Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela

Liberty Jemadu

Sabtu, 14 Februari 2026 | 23:17 WIB
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
AS mengirim satu kapal induk lagi ke Timur Tengah di tengah negosiasi soal fasilitas nuklir dengan Iran di Oman. Amerika Kabarnya akan melancarkan operasi militer jangka panjang di Iran. [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz]
  • Militer AS merencanakan operasi jangka panjang di Iran, ditandai penambahan kapal induk USS Gerald R Ford ke Timur Tengah.
  • Operasi ini direncanakan lebih kompleks, menyasar fasilitas militer dan pemerintahan Iran, tidak hanya fasilitas nuklir saja.
  • Rencana perang ini terungkap saat delegasi AS dan Iran sedang bernegosiasi mengenai program nuklir di Oman.

Suara.com - Militer Amerika Serikat berencana menggelar operasi militer jangka panjang di Iran, jika Presiden Donald Trum memerintahkan serangan dilancarkan terhadap negeri para Mullah tersebut.

Ini berbeda dari operasi militer singkat di Venezuela Venezuela pada awal Januari kemarin, yang hanya menargetkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Dua pejabat AS, kepada Reuters bercerita bahwa rencana perang yang bisa memakan waktu selama beberapa pekan itu terlihat dari pengiriman sebuah kapal induk tambahan ke Iran oleh Angkatan Laut AS.

Penting dicatat bahwa, kapal induk AS tak pernah berlayar sendirian tapi selalu dikawal oleh sejumlah kapal perang untuk melindunginya. Itu artinya AS akan memiliki ribuan pasukan, pesawat tempur, rudal dan berbagai jenis persenjataan lain untuk melancarkan operasi militer di Iran.

Kapal induk kedua itu adalah USS Gerald R Ford, yang tadinya beroperasi di Amerika Latin. Ia akan membantu USS Abraham Lincoln yang sebelumnya sudah beroperasi di Timur Tengah.

Bocornya rencana ini terjadi ketika delegasi AS dan Iran sedang bernegosiasi di Oman. Mereka membicarakan soal program nuklir Iran.

Pada Jumat kemarin (13/2/2026), Trump berpidato i hadapan pasukan AS di sebuah pangkalan di North Carolina dan mengatakan sangat sukar untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

"Kadang-kadang ketakutan diperlukan. Itu satu-satunya cara untuk mengatasi situasi pelik," kata Trump.

Gedung Putih sendiri tak membantah kabar soal rencana perang di Iran. Juru bicara Kepresidenan AS, Anna Kelly mengatakan Trump punya semua opsi jika membahas soal Iran.

"Ia mendengarkan semua perspektif, tapi keputusan akan dia ambil berdasarkan kepentingan negara dan keamanan nasional," imbuh Kelly.

Sementara Departemen Pertahanan AS menolak berkomentar.

Pada Juni tahun lalu, saat AS melancarkan pengeboman terhadap fasilitas nuklir Iran, dua kapal induk juga beroperasi di Timur Tengah. Tapi pesawat-pesawat pengebom justru terbang langsung dari Amerika Serikat untuk melancarkan serangan. Sebagai balasan Iran menyerang sebuah pangkalan AS di Qatar.

Tapi kali ini operasi yang dirancang lebih kompleks. AS akan menyasar fasilitas militer dan pemerintahan Iran, bukan cuma fasilitas nuklir.

Sebelumnya para analis sudah mewanti-wanti AS, bahwa perang dengan Iran tidak akan mudah. Negara itu punya ribuan rudal jarak jauh dan drone. Jika pecah perang, maka konflik bisa merambat ke negara lain di Timur Tengah, terutama negara-negara sekutu AS seperti Arab Saudi, Qatar, Yordania, Bahrain, Uni Emirat Arab, Turki hingga Israel.

Tapi sumber dari internal pemerintahan Trump mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut dan sudah siap untuk melangsungkan perang dalam waktu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang

Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:31 WIB

AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang

AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:41 WIB

Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump

Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:34 WIB

Bad Bunny Tampil di Halftime NFL 2026, Ajak Lady Gaga Tampil Bersama

Bad Bunny Tampil di Halftime NFL 2026, Ajak Lady Gaga Tampil Bersama

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:20 WIB

Skandal Epstein Guncang Trump: Manuver Luar Negeri Diduga Pengalihan Isu

Skandal Epstein Guncang Trump: Manuver Luar Negeri Diduga Pengalihan Isu

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda

Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:13 WIB

Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung

Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:12 WIB

Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere

Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:06 WIB

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:56 WIB

Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal

Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:52 WIB

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB

Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas

Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:06 WIB

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Di Balik Amblesnya Jalan Lenteng Agung, Ada Rongga Tersembunyi yang Sudah Mengintai

Di Balik Amblesnya Jalan Lenteng Agung, Ada Rongga Tersembunyi yang Sudah Mengintai

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:51 WIB

Panas! Kementerian HAM Balik Tuding Komnas HAM Mangkir dari Rapat Pembahasan Revisi UU

Panas! Kementerian HAM Balik Tuding Komnas HAM Mangkir dari Rapat Pembahasan Revisi UU

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:39 WIB