KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Rabu, 18 Februari 2026 | 19:14 WIB
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
Detik-detik Affan Kurniawan tewas dilindas mobil brimob (Suara.com)
baca 10 detik
  • Kematian Affan Kurniawan, ojek online yang tewas terlindas Rantis Brimob di Benhil, memicu eskalasi demonstrasi Agustus.
  • Demonstrasi berubah dari damai menjadi meningkat drastis setelah kabar kematian Affan menyebar cepat melalui media sosial.
  • Aksi massa bertambah signifikan, melibatkan elemen ojek online dan warga biasa, sebagai respons atas kematian sipil tersebut.

Suara.com - Komisi Pencari Fakta yang dibentuk oleh Koalisi Masyarakat Sipil menyebut jika demonstrasi bulan Agustus bisa mengalami eskalasi setelah mendapat kabar soal pembunuhan Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas oleh Rantis Brimob.

EKSKLUSIF SUARA: CINTA DAN JARI YANG PATAH DI UTARA JAKARTA

Affan tewas dilindas saat sedang menjalankan pekerjaannya sebagai ojek online. Kebetulan, ia melintas di kawasan Bendungan Hilir (Benhil) saat massa sedang dipukul mundur oleh aparat.

Peneliti Komisi Pencari Fakta, Ravio Patra mengklaim, jika sebelum kematian Affan, demonstrasi berlangsung damai, bahkan dinilai belum ada tindakan kerusuhan dan kekerasan.

Namun kondisi tersebut berubah total, ketika adanya kabar tentang kematian Affan Kurniawan. Berita itu tersebar begitu cepat melalui sosial media.

EKSKLUSIF SUARA: BOCAH-BOCAH DI SARANG POLISI: ASAL TANGKAP PERKARA AKSI AGUSTUS

“Sebelumnya, demonstrasi berlangsung damai sepanjang hari, tidak ada kerusuhan, tidak ada kekerasan. Tapi semua ini berubah setelah kabar pembunuhan Affan Kurniawan meluas di media sosial,” ujarnya.

Sebelumnya, massa yang ikut melakukan aksi demonstrasi merupakan pelajar dan mahasiswa. Namun, setelah terjadinya peristiwa tewasnya Affan Kurniawan, elemen ojek online jadi ikut dalam aksi sebagai bentuk solidaritas.

EKSKLUSIF SUARA: BUKU PUTIH KAUM ANARKIS

baca juga

“Sekarang ojol ikut aksi, ojol itu ada di mana-mana seIndonesia. Warga biasa yang tadinya tidak punya alasan untuk ikut demonstrasi, jadi punya alasan karena marah melihat sesama warga mengalami pembunuhan,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Ravio, penyebab terjadinya peristiwa kerusuhan, penyerangan hingga pengerusakan yakni akibat tindakan aparat kepolisian yang brutal hingga menyebabkan kematian seorang warga sipil.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh KPF, aksi demonstrasi usai tewasnya Affan Kurniawan sangat meningkat drastis. Pada hari pertama dalam rangkaian demontrasi Agustus, ada 23 aksi demontrasi, dan pada hari kedua ada sekitar 7 aksi demonstrasi di beberapa kota.

Kemudian, pada tanggal 30 Agustus, aksi demontrasi mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Tercatat, ada 115 demontrasi di sejumlah kota dengan titik aksi yanv berbeda.

“Ini terjadi peningkatan yang sangat signifikan setelah Affan meninggal. Jadi Affan meninggal pada 28 Agustus malam. Di sini angkanya masih relatif terkontrol ya,” katanya

“Setelah 28 langsung naik ke 49, yang kami simpulkan sebagai orang-orang masih bersiap. Lalu tanggal 30 Agustus terjadi peningkatan sampai 76 demonstran di 76 kota,” imbuhnya.

Sehingga, bisa disimpulkan, jika meningkatnya eskalasi demonstrasi pada bulan Agustus akibat pembunuhan terhadap Affan Kurniawan yang tidak segera ditangani oleh pihak kepolisian. Meningkatnya aksi massa, bukan karena adanya postingan di media sosial.

“Jadi kita melihat sendiri demonstrasinya bukan karena ada NIKA atau media sosial yang ngepost tapi karena ada eskalasi berupa pembunuhan Affan Kurniawan yang tidak segera ditangani oleh kepolisian,” tandasnya.

Diketahui bersama, Koalisi Pencari Fakta (KPF) Kerusuhan Agustus 2025 ini dibentuk oleh koalisi masyarakat sipil. Di dalamnya terdapat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta sebagai penanggung jawab.

KPF melakukan penelusuran independen terhadap 115 berkas 

pemeriksaan kepolisian, ribuan data sumber terbuka, 63 informan, serta jejak peristiwa di 8 provinsi, 18 kota, dan 3 lokasi di luar negeri sejak September 2025 hingga Februari 2026.

Laporan ini menjawab empat mandat utama, yakni mencari penyebab demonstrasi dan eskalasi kekerasan, memetakan aksi dan respons para pihak, mengidentifikasi pola serta faktor pemicu dan akselerator, serta menelaah akuntabilitas atas peristiwa yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kecelakaan, Komisi Pencari Fakta Tegaskan Affan Kurniawan Tewas Akibat Dibunuh Polisi

Bukan Kecelakaan, Komisi Pencari Fakta Tegaskan Affan Kurniawan Tewas Akibat Dibunuh Polisi

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:42 WIB

Demo Bulan Agustus Disebut Tidak Lahir dari Isu Tunggal, Tapi Akumulasi Ketidakpuasan Masyarakat

Demo Bulan Agustus Disebut Tidak Lahir dari Isu Tunggal, Tapi Akumulasi Ketidakpuasan Masyarakat

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:25 WIB

Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!

Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:05 WIB

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan

Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram

Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:35 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

×