Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI

Bella | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Senin, 23 Februari 2026 | 11:48 WIB
Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana. [ANTARA/Walda]
  • Anggota Komisi A DPRD menyoroti semrawut tata ruang Kalideres dan Cengkareng karena penumpukan permukiman dan industri.
  • Rencana pembangunan pemakaman di Kamal dan krematorium dekat RSUD Kalideres memicu protes warga setempat.
  • Gubernur DKI Jakarta akan menelusuri legalitas perizinan proyek pembangunan krematorium tersebut untuk evaluasi mendalam.

Suara.com - Kawasan Kalideres dan Cengkareng di Jakarta Barat kini tengah menjadi sorotan tajam akibat tata kota yang dinilai semakin semrawut.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, menyesalkan penataan ruang di wilayah tersebut yang terkesan bercampur aduk tanpa perencanaan yang jelas selama bertahun-tahun.

Ia menyoroti bagaimana permukiman, sekolah, hingga kawasan pergudangan dan industri menumpuk dalam satu zona tanpa didukung infrastruktur jalan yang memadai.

Ketidakteraturan ini memaksa warga harus berbagi ruas jalan sempit dengan kendaraan besar, seperti truk kontainer, yang melintas setiap harinya.

"Akibatnya, Kalideres semakin macet dan tidak tertib," ujarnya, mengutip dari laman resmi DPRD DKI Jakarta.

Persoalan tata kota ini semakin memanas ketika muncul rencana pembangunan area pemakaman di Kelurahan Kamal dan krematorium di dekat RSUD Kalideres.

Rencana tersebut memicu gelombang protes dari warga setempat yang merasa bakal terdampak langsung oleh keberadaan fasilitas tersebut.

William menilai proyek krematorium dan pemakaman itu berpotensi menambah beban kawasan jika tidak dibarengi dengan penataan ulang tata ruang secara komprehensif.

Selain masalah sosial, ia juga menyinggung harga perumahan yang terus melonjak, namun tidak diiringi dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

Selama ini, kawasan Kalideres dan Cengkareng dianggap hanya diposisikan sebagai daerah penyangga di Jakarta Barat tanpa perhatian mendalam terhadap kualitas hidup warganya.

William mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pembangunan di wilayah tersebut agar lebih tertata.

Merespons polemik yang berkembang, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapannya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/2/2026).

Pramono mengaku akan segera menelusuri legalitas dan prosedur perizinan dari proyek pembangunan krematorium yang dipersoalkan warga tersebut.

"Itu saya akan dalami dulu, apakah perizinannya dan izinnya sudah ada. Terus terang, ketika melihat ada warga yang melakukan protes, saya juga kaget," kata Pramono.

Hingga saat ini, pihak Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan pembangunan tersebut tidak menabrak aturan tata ruang yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD DKI Dorong Penertiban Manusia Gerobak: Tidak Hanya Digusur, Tapi Diberi Pelatihan Agar Mandiri

DPRD DKI Dorong Penertiban Manusia Gerobak: Tidak Hanya Digusur, Tapi Diberi Pelatihan Agar Mandiri

News | Senin, 16 Februari 2026 | 18:33 WIB

Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI

Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:46 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart

Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 15:46 WIB

Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling

Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:19 WIB

Ketua DPRD DKI Minta 13 Sungai Jakarta Dikeruk hingga 5 Meter untuk Halau Banjir

Ketua DPRD DKI Minta 13 Sungai Jakarta Dikeruk hingga 5 Meter untuk Halau Banjir

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:32 WIB

Satpam Ditemukan Tewas di Kontrakan Kalideres, Kondisi Tubuh Membiru

Satpam Ditemukan Tewas di Kontrakan Kalideres, Kondisi Tubuh Membiru

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:40 WIB

DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta

DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:26 WIB

156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras

156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 09:31 WIB

DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen

DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen

News | Senin, 19 Januari 2026 | 13:38 WIB

Bejat! Modus Pedagang Takoyaki Ajak Anak 11 Tahun Naik Sepeda, Berakhir Dicabuli di Kalideres

Bejat! Modus Pedagang Takoyaki Ajak Anak 11 Tahun Naik Sepeda, Berakhir Dicabuli di Kalideres

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 18:21 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB