Pastikan Korban Banjir Purbalingga Tidak Kekurangan Pangan, Kemensos Dirikan Dapur Umum

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:55 WIB
Pastikan Korban Banjir Purbalingga Tidak Kekurangan Pangan, Kemensos Dirikan Dapur Umum
Petugas dan relawan gabungan melakukan pendistribusian bantuan logistik untuk korban bencana banjir di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (28/1/2026). (Dok: PSKB Kemensos)
  • Tim gabungan melakukan asesmen dan kaji cepat, evakuasi warga, serta membuka akses jalan yang terputus menggunakan alat berat.
  • Posko tanggap darurat didirikan di Balai Desa Serang sebagai pusat koordinasi penanganan bencana.
  • Hingga kini, kondisi listrik di desa terdampak berangsur pulih dan proses pembersihan material banjir masih berlangsung.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama pemerintah daerah bergerak cepat menangani dampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dengan mendirikan dapur umum serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa penanganan bencana dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

"“Kami berkolaborasi dengan berbagai unsur terkait, mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar korban terdampak bencana,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).

Bencana banjir dan longsor terjadi pada Jumat malam (23/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Slamet. Curah hujan yang mencapai lebih dari 150 milimeter menyebabkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir bandang setinggi dua hingga tiga meter di beberapa desa, seperti Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu dan Desa Lambur di Kecamatan Mrebet.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. Sebanyak 1.121 warga dari Desa Sangkanayu dan Desa Serang terpaksa mengungsi. Selain itu, tercatat 146 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Sejumlah fasilitas umum, termasuk posyandu dan balai desa, juga mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding akibat hantaman bebatuan dan batang pohon yang terbawa arus.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, Kemensos bersama Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, TNI-Polri, PMI, dan Baznas mendirikan dapur umum di Desa Serang dan Desa Sangkanayu. Sementara itu, PDAM turut mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak.

Kemensos juga menyalurkan bantuan logistik tahap pertama melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Bantuan yang disalurkan meliputi 200 makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, 5 unit tenda keluarga, 100 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 lembar tenda gulung, 100 paket sandang anak, 100 paket family kit, hingga 100 paket kids ware (perlengkapan kebutuhan anak).

Selain penyaluran bantuan, tim gabungan bersama pemerintah daerah melakukan asesmen dan kaji cepat, evakuasi warga ke lokasi aman, serta membuka akses jalan yang sempat terputus dengan menggunakan alat berat. Posko tanggap darurat pun didirikan di Balai Desa Serang sebagai pusat koordinasi penanganan di lapangan.

Gus Ipul menegaskan bahwa petugas terus melakukan pendataan dan evakuasi guna memastikan keselamatan seluruh warga terdampak.

"Petugas di lapangan terus bekerja melakukan pendataan serta evakuasi untuk memastikan keselamatan korban,” pungkasnya.

Hingga kini, pasokan listrik di Desa Serang dan Desa Kutabawa berangsur pulih, sementara proses pembersihan material banjir masih berlangsung. Operasional dapur umum juga terus berjalan untuk menjamin kebutuhan pangan pengungsi dan relawan tetap terpenuhi.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Nasional Ramai-Ramai Turun Hari Ini, Beras hingga Cabai Ikut Melunak

Harga Pangan Nasional Ramai-Ramai Turun Hari Ini, Beras hingga Cabai Ikut Melunak

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:35 WIB

2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan

2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 20:21 WIB

Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar

Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:05 WIB

Cara Daftar Antrean KJP Pangan Bersubsidi DKI Jakarta 2026, Cek di Sini!

Cara Daftar Antrean KJP Pangan Bersubsidi DKI Jakarta 2026, Cek di Sini!

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:35 WIB

Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai

Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:48 WIB

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:15 WIB

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:51 WIB