- Ketua DPR RI Puan Maharani menutup Sidang Masa Persidangan III Tahun 2025-2026 pada 19 Februari 2026 di Senayan, Jakarta.
- Puan menekankan pembangunan harus fokus pada kualitas hidup dan keadilan sosial, bukan hanya pertumbuhan ekonomi semata.
- DPR mendorong diplomasi efektif, khususnya peran Indonesia dalam Board of Peace terkait penyelesaian krisis kemanusiaan Gaza.
Selain isu global, Puan memaparkan keberhasilan diplomasi parlemen DPR RI yang telah memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, hingga Amerika Serikat.
“Melalui fungsi diplomasi, DPR RI berperan aktif mendukung politik luar negeri Indonesia, membangun kepercayaan antarnegara, serta menginisiasi dialog atas berbagai isu global,” terang Puan.
“DPR RI berkomitmen mendorong terwujudnya tata dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera bagi seluruh umat manusia," katanya.
Menutup pidatonya, Puan memastikan DPR RI akan terus mengawal kebijakan di bidang ekonomi, sosial, dan politik untuk kepentingan rakyat.
“Di bidang politik, komitmen terhadap demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia harus terus ditegakkan melalui regulasi yang memiliki legitimasi sosial yang kuat,” katanya.
“Dengan agenda yang jelas dan terukur tersebut, DPR RI tidak hanya merespons dinamika global, tetapi juga memastikan bahwa keberadaan Indonesia dalam ekosistem global menjadi peluang untuk memperkuat kedaulatan, kesejahteraan, dan martabat bangsa,” sambungnya.