Dugaan Kebocoran Gas di Vopak Merak, DPR Minta Investigasi Menyeluruh

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 02 Februari 2026 | 13:57 WIB
Dugaan Kebocoran Gas di Vopak Merak, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Tangkapan layar video yang memperlihatkan dugaan kebocoran tangki timbun PT Vopak Indonesia di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu 31 Januari 2025. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi VII DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas dugaan kebocoran gas di PT Vopak Terminal Merak, Banten.
  • Pihak perusahaan wajib memberikan penjelasan resmi dan langkah mitigasi demi keamanan warga permukiman padat.
  • Insiden asap tersebut sempat menimbulkan keluhan kesehatan pada warga sekitar dan memerlukan penyelidikan tim ahli.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia mendesak pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan kebocoran gas di pabrik penyimpanan bahan kimia PT Vopak Terminal Merak, Banten, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Desakan itu muncul di tengah kekhawatiran publik, meski pihak kepolisian telah menyatakan bahwa kepulan asap yang sempat muncul di kawasan pabrik bukan berasal dari kebocoran tangki maupun pipa, melainkan akibat proses pembersihan pipa.

Merespons penjelasan awal tersebut, Chusnunia menilai klarifikasi semata tidak cukup jika tidak disertai komunikasi yang terbuka kepada warga sekitar. Menurut dia, penjelasan teknis harus disampaikan secara resmi agar masyarakat memahami situasi yang sebenarnya dan tahu langkah yang harus dilakukan jika insiden serupa kembali terjadi.

“Tentunya harus ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan sendiri dan langkah mitigasi yang lebih jelas untuk memastikan keamanan lingkungan, mengingat lokasi pabrik berdekatan dengan permukiman padat penduduk,” ujarnya di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Chusnunia menegaskan, langkah mitigasi dan investigasi lanjutan penting dilakukan untuk memastikan tidak ada paparan zat berbahaya lanjutan yang berpotensi mengancam keselamatan warga. Hal tersebut juga dinilai sebagai bagian dari prosedur pengamanan dalam insiden industri berisiko tinggi.

Selain investigasi teknis, ia juga menyoroti minimnya edukasi kepada masyarakat sekitar kawasan industri. Menurutnya, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman terkait potensi risiko, baik kepada pekerja, warga sekitar, maupun masyarakat yang melintas di area tersebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi industri.

“Kita bersama tentunya harus terus mendorong investasi yang yang sehat dan memprioritaskan keselamatan kesehatan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sebelumnya, peristiwa kepulan asap disertai bau menyengat yang muncul secara tiba-tiba di kawasan PT Vopak Terminal Merak sempat memicu kepanikan. Sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan seperti pusing, mual, hingga muntah, dan harus mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian pun menerjunkan Tim Inafis serta tim Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN) dari Gegana Brimob Polda Banten untuk melakukan penyelidikan teknis sekaligus sterilisasi di lokasi kejadian.

baca juga

Komisi VII DPR RI juga menyatakan akan meminta Kementerian Perindustrian, sebagai mitra kerja, untuk turut menginvestigasi insiden tersebut sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon

Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 19:06 WIB

Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang

Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:36 WIB

Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal

Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:28 WIB

Terkini

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:05 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

×