Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM

Bangun Santoso

Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:34 WIB
Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menteri HAM Natalius Pigai di Jakarta (20/2/2026) menyatakan kritik penghentian program prioritas adalah penentangan terhadap HAM.
  • Program Makan Bergizi Gratis dinilai esensial sebagai instrumen negara memenuhi hak dasar warga negara dan rakyat kecil.
  • Pigai membolehkan kritik kebijakan, namun menegaskan kritik tidak boleh bertujuan menghilangkan program kerakyatan yang fundamental.

Suara.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengeluarkan pernyataan tegas terkait implementasi program-program kerakyatan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sebuah jumpa pers yang digelar di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, pada Jumat (20/2/2026), Pigai menyoroti adanya pihak-pihak yang melayangkan kritik keras hingga berupaya menghentikan program prioritas pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut pandangan Natalius Pigai, upaya untuk menghentikan atau meniadakan program tersebut tidak bisa dilihat hanya sebagai kritik kebijakan biasa, melainkan memiliki kaitan langsung dengan pemenuhan hak-hak dasar warga negara.

Ia menilai bahwa program tersebut merupakan instrumen negara dalam menjalankan kewajibannya memenuhi hak asasi rakyatnya.

“Satu poin yang perlu tahu bahwa orang yang mau meniadakan program makan bergizi gratis dan lain-lain adalah orang yang menentang hak asasi manusia,” kata Pigai dalam jumpa pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, sebagaimana dilansir Antara.

Pernyataan ini muncul sebagai respons langsung terhadap situasi yang berkembang di lapangan, termasuk insiden teror yang menimpa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto.

Tiyo diketahui mendapatkan tekanan setelah dirinya melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah, termasuk melalui surat resmi yang dikirimkan kepada United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF).

Dalam suratnya kepada lembaga internasional tersebut, Tiyo Ardianto mengkritisi skema program Makan Bergizi Gratis.

Ia menyoroti aspek pembiayaan program tersebut yang dianggap berpotensi menyampingkan prioritas anggaran negara lainnya, terutama dalam upaya memperbaiki ketidaksetaraan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

baca juga

Landasan kritik yang disampaikan oleh Ketua BEM UGM tersebut berpijak pada sebuah peristiwa tragis di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tiyo menyoroti kasus seorang siswa sekolah dasar di wilayah tersebut yang diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat tekanan keterbatasan ekonomi yang dialami oleh keluarganya. Hal ini menjadi poin utama dalam argumennya mengenai prioritas anggaran pemerintah.

Namun, Menteri HAM Natalius Pigai memiliki perspektif berbeda dalam melihat fungsi dan tujuan dari deretan program pemerintah tersebut.

Ia menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan Sekolah Rakyat, penataan kampung nelayan, hingga upaya swasembada pangan adalah satu kesatuan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat secara luas.

Bagi Pigai, seluruh rangkaian program tersebut sepenuhnya sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang harus dijamin oleh negara.

Ia menegaskan kembali posisinya terhadap pihak-pihak yang mencoba menghalangi jalannya program-program tersebut.

“Maka orang yang mau meniadakan makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, pendidikan gratis sekolah rakyat, koperasi merah putih, adalah orang yang menentang HAM,” katanya.

Lebih lanjut, Natalius Pigai membawa pesan dari Presiden Prabowo Subianto mengenai filosofi kekuasaan dalam pemerintahan saat ini.

Ia menjelaskan bahwa orientasi kekuasaan saat ini telah bergeser untuk sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat kecil, yang diwujudkan melalui berbagai program prioritas nasional.

“Selama ini sudah 80 tahun, sering kali takhta dikaitkan dengan orang berkuasa, orang-orang elite. Harta dikaitkan dengan orang-orang elite. Hari ini, Prabowo menentukan takhta untuk rakyat dan harta untuk rakyat,” ucapnya.

Terkait dengan dinamika demokrasi dan kebebasan berpendapat, Menteri HAM menyatakan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hal yang wajar dan diperbolehkan.

Ia memandang kritik sebagai bagian dari upaya perbaikan kinerja pemerintah dalam melayani publik. Meski demikian, ia memberikan batasan tegas bahwa kritik tidak seharusnya bertujuan untuk menghapus program yang dirancang untuk kepentingan rakyat banyak.

“Saya memberi kesempatan kepada orang boleh memberi kritikan, tetapi tidak boleh mau meniadakan, menghilangkan program yang baik ini,” ujarnya.

Pigai menekankan bahwa kementeriannya akan terus mengawal agar hak-hak masyarakat melalui program-program sosial ini tetap berjalan tanpa hambatan dari pihak-pihak yang tidak setuju.

Baginya, pemenuhan gizi dan kesehatan adalah bagian fundamental dari hak asasi yang tidak boleh ditawar-tawar lagi dalam agenda pembangunan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Honorer Gugat MK, DPR: Sampai Hari Ini Belum Terbukti MBG Pakai Anggaran Pendidikan

Guru Honorer Gugat MK, DPR: Sampai Hari Ini Belum Terbukti MBG Pakai Anggaran Pendidikan

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:57 WIB

Klarifikasi Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk Makan Bergizi Gratis

Klarifikasi Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:23 WIB

Takut Bernasib Sama dengan Sri Mulyani, Purbaya Langsung Buru-buru Klarifikasi soal Guru Honorer

Takut Bernasib Sama dengan Sri Mulyani, Purbaya Langsung Buru-buru Klarifikasi soal Guru Honorer

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:44 WIB

Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026

Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:15 WIB

Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah

Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 21:41 WIB

Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 21:33 WIB

UU APBN 2026 Digugat Gegara MBG, Purbaya: Kalau Lemah Pasti Kalah

UU APBN 2026 Digugat Gegara MBG, Purbaya: Kalau Lemah Pasti Kalah

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×