BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:46 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • BMKG memprediksi potensi hujan lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara selama satu pekan ke depan, diumumkan pada Selasa (27/1/2026).
  • Hujan intensitas tinggi (50-100 mm/hari) diprediksi melanda Banten, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, dan Nusa Tenggara.
  • Kepala BMKG menyoroti kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana akhir-akhir ini.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang diprediksi akan mengguyur wilayah Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara selama sepekan ke depan.

Peringatan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026)

Teuku merinci sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

"Kami sampaikan bahwa daerah yang untuk seminggu ke depan, tanggal 26, 27, 28, ini yang cukup tinggi adalah di daerah Banten, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, kemudian seluruh Jawa, Bali, Nusa Tenggara," kata Teuku dalam rapat.

Menurut data BMKG, intensitas hujan di akhir Januari ini masih tergolong tinggi, yakni berada pada kisaran 50 hingga 100 milimeter per hari.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan wilayah di Pulau Sumatera yang sebelumnya sempat dilanda bencana besar.

Menurut Teuku, intensitas hujan di wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini mulai menunjukkan penurunan.

"Adapun di daerah Sumatera yang mengalami bencana nomor 1, 2, dan 3, itu sudah cenderung dia hujan ringan dan sedikit hujan sedang khususnya di daerah Sumatera Barat," ujarnya.

Selain memaparkan prakiraan cuaca, BMKG juga memberikan catatan kritis mengenai penyebab tingginya fatalitas bencana akhir-akhir ini.

baca juga

Teuku menekankan bahwa faktor kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan menjadi variabel krusial yang memperparah dampak dari curah hujan yang terjadi.

Ia menilai, tingkat kerawanan lahan saat ini jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi satu dekade lalu, sehingga penanganan bencana tidak bisa lagi hanya berfokus pada pantauan cuaca semata.

"Semakin hari, semakin lama dengan tekanan pada lahan, perubahan fungsi lahan, dan sebagainya itu menyebabkan masalah yang harus ditangani secara terintegrasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sari Yuliati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir

Sari Yuliati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir

Foto | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:25 WIB

Lewat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Lewat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Foto | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:33 WIB

Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden

Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:55 WIB

Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru

Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Pramono Yakin Obligasi Rp 3,5 Triliun Tak Akan Membebani Gubernur Jakarta Berikutnya

Pramono Yakin Obligasi Rp 3,5 Triliun Tak Akan Membebani Gubernur Jakarta Berikutnya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:52 WIB

Kasat Narkoba Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Desakan Pecat dan Dipidana Menguat

Kasat Narkoba Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Desakan Pecat dan Dipidana Menguat

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:51 WIB

Dibalik Tren Padel dan Gym: Kenapa Olahraga Sekarang Jadi Ajang Pamer Gaya Hidup?

Dibalik Tren Padel dan Gym: Kenapa Olahraga Sekarang Jadi Ajang Pamer Gaya Hidup?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:51 WIB

Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar

Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:50 WIB

Jago Atur Liburan Mewah tapi Gagal Paham Arti Rumah, Resensi Novel Rumah

Jago Atur Liburan Mewah tapi Gagal Paham Arti Rumah, Resensi Novel Rumah

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:50 WIB

Memaknai Lagu Selesai: Saat Cinta dalam Diam Harus Belajar Melepaskan

Memaknai Lagu Selesai: Saat Cinta dalam Diam Harus Belajar Melepaskan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:50 WIB

"Venesia dari Timur" di China: Kota Air Berusia 900 Tahun Ini Siap Memukau Turis Indonesia

"Venesia dari Timur" di China: Kota Air Berusia 900 Tahun Ini Siap Memukau Turis Indonesia

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:49 WIB

Berapa Gaji Gubernur BI? Ramai Disorot Usai Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Berapa Gaji Gubernur BI? Ramai Disorot Usai Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:46 WIB

Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini

Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:45 WIB

Serum Viva Warna Pink untuk Apa? Harganya Cuma Rp20 Ribuan, Cek Review Jujurnya!

Serum Viva Warna Pink untuk Apa? Harganya Cuma Rp20 Ribuan, Cek Review Jujurnya!

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:44 WIB

×