman dalam rapat.

Habiburokhman menambahkan bahwa setelah persetujuan ini, tahapan selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Dan untuk selanjutnya dapat diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," sambungnya.

Usai rapat, Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pergantian ini.

Ia menyebutkan bahwa Adies Kadir ditunjuk untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh hakim konstitusi senior yang masa jabatannya telah berakhir.

"Yang habis periode itu Pak Arief Hidayat. (Adies) Akan menggantikan Pak Arief Hidayat," ungkap Rudianto saat ditemui setelah rapat.

Rudianto juga mengingatkan kembali mengenai komposisi kelembagaan hakim di Mahkamah Konstitusi yang terdiri dari sembilan orang.

"Tiga dari pemerintah, tiga dari DPR, tiga dari Mahkamah Agung," jelasnya.

Ketika ditanya mengenai alasan munculnya nama Adies Kadir sebagai calon pengganti dari DPR, politisi Partai NasDem ini menegaskan bahwa seluruh proses telah mengikuti aturan yang ada. Ia menyarankan untuk menanyakan detail lebih mendalam kepada pimpinan komisi.

"Kan mekanisme sesuai undang-undang, lebih jelasnya tanya pimpinan," pungkasnya.

Kendati begitu belum diketahui, apakah Adies dipilih secara langsung atau dirinya menggantikan calon Hakim MK yang dipilih DPR sebelumnya yakni Inosentius Samsul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantikan Arief Hidayat, Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim Konstitusi

Gantikan Arief Hidayat, Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim Konstitusi

News | Senin, 26 Januari 2026 | 16:57 WIB

KUHP Bukan Kitab Suci, Wamen Hukum Siap Pasang Badan Jelaskan Pasal yang Digugat ke MK

KUHP Bukan Kitab Suci, Wamen Hukum Siap Pasang Badan Jelaskan Pasal yang Digugat ke MK

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:55 WIB

Cerita Hakim Anwar Usman Sering Bolos Sidang MK karena Sakit: Saya Tak Pernah Check-Up

Cerita Hakim Anwar Usman Sering Bolos Sidang MK karena Sakit: Saya Tak Pernah Check-Up

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:50 WIB

Dicap 'Raja Bolos' Sidang MK, Anwar Usman Akhirnya Buka Suara: Saya Sakit

Dicap 'Raja Bolos' Sidang MK, Anwar Usman Akhirnya Buka Suara: Saya Sakit

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:20 WIB

Mahasiswa vs Pemerintah di MK: Siapa yang Akan Menang dalam Uji Materi KUHP Nasional?

Mahasiswa vs Pemerintah di MK: Siapa yang Akan Menang dalam Uji Materi KUHP Nasional?

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:58 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB