Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?

Bangun Santoso

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:45 WIB
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
Roy Suryo. (bidik layar video)
baca 10 detik
  • Roy Suryo mengungkap adanya broker yang menawarkan Restorative Justice terkait kasus ijazah palsu Jokowi pada 3 Januari 2026.
  • Broker tersebut, yang diduga relawan pendukung Jokowi, menawarkan kesepakatan damai dengan imbalan finansial kepada Roy Suryo.
  • Roy Suryo menolak keras tawaran RJ karena menganggap ijazah Jokowi 99,9% palsu dan menolak meminta maaf.

Suara.com - Pakar telematika sekaligus mantan Menpora, Roy Suryo, mengungkap hal baru terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Dalam sebuah diskusi panas, Roy Suryo secara blak-blakan mengungkap adanya praktik perantara atau broker yang mencoba melobi dirinya untuk menghentikan perseteruan hukum melalui jalur damai atau Restorative Justice (RJ).

Isu ijazah palsu ini memang kembali menghangat setelah status tersangka beberapa tokoh yang terlibat di dalamnya mulai mengalami perubahan.

Roy Suryo mengklaim bahwa dirinya menjadi target operasi para broker yang ingin kasus ini diselesaikan di bawah meja. Pernyataan ini disampaikan Roy dalam program "Rakyat Bersuara" yang disiarkan oleh iNews TV pada Selasa (3/1/2026).

Roy Suryo mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak pihak yang mencoba mendekatinya dengan menawarkan opsi Restorative Justice.

Menurutnya, pola ini sudah terlihat pada beberapa tokoh lain yang sebelumnya menyandang status tersangka dalam kasus serupa, seperti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, yang status hukumnya telah gugur setelah menempuh jalur damai tersebut.

Namun, Roy mengaku memiliki pengalaman yang berbeda. Ia menyebut ada sosok-sosok tertentu yang berperan sebagai makelar kasus.

"Saya bisa buktikan banyak yang namanya broker kayak Farhat Abbas ini, nawar-nawarin 'Eh, mau RJ (Restorative Justice) enggak? Mau RJ enggak?," kata Roy.

Keterlibatan nama-nama populer dalam pusaran tawaran damai ini menambah bumbu dramatis dalam perseteruan hukum yang sudah berlangsung lama. Roy mengindikasikan bahwa tawaran tersebut bukan sekadar upaya mediasi biasa, melainkan ada motif lain yang lebih gelap di belakangnya.

baca juga

Keterlibatan Relawan dan Tudingan "Uang Haram"

Lebih jauh lagi, Roy Suryo membeberkan identitas dari pihak yang mencoba menawarinya jalan damai tersebut.

Ia menyebutkan bahwa sosok broker itu diduga kuat merupakan bagian dari jaringan pendukung setia mantan presiden.

Roy mensinyalir ada keuntungan finansial yang dijanjikan kepada sang perantara jika berhasil membujuk para tersangka kasus ijazah untuk menyerah dan meminta maaf.

"Ternyata dia salah satu, tim relawannya Jokowi. Ya, dia menawarkan kalau mau mari kita ketemu, ngopi-ngopi dan menawarkan sesuatu, Artinya itu uang haram itu yang ditawarkan," ujarnya.

Roy Suryo: Pantang Minta Maaf, Ijazah 99,9% Palsu

Meski saat ini dirinya telah menyandang status tersangka dalam pusaran kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo menegaskan posisi politik dan hukumnya dengan sangat keras.

Ia memastikan tidak akan mengambil langkah yang sama dengan Eggi Sudjana maupun Damai Hari Lubis. Baginya, menempuh jalur Restorative Justice berarti mengakui kesalahan, sesuatu yang menurutnya tidak pernah ia lakukan.

Roy justru membalikkan keadaan dengan menyatakan bahwa pihak seberanglah yang seharusnya meminta maaf kepada publik dan dirinya. Keyakinannya terhadap orisinalitas dokumen pendidikan sang mantan presiden tetap tidak tergoyahkan sedikit pun.

"Enggak mungkin saya melakukan restorative justice. Apalagi minta maaf, tidak akan, karena yang salah itu orang yang punya ijazah, dan ijazahnya itu palsu 99,9%," kata Roy.

Pernyataan "99,9% palsu" ini menegaskan bahwa Roy Suryo siap menghadapi konsekuensi hukum paling pahit sekalipun daripada harus berdamai melalui broker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana

Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:19 WIB

Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana

Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:08 WIB

Laporan Roy Suryo Terhadap Tujuh Orang Masuk Babak Baru, Polisi Panggil Saksi Ahli

Laporan Roy Suryo Terhadap Tujuh Orang Masuk Babak Baru, Polisi Panggil Saksi Ahli

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:19 WIB

Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'

Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:21 WIB

Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'

Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 14:20 WIB

Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:44 WIB

'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi

'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Urutan Pemakaian Viva Anti Wrinkle Cream agar Hasil Optimal dan Kerutan Tersamarkan

Urutan Pemakaian Viva Anti Wrinkle Cream agar Hasil Optimal dan Kerutan Tersamarkan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Dokter Piprim: MPASI Usia 4 Bulan Bisa Dipertimbangkan dalam Kondisi Tertentu

Dokter Piprim: MPASI Usia 4 Bulan Bisa Dipertimbangkan dalam Kondisi Tertentu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Mykonos Baby Love Wanginya seperti Apa? Ini Notes dan Review Pembelinya

Mykonos Baby Love Wanginya seperti Apa? Ini Notes dan Review Pembelinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Siapa Stephanie Giscka? Ini Profil dan Pekerjaan Mentereng Pacar Baru Teuku Ryan

Siapa Stephanie Giscka? Ini Profil dan Pekerjaan Mentereng Pacar Baru Teuku Ryan

Entertainment | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Cara Mendapatkan Kacamata Gratis dari BPJS Kesehatan, Ini Syaratnya

Cara Mendapatkan Kacamata Gratis dari BPJS Kesehatan, Ini Syaratnya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Timnas Indonesia Terancam Satu Grup dengan Raksasa Asia

Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Timnas Indonesia Terancam Satu Grup dengan Raksasa Asia

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DPR: UU Cipta Kerja Tak Diskriminasi Perempuan dalam Perlindungan Lingkungan Hidup

DPR: UU Cipta Kerja Tak Diskriminasi Perempuan dalam Perlindungan Lingkungan Hidup

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Disokong Lift hingga Layar Digital, Sekolah Negeri di Jakarta Bersolek Bak Luar Negeri

Disokong Lift hingga Layar Digital, Sekolah Negeri di Jakarta Bersolek Bak Luar Negeri

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Pemerintah Didesak Tarik Pajak dari Orang Super Kaya Ketimbang UMKM, Potensi Rp 142,2 T per Tahun

Pemerintah Didesak Tarik Pajak dari Orang Super Kaya Ketimbang UMKM, Potensi Rp 142,2 T per Tahun

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

×