Menteri PKP: Rusun Subsidi Meikarta Segera Dibangun, Groundbreaking 8 Maret

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 20 Februari 2026 | 09:22 WIB
Menteri PKP: Rusun Subsidi Meikarta Segera Dibangun, Groundbreaking 8 Maret
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar diskusi strategis bersama Lippo Group (Dok: Kementerian PKP)

Suara.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar diskusi strategis bersama Lippo Group terkait rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah percepatan penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung target Program 3 Juta Rumah.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan groundbreaking pembangunan rusun subsidi di Meikarta dapat dilaksanakan pada 8 Maret mendatang. 

Pertemukan  langkah percepatan penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) (Dok: Kementerian PKP)
Pertemukan langkah percepatan penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) (Dok: Kementerian PKP)

“Rencana 8 Maret kita akan lakukan groundbreaking di lokasi lahan Meikarta yang akan dibangun rusun subsidi. Ini bagian dari percepatan dan terobosan yang sedang kita lakukan,” ujar Menteri Ara.

Ia menegaskan, sebelum pembangunan dimulai, Kementerian PKP akan melakukan sejumlah langkah strategis, termasuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen melalui survei dengan metodologi yang baik dan benar. 

“Kita ingin memahami bagaimana kemauan konsumen. Karena itu, akan dilakukan survei dengan metodologi yang tepat dan sampling yang benar agar produk rusun subsidi ini benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Menteri Ara juga menekankan pentingnya kesiapan ekosistem pendukung hunian. 

“Kami juga akan melakukan survei terhadap ekosistem sekitar, seperti ketersediaan sekolah, rumah sakit, pasar, tempat kerja, hingga akses transportasi. Rusun subsidi ini tidak hanya bangunan, tetapi harus didukung lingkungan yang layak dan produktif bagi penghuninya,” tegasnya.

Menteri Ara turut mengungkapkan bahwa berdasarkan data BP Tapera, dalam lima tahun terakhir pembiayaan rusun subsidi hanya terealisasi sebanyak 140 unit.

“Data BP Tapera menunjukkan selama lima tahun ke belakang pembiayaan rusun subsidi hanya 140 unit. Ini sangat kecil. Dengan arahan Presiden Prabowo, kita harus melakukan terobosan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan Meikarta untuk menjadi rusun subsidi dengan target bisa mencapai 141.000 unit,” ujarnya.

Kementerian PKP akan melakukan sejumlah langkah strategis, termasuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen melalui survei (Dok: Kementerian PKP)
Kementerian PKP akan melakukan sejumlah langkah strategis, termasuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen melalui survei (Dok: Kementerian PKP)

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Lippo Group atas diskusi dan komitmen yang dibangun. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Lippo Group. Saya senang bisa berdiskusi untuk mematangkan rencana pembangunan rusun subsidi ini. Kolaborasi seperti ini penting agar program pemerintah berjalan cepat dan tepat,” tutup Menteri Ara.

Pemerintah berharap pembangunan rusun subsidi di Meikarta dapat menjadi model penyediaan hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dengan fasilitas sosial, fasilitas umum, dan akses ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:45 WIB

Naik Kelas Bukan Sekadar Modal, UMKM Perlu Manajemen dan Strategi

Naik Kelas Bukan Sekadar Modal, UMKM Perlu Manajemen dan Strategi

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:12 WIB

Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce

Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:56 WIB

Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas

Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026 | 23:08 WIB

BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor

BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 15:45 WIB

BSI Gelontorkan Pembiayaan Rp 51,78 T ke UMKM Hingga November 2025

BSI Gelontorkan Pembiayaan Rp 51,78 T ke UMKM Hingga November 2025

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:06 WIB

Terkini

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:09 WIB

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05 WIB

Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot

Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:51 WIB

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:43 WIB

Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah

Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:30 WIB

Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun

Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09 WIB

Akbar Husein Kenang Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Bawaslu: Ada Koordinasi Aktivis hingga Purnawirawan

Akbar Husein Kenang Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Bawaslu: Ada Koordinasi Aktivis hingga Purnawirawan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:54 WIB

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB

Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya

Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:26 WIB

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:09 WIB