Geger Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, DPR Minta Evaluasi Rekrutmen dan Penanaman Nilai Kebangsaan

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 23 Februari 2026 | 12:35 WIB
Geger Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, DPR Minta Evaluasi Rekrutmen dan Penanaman Nilai Kebangsaan
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi X DPR RI menyayangkan pernyataan alumni beasiswa LPDP yang menolak kewarganegaraan Indonesia bagi anaknya.
  • Komisi X DPR meminta LPDP segera evaluasi rekrutmen, kontrak, serta penanaman integritas dan nilai kebangsaan peserta.
  • DPR mengusulkan rekrutmen beasiswa disesuaikan kebutuhan dalam negeri serta pemerataan akses bagi daerah tertinggal.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, bereaksi keras menanggapi potongan video viral alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, yang menyatakan "cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan".

Pernyataan tersebut memicu kritik tajam karena dinilai tidak mencerminkan integritas sebagai penerima beasiswa dari negara.

Lalu menegaskan, bahwa pihaknya sangat menyayangkan sikap penerima beasiswa yang justru terlihat lebih bangga dengan kewarganegaraan asing daripada identitas bangsa sendiri.

“Pertama, kami tentu sangat menyayangkan pernyataan tersebut, yang seharusnya penerima LPDP menjadi duta bangsa di negara tujuan. Penerima LPDP harus mampu memperkenalkan Indonesia, memperkenalkan adab, budaya, etika, sopan santun yang menjadi kekayaan bangsa dan negara Indonesia,” ujar Lalu saat dihubungi Suara.com, Senin (23/2/2026).

Atas dasar kejadian tersebut, Komisi X DPR RI meminta pengelola LPDP untuk melakukan langkah-langkah strategis, mulai dari perbaikan sistem rekrutmen hingga penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi setiap peserta.

“Yang kedua, tentu kami meminta kepada LPDP untuk melakukan evaluasi mulai dari rekrutmen, evaluasi kontrak, penanaman integritas, penanaman paham kebangsaan ke-Indonesiaan kepada seluruh peserta penerima beasiswa negara atau beasiswa LPDP ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PKB ini mengusulkan agar mekanisme rekrutmen LPDP ke depannya harus lebih sinkron dengan kebutuhan lapangan kerja di dalam negeri.

Ia mengingatkan bahwa para penerima beasiswa terikat kontrak moral dan hukum untuk kembali membangun Indonesia.

“Yang ketiga, tentu kami mengusulkan agar mekanisme rekrutmen, kemudian kebutuhan disesuaikan dengan ketersediaan pekerjaan dan keberlangsungan yang ada di negara kita. Contoh misalnya, ketika negara mengirimkan mahasiswa melalui beasiswa LPDP, tentu di dalam kontrak komitmen mereka harus kembali untuk berbuat bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

baca juga

Lalu juga menyatakan kesepakatannya dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Stella Christie, bahwa penerima beasiswa negara memiliki tanggung jawab besar karena dibiayai oleh pajak rakyat.

“Saya sepakat dengan yang disampaikan oleh Wamendikti Saintek, Profesor Stella Christie, bahwa penerima LPDP memiliki utang budi kepada negara. Oleh sebab itu, evaluasi harus dilakukan oleh LPDP,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak agar pengelolaan anggaran LPDP yang sangat besar harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh pelosok Indonesia, termasuk kalangan pesantren dan daerah tertinggal.

“Karena LPDP hari ini mengelola anggaran tidak sedikit, mengelola anggaran yang sumbernya dari rakyat dan masyarakat Indonesia, harus benar-benar diperuntukkan kembali bagi bangsa dan negara kita. Evaluasi total, perbaiki rekrutmen, perbaiki tujuan, dan keterbukaan akses pemerataan seperti di daerah 3T, pondok pesantren, tentu harus diberikan kesempatan untuk mengikuti beasiswa LPDP ini agar beasiswa ini tidak terkesan hanya untuk golongan tertentu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Alumni LPDP Tolak Anak WNI, Purbaya: 20 Tahun Lagi Dia Nyesel!

Viral Alumni LPDP Tolak Anak WNI, Purbaya: 20 Tahun Lagi Dia Nyesel!

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 12:06 WIB

Silsilah Keluarga Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Langgar LPDP?

Silsilah Keluarga Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Langgar LPDP?

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 11:54 WIB

Apa Arti 2N+1? Istilah yang Muncul dalam Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas LPDP

Apa Arti 2N+1? Istilah yang Muncul dalam Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas LPDP

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 07:55 WIB

Terkini

Bukan Gagal Move On, September Band Rilis 'Lagu Rindu Untuk Kamu' untuk Obati Rasa Kehilangan

Bukan Gagal Move On, September Band Rilis 'Lagu Rindu Untuk Kamu' untuk Obati Rasa Kehilangan

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:42 WIB

Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026

Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Bebas Kusam! Ini 5 Body Serum Efek Tone Up untuk Tampilan Kulit Cerah

Bebas Kusam! Ini 5 Body Serum Efek Tone Up untuk Tampilan Kulit Cerah

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:30 WIB

5 Perbedaan PIE dan PIH Bekas Jerawat dan Cara Membedakannya

5 Perbedaan PIE dan PIH Bekas Jerawat dan Cara Membedakannya

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Dari Fashion ke Wellness, Ariy Arka Menemukan Cara Baru Merawat Diri di Tengah Rutinitas

Dari Fashion ke Wellness, Ariy Arka Menemukan Cara Baru Merawat Diri di Tengah Rutinitas

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Komponen Biotik dan Abiotik di Sekitar Kita Beserta Contohnya

Jangan Tertukar! Ini Perbedaan Komponen Biotik dan Abiotik di Sekitar Kita Beserta Contohnya

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Bukan Sekadar Baca Slide! 4 Rahasia Presentasi Maut untuk Pikat Klien

Bukan Sekadar Baca Slide! 4 Rahasia Presentasi Maut untuk Pikat Klien

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Wajah Kemanusiaan di Tengah Kesenjangan Kelas dalam Film 'Parasite'

Wajah Kemanusiaan di Tengah Kesenjangan Kelas dalam Film 'Parasite'

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Senin 24 Agustus 2026 Bank Buka atau Tidak? Ini Jadwal Operasional saat Libur Maulid Nabi

Senin 24 Agustus 2026 Bank Buka atau Tidak? Ini Jadwal Operasional saat Libur Maulid Nabi

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!

Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:15 WIB

×