Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Senin, 23 Februari 2026 | 14:50 WIB
Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan transformasi 153 pasar tradisional saat FGD di Balai Kota, Senin (23/2/2026).
  • Langkah ini bertujuan menjadikan pasar sebagai destinasi bernilai ekonomi tinggi dengan potensi transaksi Rp150 triliun per tahun.
  • Hasil FGD akan menjadi landasan strategis Perumda Pasar Jaya untuk pengembangan pasar selama lima tahun ke depan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mematok target untuk melakukan transformasi pada 153 pasar tradisional agar naik kelas dan terintegrasi secara menyeluruh.

Langkah strategis tersebut ditegaskan saat nakhoda Jakarta itu membuka Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Pola, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/2/2026).

"Pasar di Jakarta memiliki potensi besar untuk bertransformasi dari sekadar ruang transaksi harian menjadi destinasi perkotaan yang bernilai ekonomi, sosial, dan kultural tinggi. Transformasi ini sejalan dengan arah pembangunan Jakarta menuju kota global sebagaimana tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah," tuturnya.

Upaya revitalisasi ini dipandang sebagai pilar vital dalam memperkuat struktur ekonomi perkotaan yang lebih inklusif dan berdaya saing bagi warga.

Geliat digitalisasi pun sebelumnya sudah diuji coba pada 20 pasar yang membuahkan hasil signifikan berupa lonjakan transaksi hingga menyentuh angka 47 persen.

Potensi finansial pasar di ibu kota memang sangat menggiurkan dengan total perputaran uang yang mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.

"Saat ini, transaksi ekonomi di pasar Jakarta mencapai lebih dari Rp150 triliun per tahun. Terdapat 153 pasar yang potensinya sangat besar dengan sekitar 286 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inilah kekuatan utama ekonomi Jakarta," ujar politisi senior itu.

Pramono memproyeksikan pasar tidak lagi hanya menjadi tempat jual-beli, melainkan bertumbuh sebagai pusat ekonomi kreatif dan simpul pengembangan kawasan.

Beberapa titik legendaris seperti Glodok-Pecinan hingga Pasar Santa bahkan kini mulai konsisten dilirik oleh para pelancong mancanegara.

"Di Jakarta sudah ada beberapa pasar yang mulai dinikmati wisatawan mancanegara, seperti kawasan Glodok-Pecinan, Pasar Baru, Blok M, Pasar Santa, dan lainnya. Namun, kita tetap perlu melakukan pembenahan, baik dari sisi infrastruktur fisik, sistem pembayaran melalui digitalisasi, peningkatan keamanan, hingga penanganan praktik premanisme parkir," jelasnya.

Demi memuluskan rencana besar ini, sinergi antara lembaga pemerintahan dan pemangku kepentingan diharapkan melahirkan rekomendasi konkret bagi Perumda Pasar Jaya.

Hasil dari diskusi mendalam ini nantinya akan menjadi landasan strategis bagi rencana pengembangan pasar untuk periode lima tahun ke depan.

"Pengembangan pasar dapat terwujud apabila koordinasi dilakukan secara baik. Saya mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta yang menginisiasi FGD ini. Mudah-mudahan hasilnya dapat menjadi milestone atau rencana strategis untuk perbaikan 153 pasar di Jakarta," tutup Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Tengah Permukiman: Bikin Bayi Nggak Bisa Tidur

Pramono Anung Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Tengah Permukiman: Bikin Bayi Nggak Bisa Tidur

News | Senin, 23 Februari 2026 | 11:30 WIB

Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet

Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet

News | Senin, 23 Februari 2026 | 10:10 WIB

Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan

Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan

Video | Minggu, 22 Februari 2026 | 20:30 WIB

Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini

Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:34 WIB

Pedagang Pasar Bilang Harga MinyaKita Tak Pernah Rp 15.700/Liter

Pedagang Pasar Bilang Harga MinyaKita Tak Pernah Rp 15.700/Liter

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:34 WIB

Setahun Menjabat, Pramono-Rano Minta Maaf Belum Sanggup Taklukkan 3 Masalah Klasik Jakarta

Setahun Menjabat, Pramono-Rano Minta Maaf Belum Sanggup Taklukkan 3 Masalah Klasik Jakarta

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:19 WIB

Lapangan Padel Dikeluhkan Warga Jakarta, Pramono Anung Sikat Lapangan yang Bermasalah

Lapangan Padel Dikeluhkan Warga Jakarta, Pramono Anung Sikat Lapangan yang Bermasalah

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:18 WIB

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:16 WIB

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:14 WIB

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:11 WIB