MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:52 WIB
MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi
Ilustrasi pelaksanaan MBG di sekolah Kota Yogyakarta. (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional melanjutkan program Makan Bergizi Gratis dengan menu protein hewani pada hari pertama sekolah ajaran 2026/2027.
  • Sosiolog Zuly Qodir menyoroti dugaan korupsi serta kelemahan desain perencanaan yang tergesa-gesa dalam pelaksanaan program nasional tersebut.
  • Pemerintah didesak memprioritaskan pembenahan tata kelola dan pengawasan sistem untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah kembali bergulir pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027. Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan mewajibkan menu protein hewani berupa daging tersedia pada hari pertama sebagai upaya menjaga kualitas gizi peserta didik. 

Sosiolog Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zuly Qodir, memberikan catatan terkait program MBG yang masih terus berjalan meski berbagai persoalan termasuk korupsi masih membayangi.

Ia menilai tantangan terbesar pemerintah bukan sekadar memastikan kualitas menu. Melainkan membenahi tata kelola program yang belakangan diterpa dugaan korupsi. 

Menurut Zuly, pembenahan tata kelola MBG tidak bisa dilakukan secara instan. Ia menilai kompleksitas persoalan yang muncul membuat proses perbaikan membutuhkan waktu.

"Saya kok agak pesimis ya, kalau dalam waktu cepat akan segera terjadi penataan yang baik karena gelombang atau karena kejahatannya itu sudah merangsek ke mana-mana gitu," kata Zuly kepada Suara.com, Selasa (14/7/2026).

Apabila dugaan penyimpangan melibatkan sebagian besar pelaksana program, maka kondisi tersebut menunjukkan persoalan mendasar pada perencanaan MBG. 

Zuly menyebut desain program sejak awal yang disusun memang terlalu terburu-buru. Sehingga sangat berpotensi membuka ruang terjadinya berbagai penyimpangan.

"Kalau yang melakukan kejahatan itu adalah di atas 70 persen berarti kan sebetulnya ini kegagalan karena desainnya dari awal yang agak kurang baik sih. Terlalu tergesa-gesa," tandasnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah seharusnya memprioritaskan pembenahan sistem pengawasan dan tata kelola. Sebelum berfokus pada aspek teknis pelaksanaan, termasuk penyediaan menu. 

baca juga

Dengan begitu, program MBG tidak hanya berjalan kembali, tetapi juga mampu memulihkan kepercayaan publik di tengah sorotan atas dugaan korupsi yang masih bergulir.

"Cuma kan yang paling penting adalah tata kelola pengawasan dan segala macam sekarang ini harus dibenahi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilusi Program MBG: Sejuta Lapangan Kerja atau Sejuta Penerima APBN?

Ilusi Program MBG: Sejuta Lapangan Kerja atau Sejuta Penerima APBN?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis

Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:03 WIB

Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG

Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×