Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:57 WIB
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
12 Pejabat di Semarang Dilantik Lewat Sistem Talenta. (Dok. Ist)
  • Wali Kota Semarang melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta pada Jumat (6/2).
  • Semarang menjadi daerah pertama di Jateng menerapkan sistem meritokrasi pengisian jabatan dengan izin pemerintah pusat.
  • Pelantikan ini menekankan kompetensi objektif dan integritas, menutup celah praktik titipan serta suap jabatan.

Suara.com - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan langkah terobosan dalam tata kelola birokrasi dengan melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. Pelantikan yang digelar di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, Jumat (6/2), ini menandai Kota Semarang sebagai daerah pertama di Jawa Tengah yang resmi menerapkan sistem meritokrasi dengan izin pemerintah pusat.

Agustina menegaskan, pengisian jabatan kali ini sepenuhnya berbasis kompetensi, rekam jejak, serta data objektif, tanpa campur tangan faktor subjektif.

“Seluruh proses melalui tahapan seleksi oleh Tim Komite Talenta. Ini hal baru di Jawa Tengah, dan baru Kota Semarang yang mendapat izin. Kita mendorong birokrasi bekerja dengan prinsip meritokrasi berbasis data,” ujarnya.

Langkah tersebut sejalan dengan capaian Pemkot Semarang yang pada 8 Januari 2026 meraih Anugerah Meritokrasi dengan predikat “Sangat Baik” dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan ini menjadi fondasi kuat dalam memastikan sistem penempatan pejabat dilakukan secara profesional dan melampaui pola-pola konvensional.

Menurut Agustina, sistem manajemen talenta yang diterapkan memiliki mekanisme ketat dan transparan, sehingga menutup celah praktik titipan jabatan.

“Sistem ini sangat canggih dan ketat, tidak bisa ditembus. Saya pun tidak bisa seenaknya menaikkan orang karena kedekatan atau tim sukses. Aturannya luar biasa ketat untuk menjaga stabilitas, kinerja, dan kemajuan pemerintahan,” tegasnya.

Tak hanya soal sistem, Agustina juga memberi penekanan kuat pada integritas. Di tengah berbagai isu yang berkembang, ia secara terbuka menyatakan komitmennya memberantas praktik suap dan gratifikasi dalam pengisian jabatan.

“Kalau ada yang datang meminta uang setelah pelantikan ini, saya tidak segan mengirim kalian ke proses hukum. Saya ingin menjaga wajah pemerintahan ini tetap bersih sampai ke akar-akarnya,” katanya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Agustina meminta agar visi “Semarang Bersih, Sehat, Cerdas, Makmur, dan Tangguh” segera diterjemahkan ke dalam program nyata yang dirasakan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekadar posisi administratif.

“Ukuran keberhasilan bukan pada jabatannya, tapi pada perubahan nyata yang dirasakan warga. Mari gaspol untuk Kota Semarang: bekerja dengan ilmu, melayani dengan hati, dan menjaga amanah dengan integritas setinggi-tingginya,” pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap

Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:05 WIB

Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft

Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:49 WIB

OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai

OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:27 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB