- Eros Djarot menyatakan pergantian rezim Indonesia hanya kosmetik karena fondasi negara tetap rapuh secara fundamental.
- Ia mengkritik era Jokowi merusak peradaban bangsa dengan menghancurkan etika dan meritokrasi demi kekuasaan.
- Eros menilai Prabowo Subianto melanjutkan praktik lama seperti penggunaan APBN untuk proyek Kereta Cepat Whoosh.
Ia juga menyentil sikap bungkam DPR RI terkait penggunaan anggaran tersebut. Menurut Eros, lembaga legislatif telah gagal menjalankan fungsi kontrol terhadap penghamburan uang rakyat di sektor infrastruktur yang dinilainya dibangun tanpa perhitungan matang.
Reporter: Dinda Pramesti K