Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:24 WIB
Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah
Mengenal Tentang Virus Nipah (Pexels.com/ @Martin Lopez)
  • Pemerintah Indonesia didesak waspada potensi virus Nipah setelah India laporkan lima kasus nosokomial pada Januari 2026.
  • Thailand meningkatkan kewaspadaan ketat, termasuk skrining 1.700 penumpang India di tiga bandara utama per 27 Januari 2026.
  • Thailand mempersiapkan tiga rumah sakit rujukan dengan ruang isolasi dan tim spesialis untuk penanganan kasus suspek virus Nipah.

Suara.com - Pemerintah Indonesia diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya virus Nipah dengan meniru langkah konkret yang dilakukan Thailand.

Hal ini disampaikan pakar kesehatan masyarakat Universitas YARSI, dr. Tjandra Yoga Aditama, menyusul laporan kasus virus Nipah yang kembali muncul di India.

“Seperti diketahui, India melaporkan letusan kasus penyakit akibat virus Nipah yang terjadi pada lima orang, dan diduga penularannya melalui infeksi nosokomial di dalam rumah sakit,” kata dr. Tjandra dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, situasi tersebut menjadi peringatan penting bagi negara-negara di kawasan, termasuk Indonesia, mengingat mobilitas manusia antarnegara yang sangat tinggi.

Dr. Tjandra menyoroti langkah Thailand yang dinilainya sangat serius dalam mencegah masuknya virus Nipah.

Bahkan, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul pada 25 Januari 2026 mengeluarkan pernyataan khusus terkait penyakit tersebut kendati pun belum ditemukan kasus infeksi nipah, seperti Indonesia.

“Perdana Menteri Thailand menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada kasus virus Nipah di negaranya, namun pemerintah meningkatkan pemantauan kesehatan masyarakat dan skrining secara ketat,” ujarnya.

Instruksi langsung diberikan kepada Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand untuk mengambil langkah lanjutan, termasuk pengawasan di pintu masuk negara.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand melaporkan bahwa hingga 27 Januari 2026, pihaknya telah melakukan skrining terhadap lebih dari 1.700 penumpang pesawat yang datang dari Kolkata, India.

Skrining dilakukan di tiga bandara utama, yakni Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket. Hasilnya, hingga kini belum ditemukan kasus positif virus Nipah.

Pelaksanaan skrining itu melibatkan kerja sama lintas sektor, mulai dari Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand hingga Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Perhubungan serta otoritas bandara setempat. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah Thailand.

Tak hanya di bandara, kesiapsiagaan juga dilakukan di fasilitas kesehatan. Departemen Pelayanan Medik Thailand telah menginstruksikan tiga rumah sakit rujukan, yakni Rajavithi Hospital, Lerdsin Hospital, dan Nopparat Rajathanee Hospital.

Ketiga rumah sakit tersebut diminta menyiapkan ruang isolasi serta tim dokter spesialis untuk menangani kemungkinan kasus suspek maupun terkonfirmasi virus Nipah.

Terkait kondisi di dalam negeri, menurut dr. pemerintah RI tidak boleh lengah walaupun belum ada kasus infeksi nipah di Indonesia.

“Kegiatan pencegahan yang dilakukan Thailand menunjukkan upaya nyata melindungi warganya. Mungkin baik kalau dipertimbangkan kegiatan serupa yang dapat dilakukan juga di negara kita,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya

Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya

Health | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:47 WIB

Apakah Virus Nipah Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medisnya

Apakah Virus Nipah Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medisnya

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:25 WIB

Apa yang Terjadi Jika Anda Terkena Virus Nipah? Kenali Gejala dan Pencegahannya

Apa yang Terjadi Jika Anda Terkena Virus Nipah? Kenali Gejala dan Pencegahannya

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:57 WIB

Cara Mencegah Terpapar Virus Nipah: Kenali Gejala dan Langkah Pencegahannya

Cara Mencegah Terpapar Virus Nipah: Kenali Gejala dan Langkah Pencegahannya

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:15 WIB

Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui

Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:10 WIB

Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?

Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:06 WIB

Ribuan Anak Jadi Korban, Pakar Ungkap Sejumlah Titik Kritis Penyebab Keracunan Massal MBG

Ribuan Anak Jadi Korban, Pakar Ungkap Sejumlah Titik Kritis Penyebab Keracunan Massal MBG

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:04 WIB

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:56 WIB

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:55 WIB

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:45 WIB

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:44 WIB

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:40 WIB

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:36 WIB

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:34 WIB

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB

Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh

Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:25 WIB