Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 19:26 WIB
Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan
Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga Randika Alzatria Syahputra. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga Randika Alzatria Syahputra (28), warga asal Sumatera Selatan, yang ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada 17 Oktober 2025. Kasusnya sempat viral lantaran korban disebut meninggal akibat kelaparan. Namun belakangan terungkap dia meninggal lantaran sakit.

Pendampingan dan pemberian bantuan dilakukan setelah jajaran sentra dan petugas lapangan Kemensos melakukan penelusuran keberadaan keluarga Randika di Palembang dan Kabupaten Bogor. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa pendampingan terhadap keluarga yang menghadapi situasi sulit dilakukan agar mereka dapat kembali menata kehidupan.

“Pendampingan itu penting. Kita ingin betul-betul membantu keluarga bangkit. Tidak sekadar memberi bantuan, tapi juga mendampingi supaya ada jalan untuk memperbaiki hidup ke depan,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).

Pemakaman almarhum Randika di Cileungsi - Bogor. (Dok: Kemensos)
Pemakaman almarhum Randika di Cileungsi - Bogor. (Dok: Kemensos)

Diketahui, ibu kandung Randika, Rina Susanti, tinggal di rumah kontrakan di Kabupaten Bogor bersama adik tiri korban bernama Citra. Rina yang berstatus sebagai single parent membuka usaha jasa laundry kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan penghasilan pas-pasan. Sementara adik kandung Randika bernama Nadya telah berkeluarga dan mengontrak rumah tidak jauh dari kediaman Rina. Kondisi ekonomi Nadya juga sedang tidak stabil setelah suaminya kena PHK.

Setelah melakukan asesmen, Kementerian Sosial telah menyiapkan sejumlah langkah intervensi lanjutan. Di antaranya pendampingan keluarga melalui Sentra Galih Pakuan di Bogor, pengusulan bantuan ATENSI kewirausahaan untuk penguatan usaha laundry ibu kandung Randika, serta bantuan usaha warung makanan bagi adik kandung Randika. Kemensos memastikan pendampingan akan dilakukan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Saat ditanya tentang almarhum anaknya, Rina Susanti mengaku terakhir bertemu Randika pada tahun 2022. Komunikasi Randika dengan keluarga tidak terlalu intens karena sulit dihubungi. Randika hidup berpindah-pindah dan mengaku bekerja sebagai juru parkir. Ihwal sakit anaknya, Rina mengatakan sudah tahu sejak lama. Menurut Rina, anaknya mengidap sakit dengan indikasi batuk kronis, namun tidak berkenan diajak berobat.

Berdasarkan keterangan kepolisian dan hasil pemeriksaan medis, Randika ditemukan meninggal dunia pada Jumat (17/10/2025) di teras rumah kosong tidak jauh dari Masjid Baitul Zuhdi, Desa/Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ia sebelumnya sempat beristirahat di masjid sebelum berpindah ke teras rumah kosong. Saat ditemukan, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Hasil pemeriksaan menyimpulkan Randika diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.

Buku catatan milik Randika yang ditemukan saat evakuasi menjadi petunjuk penting dalam proses penelusuran. Buku tersebut berisi catatan perjalanan hidupnya sebagai musafir, termasuk pesan yang ditujukan kepada pihak yang menemukan agar mengantarkannya ke rumah neneknya di Palembang. Buku catatan tersebut kini berada di tangan Rina. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan

Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:56 WIB

PNKT-Kemensos Perkuat Sinergi Dukung Program Prioritas Presiden di Daerah

PNKT-Kemensos Perkuat Sinergi Dukung Program Prioritas Presiden di Daerah

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:28 WIB

Pastikan Korban Banjir Purbalingga Tidak Kekurangan Pangan, Kemensos Dirikan Dapur Umum

Pastikan Korban Banjir Purbalingga Tidak Kekurangan Pangan, Kemensos Dirikan Dapur Umum

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:55 WIB

Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar

Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:05 WIB

KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos

KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:45 WIB

BNPA dan FK UI Siapkan Pendampingan Psikologis Jangka Panjang untuk Korban Banjir Sumatera

BNPA dan FK UI Siapkan Pendampingan Psikologis Jangka Panjang untuk Korban Banjir Sumatera

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB